Pemetaan Potensi Wisata Alam Desa Tumpuak Tangah Kota Sawahlunto

Authors

  • Muhammad Habiburrahman Universitas Negeri Padang
  • Sari Nova Universitas Negeri Padang

DOI:

https://doi.org/10.31004/joecy.v6i1.7579

Keywords:

Desa Tumpuak Tangah, analisis spasial, potensi wisata, ADO-ODTWA, kelayakan, viewshed, rute

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Menilai Kelayakan Potensi Objek wisata Puncak Tatahe, Puncak Sungai Botuang dan
Panorama Sapan Badak berdasarkan 3 Aspek Aktraksi, Aksesibilitas dan Amenitas 2) Menganalisis Objek Wisata
berdasarkan hasil Analisis View Shed dan Analisis Rute.Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif
dengan pendekatan analisis spasial menggunakan ArcGIS 10.8. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan,
dokumentasi, titik koordinat, serta data sekunder seperti DEMNAS, citra Landsat 8, dan jaringan jalan. Teknik analisis
data dilakukan melalui proses skoring ADO–ODTWA, perhitungan indeks kelayakan, serta analisis spasial berupa
viewshed dan network analysis untuk menilai jangkauan pandang dan efektivitas rute. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
ketiga objek wisata memiliki potensi lanskap yang menarik, namun secara umum masih berada pada kategori belum layak
dikembangkan pada aspek atraksi. Panorama Sapan Badak memperoleh nilai atraksi 55,56%, sementara Puncak Sungai
Botuang dan Puncak Tatahe masing-masing 58,33%. Aspek aksesibilitas pada seluruh objek wisata berada pada kategori
layak dengan nilai 75%, meskipun kondisi jalan pada dua di antaranya masih memerlukan perbaikan. Aspek amenitas
menunjukkan hasil 100% untuk semua objek, yang berarti fasilitas pendukung dalam radius 10 km tergolong sangat
memadai. Analisis viewshed menunjukkan bahwa Puncak Sungai Botuang memiliki cakupan pandang terluas, sedangkan
Puncak Tatahe mengalami hambatan visual. Sementara itu, analisis rute menunjukkan konektivitas antarobjek wisata cukup
baik dengan jarak sekitar 4,6 km.

References

Akbar, F. S., Vira, B. A., Doni, L. R., Putra, H. E., & Efriyanti, A. (2020). Aplikasi Metode Weighted Overlay untuk Pemetaan Zona Keterpaparan Permukiman Akibat Tsunami (Studi Kasus Kota Bengkulu dan Kabupaten Bengkulu Tengah). Jurnal Geosains Dan Remote Sensing, 1(1), 43–51. https://doi.org/10.23960/jgrs.2020.v1i1.17

Akram, N. M., & Yulfa, A. (2024). APLIKASI SISTEM INFORMASI GEOGRAFI UNTUK PEMETAAN RUTE PERJALANAN WISATA SEHARI (ONE DAY TRIP) DI KOTA BUKITTINGGI. 8(2).

Anggriani, P., Adyatma, S., Rahman, A. M., & Saputra, A. N. (2020). Peningkatan Kompetensi Spasial melalui Pembuatan Peta bagi Guru Geografi SMA di Kota Banjarmasin. Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(1), 30. https://doi.org/10.20527/btjpm.v2i1.1922

Basiya, R., & Hasan, M. (2012). Kualitas daya tarik wisata, kepuasan dan niat kunjungan kembali wisatawan mancanegara di Jawa Tengah. Jurnal Manajemen Dan Kewirausahaan, XI(2), 85.

Cooper, C. (2005). Tourism: Principles and Practice (3rd ed.). Financial Times Prentice Hall.

Kaseger, M. A., Rindengan, Y. D. Y., & Lumenta, A. S. M. (2018). Aplikasi Pemetaan Daerah Rawan Kriminalitas Di Manadi Berbasis Web. Jurnal Teknik Informatika, 13(2). https://doi.org/10.35793/jti.13.2.2018.22485

Kementerian Pariwisata Republik Indonesia. (2015). Rencana Strategis Kementerian Pariwisata 2015- 2019. https://www.kemenparekraf.go.id/post/rencana-strategis-2015-2019

Longley, P. A., Goodchild, M. F., Maguire, D. J., & Rhind, D. W. (2015). Geographic Information Science and Systems (4th ed.). Wiley.

