Peran Lembaga PAUD dalam Menumbuhkan Kecerdasan Sosial Emosional Anak di Kabupaten Sukamara, Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.31004/joecy.v4i2.764Keywords:
Kecerdasan Sosial Emosional, PAUD, Peran Guru PAUD, Keterlibatan Orang Tua, SukamaraAbstract
Secara umum, lembaga PAUD di Kabupaten Sukamara telah berperan aktif dalam mendukung perkembangan anak usia dini, namun perhatian terhadap pengembangan kecerdasan sosial emosional masih belum optimal karena keterbatasan pelatihan guru, fasilitas pembelajaran, dan kesadaran orang tua. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran lembaga PAUD di Kabupaten Sukamara dalam menumbuhkan kecerdasan sosial emosional anak usia dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk memperoleh pemahaman yang mendalam mengenai peran lembaga PAUD dalam menumbuhkan kecerdasan sosial emosional anak usia dini di Kabupaten Sukamara. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dengan jumlah partisipan sebanyak 9 orang, terdiri dari 3 guru, 3 kepala PAUD, dan 3 orang tua. Data dikumpulkan melalui observasi kegiatan pembelajaran, wawancara mendalam, dan dokumentasi dokumen pembelajaran. Seluruh data dianalisis menggunakan teknik analisis tematik, yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan member check. Hasil penelitian ini menemukan bahwa Guru PAUD memiliki peran sentral dalam menumbuhkan kecerdasan sosial emosional anak melalui kegiatan rutin seperti ekspresi perasaan dan permainan peran, namun upaya ini masih menghadapi kendala berupa keterbatasan pelatihan profesional dan minimnya fasilitas pendukung pembelajaran sosial emosional. Oleh karena itu, lembaga PAUD di Kabupaten Sukamara berperan penting dalam mengembangkan kecerdasan sosial emosional anak, namun masih menghadapi hambatan berupa keterbatasan pelatihan guru, fasilitas pembelajaran, dan rendahnya keterlibatan orang tua. Diperlukan peningkatan pelatihan khusus bagi guru PAUD, penyediaan fasilitas yang lebih memadai, serta peningkatan kesadaran orang tua mengenai pentingnya pengembangan sosial emosional anak.
References
Achmad, F. (2024). Filosofi Pendidikan Islam: Membentuk Jiwa Anak Usia Dini Sebagai Cerminan Fitrah Dan Akhlak Mulia. Jurnal Ilmiah Cahaya Paud, 6(2), 188–206. https://doi.org/10.33387/cahayapd.v6i2.9040
Ahmad, A., & Fauzia, S. N. (2020). Mengembangkan Rasa Percaya Diri Anak Usia Dini Dengan Metode Bermain Peran Makro di PAUD Bungong Tanjung Kabupaten Aceh Besar. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini, 5(2). https://jim.usk.ac.id/paud/article/view/15240
Harianja, A. L., Siregar, R., & Lubis, J. N. (2023). Upaya meningkatkan perkembangan sosial emosional anak usia dini melalui bermain peran. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(4), 4871–4880.
Irfan, I., Shaleh, S., & Velayati, M. A. (2023). Strategi Pengembangan Kecerdasan Sosial dalam Perspektif Multikultural pada Peserta Didik di Sekolah Dasar. Sekolah Dasar: Kajian Teori Dan Praktik Pendidikan, 32(1), 57–73. https://doi.org/10.17977/um009v32i12023p57-73
Kamsi, N., & Ertati, E. (2024). Pengaruh Latar Belakang Ekonomi Orang Tua Terhadap Proses Belajar Dalam Perkembangan Sosial Emosional Siswa Di Paud Al-Fatih Lubuklinggau. Bouseik: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 2(1), 69–81. https://doi.org/10.37092/bouseik.v2i1.757
Kurniati, E. (2025). Teori Sosiokultural Vygotsky untuk Anak Usia Dini. Jurnal Studi Pendidikan Anak Usia Dini, 1(1), 19–24.
Luvita, Z. O., & Rahma, A. (2025). UPAYA GURU MENINGKATKAN KEMAMPUAN SOSIAL EMOSIONAL ANAK DI TK ABA SEKAMPUNG LAMPUNG TIMUR. Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak, 11(1), 91. https://doi.org/10.22373/bunayya.v11i1.29166
Lyna Sari, D. (2024). Eksplorasi Cerita Rakyat Bengkulu Dalam Format Video 3d Berbantuan Artificial Intelligence Untuk Meningkatkan Kemampuan Sosial Emosional Anak Usia 5-6 Tahun. Indonesian Journal of Teaching and Learning (INTEL), 3(2), 108–117. https://doi.org/10.56855/intel.v3i2.1081
Maria, I., & Amalia, E. R. (2018). Perkembangan Aspek Sosial-Emosional dan Kegiatan Pembelajaran yang Sesuai untuk Anak Usia 4-6 Tahun. https://doi.org/10.31219/osf.io/p5gu8
Noviana, L., & Vinayastri, A. (2022). HUBUNGAN ANTARA PERKEMBANGAN EMOSIONAL TERHADAP PERILAKU PROSOSIAL ANAK USIA DINI. Jurnal Penelitian Dan Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini, 9(2), 179. https://doi.org/10.30870/jpppaud.v9i2.16124
Putra, A. (2024). Dampak peran orang tua terhadap perkembangan sosial dan emosional anak. Circle Archive, 1(4).
Rahman, R. N., Sundawa, D., & Ratmaningsih, N. (2025). Pengembangan Pendidikan Karakter dan Keterampilan Sosial Siswa Melalui Kegiatan Parents Day. Didaktika: Jurnal Kependidikan, 14(1 Februari), 565–574.
Rahmawati, N., & Purnamasari, R. (2025). Kolaborasi Orang Tua dan Guru dalam Mengembangkan Perkembangan Sosial Emosional Anak di RA Khoerunnisa. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP Universitas Lampung, 359–368.
Ramandhini, R. F., Rahman, T., & Purwati, P. (2023). PERAN GURU DAN ORANG TUA DALAM PENDIDIKAN KARAKTER ANAK USIA DINI. Khazanah Pendidikan, 17(1), 116. https://doi.org/10.30595/jkp.v17i1.15951
Rizki, N. jimatul. (2024). Penerapan Teori Perkembangan Sosial Dan Kepribadian Erikson Dalam Pendidikan: Pendekatan Psikososial Untuk Optimalisasi Pembelajaran. Epistemic: Jurnal Ilmiah Pendidikan, 3(3), 462–481. https://doi.org/10.70287/epistemic.v3i3.69
Umi Kalsum, Arsy Arsy, Rubi’ah Salsabilah, Patria Nabila Putri, & Dwi Noviani. (2023). Konsep Dasar Pendidikan Anak Usia Dini Dalam Perspektif Islam. Khirani: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 1(4), 94–113. https://doi.org/10.47861/khirani.v1i4.632
Waruwu, M. (2024). Pendekatan penelitian kualitatif: Konsep, prosedur, kelebihan dan peran di bidang pendidikan. Afeksi: Jurnal Penelitian Dan Evaluasi Pendidikan, 5(2), 198–211.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Vera Novita Sari

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





