Pemanfaatan Limbah Cangkang Pala Untuk Meningkatka Nilai Tambah Ekonomi Value_Added Innovation

Authors

  • Arga Ramadhana Politeknik Negeri Fakfak
  • Reski Rahman Sriwijaya Politeknik Negeri Fakfak

DOI:

https://doi.org/10.31004/joecy.v6i1.7648

Keywords:

Nutmeg, nutmeg shell waste, added value, local economy.

Abstract

Fakfak Regency is one of the nutmeg production centers in Eastern Indonesia, but the utilization of nutmeg shell waste, a byproduct of this commodity, has not been optimal. To date, nutmeg shell waste has been discarded or burned without further processing, leading to environmental problems and loss of economic potential. This community service project aims to assess the potential use of nutmeg shell waste as a raw material for value-added products and to analyze the potential economic impact for the local community. The methods used include training nutmeg farmers on utilizing nutmeg shell waste. These include: 1. Conducting focus group discussions (FGDs) with farmers to address the problems they face, 2. Conducting training and technology transfer, 3. Mentoring and monitoring nutmeg shell utilization, and evaluating and providing feedback on the results of the training on nutmeg shell waste utilization. This aims to increase farmers' knowledge in utilizing nutmeg shell waste, which can have high economic value.

References

Arief, R.W., Firdaus, A.B. and Asnawi, R. (2015) ‘Potensi pengolahan daging buah pala menjadi aneka produk olahan bernilai ekonomi tinggi’, Repository Publikasi Kementerian Pertanian, 26(2).

Badan Pusat Statistik Kabupaten Fakfak (2023) Kabupaten Fakfak dalam Angka 2023. Fakfak: BPS Kabupaten Fakfak.

Chambers, R. (1994). Participatory Rural Appraisal (PRA): Analysis of Experience. World Development, 22(9), 1253–1268.

Dachlan, M.A. and Wartono (1984) Penganekaragaman Produk Buah Pala: Pembuatan Sirop Pala. Bogor.

Departemen Pertanian (2006) Statistik Perkebunan. Jakarta: Departemen Pertanian dan Perkebunan.

Ditjen Perkebunan. (2022). Statistik Perkebunan Indonesia 2021–2023. Kementerian Pertanian RI.

FAO. (2019). Circular Economy in Agriculture: Reducing Waste, Creating Value. Rome: Food and Agriculture Organization.

Ellen MacArthur Foundation (2019) Completing the Picture: How the Circular Economy Tackles Climate Change. [online] Available at: https://ellenmacarthurfoundation.org [Accessed 23 Apr. 2025].

Fauziyah, A. and Nurhasanah, R. (2021) ‘Analisis potensi cangkang pala sebagai bahan baku bioenergi’, Jurnal Energi Terbarukan, 8(1), pp. 45–52.

Faridah, D.N., Yasni, S., Suswantinah, A. and Aryani, G.W. (2013) ‘Pencirian mutu kimiawi dan mikrobiologis produk bandrek instan dan sirup buah pala (Myristica fragrans)’, Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia, 18(1), pp. 43–48.

Fitriyani, R. (2010) Penjernihan Sari Buah. [online] Available at: http://berkarya- prestasi.blogspot.com/2011/12/penjernihansari-buah.html [Accessed 23 Apr. 2025].

Geissdoerfer, M., Savaget, P., Bocken, N.M.P. and Hultink, E.J. (2017) ‘The circular economy – A new sustainability paradigm?’, Journal of Cleaner Production, 143, pp. 757–768.

Hasibuan, A. and Ardi, R. (2022) ‘Limbah cangkang pala sebagai alternatif energi dan bahan kerajinan’, Jurnal Agroindustri Inovatif, 4(2), pp. 56–62.

Jaya, A.P., Halim, R. and Yusuf, S. (2021) ‘Inovasi pengelolaan limbah pertanian dalam mendukung desa mandiri energi’, Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 6(1), pp. 12–19.

Kementerian Pertanian Republik Indonesia (2021) Statistik Perkebunan Indonesia: Komoditas Pala 2020–2022. Jakarta: Direktorat Jenderal Perkebunan.

Lestari, D., Santoso, H. and Widodo, A. (2022) ‘Potensi pemanfaatan limbah agroindustri’, Jurnal Teknologi Agroindustri, 10(2), pp. 110–118.

Mulyadi, D. and Zahara, N. (2020) ‘Inovasi briket limbah pala sebagai energi alternatif’, Jurnal Energi dan Lingkungan, 9(2), pp. 98–104.

Musaad, I., Tubur, H., Kunto, W. and Santoso, B.S. (2017) Pala Fakfak: Potensi Agrobiofisik, Nilai Ekonomi, dan Pengembangannya. Bandung: Alfabeta.

Nurjannah, N. (2007) Teknologi Pengolahan Pala. Bogor: Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Pasca Panen Pertanian.

Putra, R.H. et al. (2020) ‘Pemanfaatan limbah cangkang pala sebagai karbon aktif’, Jurnal Kimia Terapan Indonesia, 6(3), pp. 87–93.

Prasetyo, A. B., & Setiawan, B. (2021). Pengolahan Limbah Pertanian Menjadi Bahan Bakar Padat: Studi Kasus di Indonesia Timur. Jurnal Inovasi Energi Terbarukan, 8(1), 33–44.

Sari, F.P. and Sartika (2010) Perkembangan Buah Pala di Indonesia. [online] Available at: http://sartika-tqa.blogspot.com/2011/11/perkembangan-buahpala-di-indonesia.html [Accessed 23 Apr. 2025].

Somaatmadja, D. (1984) Penelitian dan Pengembangan Pala dan Fuli. Komunikasi No. 215.

Bogor: BBIHP.

Setyawati, E., Kusuma, H. and Riyadi, T. (2021) ‘Pengolahan limbah pertanian sebagai sumber pendapatan tambahan’, Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis, 5(3), pp. 142–149.

Supriyanto, A. and Handayani, R. (2021) ‘Inovasi berbasis potensi daerah’, Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Daerah, 12(1), pp. 65–72.

Sulaiman, R. and Mulyani, E. (2020) ‘UMKM dan peran perempuan dalam pengolahan produk agroindustri’, Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 8(1), pp. 23–30.

Van Welzen, P.C. et al. (2017) ‘Historical biogeography of Myristica fragrans and its relatives’,

Blumea, 62(1), pp. 1–10.

Widyaningsih, T. (2019) ‘Kerajinan dari limbah alam: Estetika dan ekonomi’, Jurnal Seni Rupa dan Desain, 4(2), pp. 88–96.

Wulandari, S., et al. (2020). Potensi Limbah Cangkang Pala sebagai Sumber Energi Terbarukan.

Jurnal Teknologi Lingkungan, 21(2), 45–53.

Yunus, M. and Pramono, Y. (2020) ‘Pemanfaatan limbah kopi untuk pupuk dan energi alternatif’,

Jurnal Pertanian Lestari, 9(3), pp. 101–109.

Downloads

Published

03-02-2026

How to Cite

Ramadhana, A. ., & Sriwijaya, R. R. . (2026). Pemanfaatan Limbah Cangkang Pala Untuk Meningkatka Nilai Tambah Ekonomi Value_Added Innovation. Journal of Innovative and Creativity, 6(1), 7826–7835. https://doi.org/10.31004/joecy.v6i1.7648

Issue

Section

Articles