Studi In Vitro Perbandingan Potensi Antijamur Ekstrak Daun Mangga Podang (Mangifera indica L.) Dengan Nistatin Terhadap Pertumbuhan Jamur (Candida albicans)
DOI:
https://doi.org/10.31004/joecy.v5i2.766Keywords:
Ekstrak daun mangga podang (Mangifera indica L.), Candida albicans, antijamur, nistatinAbstract
Infeksi jamur pada rongga mulut yang sering terjadi adalah oral candidiasis akibat infeksi Candida albicans. Obat antijamur oral candidiasis yang umum digunakan adalah nistatin. Penggunaan nistatin jangka panjang dapat memicu terjadinya resistensi sehingga diperlukan pengembangan penelitian tentang bahan herbal yang dapat digunakan sebagai alternatif terapi antijamur, salah satunya daun mangga. Daun mangga memiliki kandungan senyawa alkaloid, flavonoid, saponin, tanin dan fenol yang dapat berperan sebagai antimikroba. Mangga podang (Mangifera indica L.)merupakan salah satu jenis komoditas mangga unggulan dari Kabupaten Kediri. Tujuan Penelitian: Untuk membandingkan potensi antijamur ekstrak daun mangga podang (Mangifera indica L.) dengan nistatin terhadap pertumbuhan Candida albicans. Metode Penelitian: Jenis penelitian ini adalah penelitian Experimental Laboratories dengan Post Test Only Control Group Design. Penelitian ini menggunakan metode dilusi dengan jumlah sampel sebanyak 8 sampel, yaitu konsentrasi 3,125%, 6,25%, 12,5%, 25%, 50%, 100%, nistatin dan kontrol negatif (aquadest) dengan replikasi 3 kali. Data penelitian dianalisis statistik menggunakan uji non parametrik Kruskal Wallis. Hasil: Pada konsentrasi 25%, 50%, 100%, dan nistatin tidak terdapat pertumbuhan Candida albicans, sedangkan pada kelompok lain tampak adanya pertumbuhan Candida albicans dengan nilai rerata jumlah koloni (CFU/ml) pada konsentrasi 3,125% (12), 6,25% (30), 12,5% (133), dan kontrol negatif (144,6). Kesimpulan: Ekstrak daun mangga podang (Mangifera indica L.) berpotensi sebagai antijamur dengan konsentrasi hambat minimum (KHM) pada konsentrasi 12,5% dan konsentrasi bunuh minimum (KBM) pada konsentrasi 25% yang setara dengan kemampuan nistatin dalam membunuh jamur Candida albicans.
References
Anwar, Y., Nugroho, S. A., & Tantri, N. D. 2018. Karakteristik Sosiodemografi, Klinis, dan Pola Terapi Antiretroviral Pasien HIV/AIDS di RSPI Prof. Dr. Sulianti Saroso Periode Januari- Juni 2016. PHARMACY: Jurnal Farmasi Indonesia (Pharmaceutical Journal of Indonesia), 15(1) : 72-89.
Badriyah, S., & Safitri, C. I. N. H. 2020. Aktivitas Kombinasi Ekstrak Daun Sirih Hijau dan Kunyit Terhadap Candida Albicans Secara Mikrodilusi. Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) Ke-5.
Yulianti, S., & Anggraeni, V. J. 2020. Profil Fitokimia dan Aktivitas Antibakteri dari Tanaman Mangga: Review Artikel. Indonesia Natural Research Pharmaceutical Journal, 5(2) : 102-113.
Harianto, I. K. 2017. Uji Daya Hambat Perasan Rimpang Kunyit (Curcuma longa L.) Terhadap Pertumbuhan Candida Albican. PHARMACON, 6(2).
Mutmainnah, L., Effendi, U., & Dewi, I. A. 2017. Analisis Kelayakan Teknis dan Finansial Puree Mangga Podang Urang Pada Skala Industri Kecil Menengah (Studi Kasus Pada Ikm Kelompok Wanita Tani Budidaya Tiron Makmur Banyakan, Kediri). Industria: Jurnal Teknologi dan Manajemen Agroindustri, 3(3) : 127-137.