Muazir, S., & HorngChang, H. (2015). Lagging yet strategic: Tourism and regional development planning in a lagging-outermost-forefront area (borderland) in Indonesia. TOURISM Review, 62(4).

Mudhari, M. A. (2018). SISTEM INFORMASI PEMETAAN KANTOR PEMERINTAH KABUPATEN SITUBONDO BERBASIS WEB. Jurnal Ilmiah Informatika, 3(2), 235–241.

https://doi.org/10.35316/jimi.v3i2.642

Nugraha, R., Irawan, A., & Fauzi, M. (2021). Pemetaan Aksesibilitas Pariwisata Menggunakan GIS. Jurnal Geomatika, 27(1), 45–53. https://doi.org/10.24895/jg.v27i1.453

Prihatmaji, Y. P. (2013). PENYULUHAN DAN PEMETAAN LOKASI RUMAH. 2013, 2(1), 20–

PUTRANTO, A. (2016). ANALISIS GEOGRAFI TERHADAP POTENSI WISATA DI SITU CIPONDOH KOTA TANGERANG BANTEN. UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SYARIF HIDAYATULLAH.

Rahayuningsih, E. (2016). Analisis Kelayakan Daya Tarik Wisata Alam Berbasis ADOODTWA. Jurnal Kepariwisataan Indonesia.

Risman, A., Wibhawa, B., & Fedryansyah, M. (2016). KONTRIBUSI PARIWISATA TERHADAP PENINGKATAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT INDONESIA. Prosiding

Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, 3(1). https://doi.org/10.24198/jppm.v3i1.13622

Sekar Indah Putri Barus, Pindi Patana, & Yunus Afifuddin. (2013). Analisis Potensi Obyek Wisata Dan Kesiapan Masyarakat Dalam Pengembangan Desa Wisata Berbasis Masyarakat Di Kawasan Danau Linting Kabupaten Deli Serdang. Peronema Forestry Science Journal, 2(2), 143–151.

Setyawan, D., Nugraha, A. L., & Sudarsono, B. (2018). ANALISIS POTENSI DESA BERBASIS SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS.

Siaran Pers: Menpar Optimistis Capaian Kinerja Pariwisata 2024 Lampaui Realisasi Tahun Sebelumnya. (2024). Retrieved February 21, 2025, from https://kemenparekraf.go.id/berita/siaran-pers-menpar-optimistis-capaian-kinerja- pariwisata-2024-lampaui-realisasi-tahun-sebelumnya

Snyder, J. C. (1984). Site Planning. McGraw-Hill.

Soekmadi, R. (2010). Strategi Pengembangan Ekowisata di Kabupaten Kepulauan Yapen Provinsi Papua.

Sutedjo, A., & Murtini, S. (2023). BUKU AJAR GEOGRAFI PARIWISATA. 2023.

Taofiqurohman, A. (2019). Zonasi Kawasan Wisata Pantai di Kabupaten Garut Jawa Barat Menggunakan Pemodelan Viewshed. Majalah Geografi Indonesia, 33(1), 36. https://doi.org/10.22146/mgi.37679

Thiede, R. C., Thiede, S., & Oliver, M. A. (2014). Visibility and Viewshed Analysis Using GIS: Principles and Applications. Springer.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan. (2009).

WIJAYA, A. (2023). PEMETAAN POTENSI FISIK NAGARI KOTO SANI KECAMATAN X KOTO SINGKARAK KABUPATEN SOLOK MENUJU NAGARI WISATA. UNIVERSITAS NEGERI PADANG.

Wiwit, W., & Rara, R. (2021). Analisis potensi wisata Kampung Sayur Organik Ngemplak Sutan Mojosongo berdasarkan komponen pariwisata 6A. Jurnal Ilmiah Pariwisata, 6, 39.

Yoeti, O. A. (1996). Pengantar Ilmu Pariwisata. Angkasa.

Downloads

Published

23-01-2026

How to Cite

Habiburrahman, M., & Nova, S. . (2026). Pemetaan Potensi Wisata Alam Desa Tumpuak Tangah Kota Sawahlunto. Journal of Innovative and Creativity, 6(1), 4810–4822. https://doi.org/10.31004/joecy.v6i1.7579

Issue

Section

Articles