Hubungan Antara Dukungan Sosial Dan Optimisme Dengan Subjective Well-Being Pada Generasi Sandwich Di Surabaya
DOI:
https://doi.org/10.31004/joecy.v6i1.7664Keywords:
Dukungan Sosial, Generasi Sandwich, Optimisme, Subjective Well-BeingAbstract
Generasi sandwich menghadapi beban ganda merawat orang tua lanjut usia dan anak-anak, menyebabkan stres tinggi dan penurunan subjective well-being (SWB). Penelitian ini menguji pengaruh gabungan dukungan sosial dan optimisme terhadap SWB generasi sandwich di Surabaya. Penelitian kuantitatif korelasional dengan desain regresi berganda melibatkan 120 responden (37 pria, 83 wanita) via accidental sampling. Instrumen meliputi kuesioner skala Likert tervalidasi: SWB (Diener, 1984), dukungan sosial (Zimet, 1988), optimisme (Seligman, 2006). Analisis data menggunakan SPSS 26.0 untuk uji asumsi klasik dan regresi. Hasil menunjukkan pengaruh simultan signifikan (F=128.015, p=0.000), dengan dukungan sosial (t=7.632, p<0.001) dan optimisme (t=4.346, p<0.001) menyumbang 68.1% (R²=0.681) varians SWB. Kesimpulan: Peningkatan dukungan sosial dan optimisme secara substansial meningkatkan SWB, memberikan landasan intervensi generasi sandwich.
References
Al Amelia, S. D., Pratikto, H., & Nainggolan, E. E. (2022). Dukungan sosial dan subjective well-being pada mahasiswa rantau. INNER: Journal of Psychological Research, 2(1), 58-66.
Aeni, A. N., et al. (2024). Peran perceived social support dan optimism terhadap subjective well-being generasi sandwich di Karawang. Jurnal Psikologi P3K, 5(3), 700-709. https://doi.org/10.51849/j-p3k.v5i3.462
Amalina, A. S. N. (2025). The sandwiched young adults: How do they cope with dual caregiving burdens? Jurnal Psikologi UIN Mulang, 15(1), 1-15.
Azwar, A. (2021). Penelitian kuantitatif: Metode dan teknik analisis. Pustaka Pelajar.
Cheng, K. J. G., & Santos-Lozada, A. R. (2024). Mental and physical health among 'sandwich' generation working-age adults in the United States: Not all sandwiches are made equal. SSM-Population Health, 26, Article 101650. https://doi.org/10.1016/j.ssmph.2024.101650
Cheng, K. J. G., et al. (2023). Longitudinal impacts of informal caregiving on subjective well-being in China. Journal of Gerontology: Social Sciences, 78(4), 678-689. https://doi.org/10.1093/geronb/gbad123
Compton, W. C. (2005). Introduction to positive psychology. Thomson Wadsworth.
Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2023). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (6th ed.). SAGE Publications. https://doi.org/10.4135/9781071817954
Dewi, L., & Nasywa, N. (2019). Faktor-faktor yang mempengaruhi subjective well-being [Tesis]. Universitas Ahmad Dahlan.
Diener, E. (1984). Subjective well-being. Psychological Bulletin, 95(3), 542-575. https://doi.org/10.1037/0033-2909.95.3.542
Emzir. (2023). Analisis data penelitian kualitatif. Rajawali Pers.
Field, A. (2021). Discovering statistics using SPSS
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Natasya Anggraini, Mamang Efendy, Herlan Pratikto

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







