The Perspectives of Elementary School Students Who Are Potentially Dyslexic in Learning English as A Foreign Language
DOI:
https://doi.org/10.31004/joecy.v6i1.7687Keywords:
Disleksia, Pembelajaran Bahasa Inggris, Siswa Sekolah Dasar, Perspektif Siswa, Pendidikan InklusifAbstract
Penelitian ini mengkaji perspektif siswa sekolah dasar kelas tiga yang berpotensi disleksia dalam mempelajari bahasa Inggris sebagai bahasa asing di SD Negeri 1 Kaliuntu dan SD Negeri 1 Kampung Anyar. Dengan pendekatan kualitatif melalui wawancara semi-terstruktur terhadap tiga siswa dengan potensi disleksia dan tiga teman sebaya non-disleksia, penelitian ini menemukan bahwa siswa menghadapi hambatan dalam pengenalan huruf, pemahaman membaca, penulisan, ejaan, pemrosesan fonologis, serta persepsi auditori dan visual. Selain itu, ejekan dari teman sekelas memengaruhi aspek emosional mereka, meskipun beberapa siswa menunjukkan ketahanan. Teman sebaya non-disleksia cenderung memberikan bantuan, seperti membantu menulis atau membaca, namun juga melaporkan adanya bullying terkait kesulitan berbicara. Temuan ini mendukung teori tentang tantangan literasi pada disleksia dan dinamika sosial dalam pendidikan inklusif. Penelitian ini merekomendasikan pendekatan pengajaran multisensori dan pelatihan kesadaran disleksia untuk meningkatkan pembelajaran yang inklusif.
References
Adnyani, N. L. P. S., Artini, L. P., & Suwastini, N. K. A. (2020). Teaching English to young learners in inclusive classrooms: Teachers’ beliefs and practices. Indonesian Journal of Applied Linguistics, 10(1), 78–90.
Artini, L. P., Padmadewi, N. N., & Adnyani, N. L. P. S. (2018). Inclusive English education in Indonesian primary schools. Indonesian Journal of Applied Linguistics, 8(2), 356–368.
Aryana, I. N. R. (2021). Peer collaboration in inclusive elementary classrooms. Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia, 6(2), 101–112.
Dewi, N. P. R. (2020). Qualitative research methods in inclusive education. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 27(1), 45–55.
Kormos, J., & Smith, A. M. (2012). Teaching languages to students with specific learning difficulties. Bristol: Multilingual Matters.
Kusuma, I. P. A. (2012). Inclusive education in Indonesian elementary schools. Singaraja: Undiksha Press.
Padmadewi, N. N., Artini, L. P., & Dewi, K. R. L. (2019). Teachers’ beliefs and classroom practices in inclusive EFL settings. Indonesian Journal of Applied Linguistics, 9(1), 120–132.
Permana, I. G. Y. (2020). Multisensory approaches in teaching English to young learners. Journal of English Language Teaching and Learning, 4(1), 23–34.
Santosa, M. H. (2023). Social interaction and emotional well-being in inclusive classrooms. Jurnal Pendidikan Inklusi, 5(2), 89–101.
Shaywitz, S. (2020). Overcoming dyslexia. New York: Knopf.
Snowling, M. J. (2019). Dyslexia: A very short introduction. Oxford: Oxford University Press.
Sukerti, N. N. (2021). Phonological awareness and EFL learning difficulties. Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris Indonesia, 9(2), 66–77.
Widana, I. W. (2019). Research methodology in educational studies. Singaraja: Undiksha Press.
Yuniarti, N. M. (2022). Emotional resilience of students with learning difficulties. Jurnal Psikologi Pendidikan, 14(1), 55–67.
Zdravkova, I. (2022). Dyslexia and foreign language learning: Challenges and pedagogical implications. Journal of Language and Education, 8(3), 95–108
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Angelica Romauli Silitonga, Luh Putu Artini, I Ketut Trika Adi Ana

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





