Pengaruh Relaksasi Benson dan Larutan Garam Serai terhadap Tekanan Darah pada Penderita Hipertensi di Klinik Rawat Inap Anugrah Sidoarjo

Authors

  • Lembah Andriani STIKes Kendedes Malang
  • Tiara Andiyanti Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.31004/joecy.v5i2.755

Keywords:

Hipertensi, Tetkanan Darah, Terapi Relaksasi Benson, Larutan Garam Serai

Abstract

Kenaikan tekanan darah melebih angka normal yang disebut dengan hipertensi , merupakan 10 penyakit tertinggi dimana tekanan darah sistolik dan diastolik diatas angka normal, penyakit ini dapat menyebabkan terganggunya organ lain dalam tubuh seperti jantung, diabetes, gagal ginjal, dan stroke, yang mengakibatkan terganggunya kualitas hidup,  hubungan sosial, fisik, spikologis bahkan ekologis. Apabila tidak ditangani secara tepat, hipertensi berpotensi menyebabkan kematian. Salah satu metode penanganan non-farmakologis yang aman dan efektif adalah terapi komplementer. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh terapi relaksasi Benson yang dikombinasikan dengan larutan garam serai sebagai rendaman kaki terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi di Klinik Rawat Inap Anugrah, Sidoarjo. Desain penelitian menggunakan pre-eksperimental dengan pendekatan one group pretest-posttest, dengan jumlah sampel sebanyak 32 responden yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Data dianalisis menggunakan uji Paired t-test. Berdasarkan hasil penelitian, tekanan darah sistolik rata-rata sebelum dilakukan intervensi terapi tercatat sebesar 147 mmHg, sedangkan tekanan darah diastolik sebesar 93 mmHg. Setelah menjalani terapi selama tiga hari berturut-turut, terjadi penurunan tekanan darah dengan rerata sistolik menjadi 126 mmHg dan diastolik menjadi 80 mmHg. Analisis statistik menunjukkan nilai p < 0,05, yang berarti hipotesis alternatif (H1) diterima. Dari temuan ini dapat disimpulkan bahwa penerapan teknik relaksasi Benson yang dipadukan dengan larutan garam serai efektif dalam menurunkan tekanan darah pada individu dengan hipertensi. Terapi ini dianjurkan karena biayanya terjangkau, dapat dilakukan secara mandiri, dan aman untuk digunakan oleh penderita hipertensi

References

Al ghazali, S. (2021). literature review: pengaruh terapi relaksasi benson terhadap kualitas tidur lansia. Politeknik Kesehatan Kemenkes Bengkulu.

Aminuddin, A, sudarman, Y. (2020). Penurunan Tekanan Darah Penderita Hipertensi Setelah Diberikan Terapi Akupresur. Jurnal Kesehatan Manarang, 6(1), 57–67.

Arissandi, D., Setiawan, christina T., & Wiludjeng, R. (2019). Pengaruh terapi bekam terhadap penurunan nyeri kepala pada penderita hipertensi. Jurnal Borneo Cendikia, 3(2), 40–46.

Chanif, C, Khoiriyah, K. (2016). Penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi berbasis Terapi pijat refleksi kaki. None.

Dayana, I., & Marbun, J. (2018). Motivasi Kehidupan. Guepedia.

Dzaki, S. N., Julianto, E., & Puspasari, F. D. (2023). Perawatan Luka Diabetes Melitus Dengan Metode Modern Dressing. 1(6), 1000–1008.

Eriyani, E. (2023). Penerapan terapi pijat refleksi kaki untuk menurunkan nyeri akut pada penderita hipertensi di desa tambahsari kecamatan limbangan (Doctoral dissertation, Universitas Widya Husada Semarang). Universitas Widya Husada Semarang.

Ezzati M, Lopez AD, RS, M. Codgers A, V. H. (2017). Tatalaksana Farmakologi Terapi Hipertensi. Tatalaksana Farmakologi Terapi Hipertensi.

Jisarah, A. . (2022). Efektivitas terapi akupresure terhadap penurunan tingkat nyeri kepala dengan hipertensi di puskesmas magelang selatan. Universitas Muhammadiyah Magelang.

Kosasih, S. and. (2015). Konsep & Aplikasi Relaksasi. (R. Aditama (Ed.)).

Kuswantoro. (2021). terapi akupresur pada pasien tekanan darah. Nursing Internasional Journal, 1(1), 18–24.

Nursalam. (2020). Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan (P. PujI Lestari (Ed.); Edisi 5). Salemba Medika.

Putra, B. . (2024). kunci penanganan hipertensi Reflakter mendalami Entitas Hipertensi Essensial dan sekunder. Jn Medical Associationournal Of Indonesia, 1(3), 1–3.

Raynaldo, A. . (2019). Latihan Fisik Pada Hipertensi. Universitas Sumatra.

Riskesdas. (2018). Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS). Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.

Ratna Tri Agustin, Feri Ekaprasetia, & Aji Permana, R. (2025). Risk Analysis of Heart Failure in Hypertensive Patients at the Emergency Department of Jember Clinic Hospital. Journal of Pubnursing Sciences, 3(01), 1–5. https://doi.org/10.69606/jps.v3i01.178

Sciences, H. (2016). ‘Pengaruh Relaksasi Benson Terhadap Tingkat Kecerdasan Emosional Mahasiswi Ners IV STiKes Santa Elisabeth Medan’,. 1(4), 1–23.Sekunder, N, K, K. N. D. (n.d.). Nyeri Kepala Sekunder Dengan Komorbid Gangguan Penyesuaian Dengan Reaksi Campuran Cemas Dan Depresi.

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, . Alfabeta.

Suharmiati, & Maryani, H. (2011). Analisis Hubungan Penggunaan Obat FDC / Kombipak pada Penderita yang Didiagnosis TB paru Berdasarkan Karakteristik. Buletin Penelitian Sistem Kesehatan, 14, No.2, 167–173.

Tambunan, F. D. (2021). Panduan Pada Pasien Hipertensi, Jakarta : Fakultas. Kedokteran Universitas Kristen Indonesia. (Fakultas K, Vol. 8, Issue 2).

WHO. (2013). Prevalensi dan Karakteristik Hipertensi Pada Usia Dewasa Muda di Indonesia. Taruma Negara Medical Journal, 1(2), 395–402.

Widyatuti, W. (2008). Terapi Komplementer Dalam Keperawatan. Jurnal Keperawatan Indonesia, 12(1), 53–57.

Zeithaml, V.A , M.J Bitner, and D. D. G. (2021). “Services Marketing: Integrating Customer Focus Across the Firm” (McGraw-Hil).

Downloads

Published

29-05-2025

How to Cite

Andriani, L., & Andiyanti, T. (2025). Pengaruh Relaksasi Benson dan Larutan Garam Serai terhadap Tekanan Darah pada Penderita Hipertensi di Klinik Rawat Inap Anugrah Sidoarjo. Journal of Innovative and Creativity, 5(2), 4134–4140. https://doi.org/10.31004/joecy.v5i2.755

Issue

Section

Articles