Analisis Perbandingan Nilai Resistansi pada Pentanahan Elektroda Batang dengan Elektroda Grid Menggunakan Bentonit dan Garam (Nacl) pada Tanah Berpasir di Kecamatan Kemalang

Authors

  • Sugeng Haryadi Universitas Widya Dharma Klaten
  • Afriliana Kusuma Dewi Universitas Widya Dharma Klaten
  • Putra Widyantoro Universitas Widya Dharma Klaten
  • Sri Budiyono Universitas Widya Dharma Klaten

DOI:

https://doi.org/10.31004/joecy.v6i1.7582

Keywords:

tanah berpasir, resistansi pentanahan, bentonit, garam.

Abstract

Sistem pentanahan (grounding system) adalah suatu sistem penghubung yang menghubungkan sistem, badan peralatan, dan instalasi dengan bumi dan tanah. Oleh karena itu, sistem pentanahan menjadi bagian penting dari sistem tenaga listrik, pentanahan yang tidak memadai dapat menyebabkan kerusakan pada komponen, peralatan elektronika, dan bahkan mengakibatkan korban jiwa pada manusia. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui nilai hasil resistansi pada pengukuran sistem pentanahan tanah berpasir menggunakan elektroda batang dan elektroda grid yang diberi penambahan perlakuan zat aditif berupa bentonit dan garam. Metode yang digunakan yaitu perancangan desain, pembuatan elektroda, pengolahan data dan analisa data. Data yang digunakan yaitu hasil dari 10 kali pengukuran selama 1 bulan di ambil nilai rata-ratanya. Hasil rata-rata nilai resistansi pentanahan tanpa perlakuan untuk elektroda batang 47,7 Ω dan untuk elektroda grid 46,4 Ω, dan rata-rata untuk penambahan bentonit pada elektroda batang 42 Ω dan untuk elektroda grid 41,4 Ω, sedangkan nilai rata-rata penambahan garam pada elektroda batang 40,5 Ω dan untuk elektroda grid 37,6 Ω. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa elektroda grid dengan tambahan perlakuan garam mempunyai nilai resistansi paling rendah yaitu 37,6 Ω.

References

Andreansyah, C., Shalahuddin, Y., & K, D. A. W. (2023). Studi Kelayakan Sistem Grounding

Instalasi Listrik Pada Gedung Ulil Albab Uniska Kediri. 05(01), 55–61.

BSN, B. S. N. (2000). Persyaratan Umum Instalasi Listrik 2000 (PUIL 2000). Standar Nasional Indonesia DirJen Ketenagalistrikan, 2000(Puil), 562.

Fazrin, R. R., Trisnawiyana, & Tohir, T. (2023). Pengujian Nilai Resistansi Pentanahan Elektroda Batang dengan Zat Aditif Bentonit dan Tanpa Bentonit. Prosiding The 14 Th Industrial Research Workshop and National Seminar, 107.

Hoiriyah, Y. U. (2019). Peningkatan Kualitas Produksi Garam Menggunakan Teknologi Geomembran. Jurnal Studi Manajemen Dan Bisnis, 6(2), 71–76. https://doi.org/10.21107/jsmb.v6i2.6684

Jamaaluddin, Anshory, I., & Agus, E. suprayitno. (2015). Penentuan Kedalaman Elektroda pada Tanah Pasir dan Kerikil Kering Untuk Memperoleh Nilai Tahanan Pentanahan yang Baik ( Depth Determination of Electrode at Sand and Gravel Dry for Get The Good Of Earth Resistance ). Jurnal JTE-U, 1(1), 1–9.

Juniardi, T., Gianto, R., & Arsyad, M. I. (2021). Analisis Penggunaan Bentonit Gypsum Dan Garam Sebagai Zat Aditif Untuk Soil Treatment Pada Sistem Pentanahan Menggunakan Elektroda Batang. https://paperity.org/p/338259401/analisis-penggunaan-bentonit-gypsum-dan-garam-sebagai-zat-aditif-untuk-soil-treatment

Kasim, I., Hertog, D. H., Corio, D., Teknik, J., Fakultas, E., Industri, T., & Trisakti,U. (2016). Analisis Penambahan Larutan Bentonit Dan Garam Untuk Memperbaiki Tahanan Pertahanan Elektroda Plat Baja Dan Batang. JETri, 13 ISSN 14, 61–72.

KEMENTERIAN KETENAGAKERJAAN R.I. (2018). Memasang Sistem

PembumianKtl.Ik02.108.01. 1–33.

Kumara, I. G., & Prasetyono, R. N. (2021). Analisis Kelayakan Nilai Tahanan Pentanahan Jaringan Distribusi di PT . PLN ( PERSERO ) ULP Bumiayu. Journal of Electronic and Electric Power Application, 16–21.

Lizal, A. S., & Santoso, A. I. (2025). Perancangan Alat Monitoring Suhu dan Kualitas Udara Berbasis Arduino, U. Jurnal Minfo Polgan, 14(1), 682–690. https://doi.org/10.33395/jmp.v14i1.14842

Mansizs R.I. (2019). Identifikasi Potensi Cadangan Clay Illite pada Daerah Sumatera Bagian Tengah dengan Menggunakan Alat Geolistrik untuk Lumpur Pemboran. Program Studi Teknik Perminyakan. Universitas Islam Riau.

Nazir, Moh. 1983. metodologi penelitian. Jakarta : Ghalia Indonesia. Buku. Yuniarti, E., Majid, A., & Faisal, F. (2019). Studi Perlakuan Terhadap Tanah Untuk Menentukan Nilai Resistansi Dan Tahanan Jenis Pentanahan. Jurnal Surya Energy, 3(2), 269. https://doi.org/10.32502/jse.v3i2.1516

Sirait, J.T. & Santoso, A.I. (2025). Perancangan Sistem Keamanan Rumah berbasis IoT dan Aplikasi Telegram. Jurnal Minfo Polgam.Vol: 14, No:1. DOI: 10.33395/jmp.v14i1.14834

Sunarto, S., Tohir, T., Philipus, R. A., Hikmat, Y. P., Trisnawiyana, T., & Santosa, Y. (2021). Studi Evaluasi Dan Renovasi Sistem Pentanahan Di Sekolah Menengah Kejuruan (Smk) Negeri 1 Cimahi. Madani : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 7(1), 21–32. https://doi.org/10.53834/mdn.v7i1.3029

Umur, P., Beberapa, P., Zat, V., Bentonit, A., Nilai, T., & Pentanahan, T. (2005). PDF created with pdfFactory Pro trial version www.pdffactory.com. 4(2), 1– 6.

Downloads

Published

03-02-2026

How to Cite

Sugeng Haryadi, Afriliana Kusuma Dewi, Putra Widyantoro, & Sri Budiyono. (2026). Analisis Perbandingan Nilai Resistansi pada Pentanahan Elektroda Batang dengan Elektroda Grid Menggunakan Bentonit dan Garam (Nacl) pada Tanah Berpasir di Kecamatan Kemalang. Journal of Innovative and Creativity, 6(1), 11020–11036. https://doi.org/10.31004/joecy.v6i1.7582

Issue

Section

Articles