Analisis Faktor Pergaulan dengan Kenakalan Remaja Berbasis Konsumsi Miras di Desa Trenggulunan Kecamatan Ngasem Kabupaten Bojonegoro Tahun 2024

Authors

  • Titik Nuryanti Stikes Rajekwesi Bojonegoro
  • Wiwik Utami Stikes Rajekwesi Bojonegoro
  • Rahmawati Rahmawati Stikes Rajekwesi Bojonegoro

DOI:

https://doi.org/10.31004/joecy.v5i2.749

Keywords:

Remaja, Lingkungan, Miras, Pergaulan

Abstract

Pada masa remaja, pergaulan memegang peranan sangat penting. Lingkungan pergaulan bisa memberikan pengaruh positif maupun negatif, tergantung pada individu dan lingkungannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara faktor pergaulan dengan kenakalan remaja yang berupa konsumsi minuman keras (miras) di Desa Trenggulunan, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro tahun 2024. Penelitian ini menggunakan metode survei analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh remaja di Desa Trenggulunan yang berjumlah 113 orang. Sampel sebanyak 88 orang dipilih secara acak sederhana (simple random sampling). Variabel bebas dalam penelitian ini adalah lingkungan pergaulan, sedangkan variabel terikatnya adalah kenakalan remaja yang berupa konsumsi miras. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner. Data yang terkumpul kemudian dianalisis melalui tahap editing, coding, scoring, dan tabulasi. Selanjutnya dilakukan uji Chi Square dan koefisien kontingensi untuk mengetahui apakah ada hubungan antara lingkungan pergaulan dengan kenakalan remaja, serta seberapa kuat hubungan tersebut. Hasil uji Chi Square menunjukkan nilai p sebesar 0,000 (< 0,05), sehingga hipotesis nol ditolak. Ini berarti ada hubungan yang signifikan antara lingkungan pergaulan dan kenakalan remaja dalam bentuk konsumsi miras di Desa Trenggulunan. Namun, koefisien kontingensi sebesar 0,158 menunjukkan hubungan tersebut tergolong lemah. Hasil penelitian ini terdapat hubungan antara lingkungan pergaulan dengan kenakalan remaja dalam bentuk konsumsi minuman keras di Desa Trenggulunan, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro tahun 2024. Oleh karena itu, diharapkan para remaja dapat menjaga lingkungan pergaulan yang positif dan menghindari lingkungan yang kurang baik agar dapat mencegah terjadinya kenakalan remaja berupa konsumsi miras.

References

Astrella, N. B., & Kholifah, N. (2023). Perkembangan Psikososial Remaja di Era New Normal. Jurnal Psikologi : Jurnal Ilmiah Fakultas Psikologi Universitas Yudharta Pasuruan, 10(1), 131–145. https://doi.org/10.35891/jip.v10i1.3775

Bandura, A. (1977). Social Learning Theory. Prentice-Hall.

Bronfenbrenner, U. (1979). The Ecology of Human Development. Harvard University Press.

Budiarto, E. (2022). Buku Ajar Metodologi Penelitian Kesehatan. EGC.

Chomaria, N. (2008). Kenakalan remaja dan dampaknya. Jurnal Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik, 11(2), 150–160.

De Looze, M., & others. (2019). The influence of social environments on adolescent risk behaviors: A longitudinal analysis. Journal of Adolescent Health, 64(4), 497–503. https://doi.org/10.1016/j.jadohealth.2018.09.023

Dishion, T. J., & others. (2021). Peer influence and adolescent substance use: An ecological perspective. Developmental Psychology, 57(2), 215–228. https://doi.org/10.1037/dev0001133

Eccles, J. S., & Roeser, R. W. (2019). Schools as developmental contexts during adolescence. Journal of Research on Adolescence, 29(1), 123–139. https://doi.org/10.1111/jora.12322

Erikson, E. H. (1994). Identity and the Life Cycle. In Archives of Internal Medicine (Vol. 118, Issue 3, p. 192). W.W.Norton.

Hawkins, J. D., Catalano, R. F., & Miller, J. Y. (1992). Risk and protective factors for alcohol and other drug problems in adolescence and early adulthood: Implications for substance abuse prevention. Psychological Bulletin, 112(1), 64–105.

Kuntsche, E., & others. (2020). Adolescent drinking patterns and consequences: A review of recent research. Addiction, 115(8), 1482–1497. https://doi.org/10.1111/add.14978

Liu, S., & others. (2021). Social environment and adolescent behavior: A systematic review. Child Development Perspectives, 15(1), 23–29. https://doi.org/10.1111/cdep.12402

Nuraenah, Giri Widakdo, Naryati3, Aisyah4, Harif Fadhillah5, Annisya Adelia6, M. A. (2023). EDUKASI KESEHATAN MENTAL (MASALAH PSIKOSOSIAL) PADA REMAJA. JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM), 6(10), 4307–4316. https://doi.org/https://doi.org/10.33024/jkpm.v6i10.12155

Patrick, M. E., & others. (2023). Social influences on adolescent drinking: New insights from a national study. Journal of Studies on Alcohol and Drugs, 84(1), 5–13. https://doi.org/10.15288/jsad.2023.84.5

Steinberg, L. (2019). Adolescence (12th ed.). McGraw-Hill Education.

Sutrino, S. (2013). Faktor-faktor yang mempengaruhi pergaulan remaja. Jurnal Psikologi, 10(1), 45–53.

Downloads

Published

27-05-2025

How to Cite

Nuryanti, T., Utami, W., & Rahmawati, R. (2025). Analisis Faktor Pergaulan dengan Kenakalan Remaja Berbasis Konsumsi Miras di Desa Trenggulunan Kecamatan Ngasem Kabupaten Bojonegoro Tahun 2024. Journal of Innovative and Creativity, 5(2), 3820–3820. https://doi.org/10.31004/joecy.v5i2.749

Issue

Section

Articles