Indrayati, S., & Rosalina, S. 2020. Uji Efektivitas Ekstrak Daun Sirsak (Annona muricata L.) Terhadap Pertumbuhan Jamur Candida Albicans. In Prosiding Seminar Kesehatan Perintis, 3(2): 1-7.
Rosalina, R., Ningrum, R. S., & Lukis, P. A. 2018. Aktifitas Antibakteri Ekstrak Jamur Endofit Mangga Podang (Mangifera indica L.) Asal Kabupaten Kediri Jawa Timur. Majalah Ilmiah Biologi BIOSFERA: A Scientific Journal, 35(3) : 139-144.
Niken, J.D.W, Herawati E, Santoso AM. 2024. Karakteristik varian mangga Podang asal Kediri dan potensi olahannya. Prosiding Seminar Nasional Kesehatan, Sains dan Pembelajaran, 3(1):191–195.
Yuliati, N., & Kurniawati, E. .2017. Analisis Kadar Vitamin C Dan Fruktosa Pada Buah Mangga (Mangifera indica L.) Varietas Podang Urang Dan Podang Lumut Metode Spektrofotometri Uv-Vis. Jurnal Wiyata, 4(1), 49–57.
Sari, A. M., Widjiastuti I. dan Setyabudi. 2013. Konsentrasi Hambat minimal (KHM) dan Konsentrasi Bunuh Minimal (KBM) Ekstrak Propolis Lawang Terhadap Fusobacterium nucleatum. Conservative Dental Journal, 3 (1).
Masloman, A. P. 2016. Uji Daya Hambat Ekstrak Daun Sirsak (Annona murcata L.) Terhadap Pertumbuhan Jamur Candida Albicans. PHARMACON, 5(4).
Sugiyono. 2013. Metode Penelitian Pendidikan Pendekata Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Imani, A. Z. 2014. Uji Aktivitas Antijamur Ekstrak Etanol Daun Mangga Bacang (Mangifera foetida L.) Terhadap Candida albicans Secara In Vitro. Jurnal Mahasiswa PSPD FK Universitas Tanjungpura, 3(1).
Arifin, Z. (2018). Aktivitas Antijamur Ekstrak Etil Asetat Daun Mangga Bacang (Mangifera Foetida L.) Terhadap Candida Albicans Secara In Vitro. Jurnal Mahasiswa PSPD FK Universitas Tanjungpura, 4(3) : 1106-1119.
Burt, S. (2004). Essential oils: their antibacterial properties and potential applications in foods— a review. International journal of food microbiology, 94(3) : 223-253.
Tjingson N. Adrian N, Binartha CTO. Perbandingan efek antijamur ekstrak biji alpukat (Persea americana) dengan klorheksidin glukonat dan nistatin terhadap Candida albicans pada resin akrilik: studi eksperimental laboratoris. J Ked G Univ Padj. 2024;36(2):149-158. DOI: 10.24198/jkg.v36i2.54377
Shu, C., Sun, L., & Zhang, W. (2016). Thymol has antifungal activity against Candida albicans during infection and maintains the innate immune response required for function of the p38 MAPK signaling pathway in Caenorhabditis
elegans. Immunologic research, 64(4) : 1013-1024.
Kurniawati, A., Mashartini, A., & Fauzia, I. S. (2016). Perbedaan khasiat anti jamur antara ekstrak etanol daun Kersen (Muntingia calabura L.) dengan nistatin terhadap pertumbuhan Candida albicans.Jurnal PDGI, 65(3) :74-77
Deepa, K., Jeevitha, T., & Michael, A. 2015. In vitro evaluation of virulence factors of Candida species isolated from oral cavity. Journal of Microbiology and antimicrobials, 7(3) : 28-32.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Sawitri Dwi Indah Pertami, Ernita Sari, Bambang Sumaryono, Niswatun Chasanah, Herlambang Prehananto, Endah Kusumastuti, Siti Nurhaliza

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





