Mencintai Ilmu Dalam Perspektif Hadis Maudhu’i

Authors

  • Andi Hasriani Asfar UIN Alauddin Makassar

DOI:

https://doi.org/10.31004/joecy.v6i1.7580

Keywords:

Mencintai ilmu; Hadis maudhu’i; Pendidikan Islam; Adab penuntut ilmu; Nilai-nilai pendidikan Islam

Abstract

Ilmu memiliki kedudukan yang sangat fundamental dalam ajaran Islam dan menjadi pilar utama dalam pembentukan peradaban. Nabi Muhammad ﷺ melalui berbagai hadis menegaskan bahwa menuntut, mencintai, dan mengamalkan ilmu merupakan bagian dari ibadah yang bernilai spiritual dan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep mencintai ilmu dalam perspektif hadis dengan menggunakan metode maudhu’i (tematik), yaitu menghimpun dan menganalisis hadis-hadis yang berkaitan dengan keutamaan ilmu, adab penuntut ilmu, tanggung jawab ulama, serta kewajiban menuntut ilmu bagi setiap Muslim. Hasil kajian menunjukkan bahwa mencintai ilmu dalam Islam tidak hanya bermakna dorongan intelektual, tetapi mencakup dimensi niat yang ikhlas, ketekunan dalam proses belajar, adab dan tawadhu’, serta tanggung jawab sosial dalam mengamalkan dan menyebarkan ilmu. Hadis-hadis yang dianalisis menegaskan bahwa ilmu merupakan jalan menuju kedekatan dengan Allah dan sarana membangun kemaslahatan umat. Implikasi dari kajian ini menekankan pentingnya integrasi nilai spiritual dan moral dalam sistem pendidikan Islam kontemporer agar pendidikan tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter pecinta ilmu yang berakhlak dan bertanggung jawab.

References

Abu Dawud, S. (2009). Sunan Abī Dāwūd (M. Nasiruddin al-Khattāb, Ed.). Riyadh: Darussalam.

Al-Qaradhawi, Y. (1992). Kayfa Nata‘āmal Ma‘a as-Sunnah an-Nabawiyyah. Cairo: Maktabah Wahbah.

Al-Zarnūjī. (2007). Ta‘līm al-Muta‘allim. Cairo: Dar al-Salam.

Darani, N. P. (2021). Kewajiban menuntut ilmu dalam perspektif hadis. Jurnal Riset Agama, 1(3), 457–468.

Darani, N. P. (2021). Kewajiban menuntut ilmu dalam perspektif hadis. Jurnal Riset Agama, 1(3), 457–468.

Ibn Majah, M. (2007). Sunan Ibn Mājah (M. Nasiruddin al-Khattāb, Ed.). Riyadh: Darussalam.

Ibn Rajab al-Hanbali. (2007). Jāmi‘ al-‘Ulūm wa al-Ḥikam. Cairo: Dar al-Salam.

Muslim, I. A. (2007). Ṣaḥīḥ Muslim (M. Muqbil & H. al-‘Adnānī, Eds.). Riyadh: Darussalam.

Rushami Zien, N. H. (2024). Lifelong learning and a supportive learning culture are integral components of ensuring quality education within any educational institution. Quality in Education and Learning (QEA).

Sabic-El-Rayess, A. (2020). Epistemological shifts in knowledge and education in Islam. International Journal of Educational Development, 78, 102257. https://doi.org/10.1016/j.ijedudev.2020.102257

Sholehah, N. R. (2025). View of Islamic Education Based On Integration of Science. Halaqa: Journal of Islamic Education Studies.

Syah, Y. H., Badrudin, B., & Ulfiah. (2024). Integration of Islam and Education. Jurnal Iman dan Spiritualitas, 4(2), 107–114. https://doi.org/10.15575/jis.v4i2.34485

Tirmidhī, Jāmi‘ al-Tirmidhī (ed.). (tahun terbit edisi yang dipakai). Jāmi‘ al-Tirmidhī.

Downloads

Published

02-02-2026

How to Cite

Asfar, A. H. . (2026). Mencintai Ilmu Dalam Perspektif Hadis Maudhu’i. Journal of Innovative and Creativity (Joecy), 6(1), 7647–7659. https://doi.org/10.31004/joecy.v6i1.7580

Issue

Section

Articles