Hubungan Kebiasaan Merokok dengan Indeks Kebersihan Gigi dan Mulut pada Laki-laki Dewasa
DOI:
https://doi.org/10.31004/joecy.v5i2.748Keywords:
Merokok; Indeks Kebersihan Gigi dan Mulut; Laki-laki dewasa.Abstract
Merokok merupakan faktor risiko terjadinya beberapa jenis penyakit, baik lokal maupun sistemik. Tar, nikotin, dan karbon monoksida merupakan tiga macam bahan kimia yang paling berbahaya dalam asap rokok. Bahan kimia ini berpengaruh terhadap kebersihan gigi dan mulut yang dapat meningkatkan plak dan kotoran lain yang berada di atas permukaan gigi seperti debris dan kalkulus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh merokok terhadap indeks kebersihan gigi dan mulut (OHI-S) pada laki-laki dewasa. Penelitian ini merupakan penelitian survey analitik dengan pendekatan cross sectional study. Penelitian ini dilaksanakan di Kelurahan Buha Kecamatan Mapanget pada Mei 2024. Jumlah responden dalam penelitian ini sebanyak 40 orang. Instrumen penelitian yaitu kuesioner kebiasaan merokok dan alat pengukur kebersihan gigi dan mulut. Data yang diperoleh ditabulasi dan disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi. Uji hubungan antar variabel menggunakan uji khi kuadrat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa responden paling banyak terdistribusi pada kategori sedang sebanyak 20 responden (50%) untuk kebiasaan merokok dan kategori tingkat kebersihan gigi dan mulut Sedang sebanyak 19 responden (47,5%). Secara umum, responden yang memiliki tingkat kebiasaan merokok yang sedang sebanyak 20 responden (50%) dengan tingkat kebersihan gigi dan mulut yang baik sebanyak 9 reponden dan kategori buruk sebanyak 2 responden. Hasil uji analisis statistik diperoleh nilai p sebesar 0,221 (p > 0,05). Nilai ini menunjukan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara kebiasaan merokok dengan kebersihan gigi dan mulut. Kesimpulan penelitian ini yaitu kebiasaan merokok tidak berhubungan dengan indeks keberihan gigi dan mulut pada laki-laki dewasa
References
Adam, Jeanne D. Z., et al. (2022). Ilmu Kesehatan Masyarakat dalam Kajian Keperawatan Gigi. Eureka Media Aksara
Albandar, J. M. (2002). Global risk factors and risk indicators for periodontal diseases. Periodontology 2000, 29(1), 177–206. https://doi.org/10.1034/j.1600-0757.2002.290109.x
Andriana, I. K., Sirait, T., Herijulianti, E., & Insanuddin, I. (2023). The Relationship Of Smokers’ Behavior With Dental And Mouth Cleaning At SMAN 1 Majalaya, Bandung Regency. Jurnal Terapi Gigi Dan Mulut, 2(2), 9–14.https://doi.org/10.34011/jtgm.v2i2.1410
Andriyani, D. (2019). Hubungan Merokok Dengan Kebersihan Gigi Dan Mulut Siswa Smk Di Bandar Lampung. Jurnal Keperawatan, XIII(1), 83–89. https://www.ejurnal.poltekkes-tjk.ac.id/index.php/JKEP/article/view/856
Antari, I. G. A. . (2021). Gambaran tingkat pengetahuan pemeliharaan kesehtan gigi dan mulut pada kepala keluaraga. In Poltekkes Denpasar. http://repository.poltekkes-denpasar.ac.id/id/eprint/7282%0A
Gasril, P., & Aldo, A. (2022). Pengetahuan Remaja Tentang Pengaruh Merokok Terhadap Kesehatan Gigi Dan Mulut. As-Shiha: Jurnal Kesehatan, 2(1), 21-27.
Kementerian Kesehatan RI. (2018). Laporan Riskesdas 2018 Nasional. In Lembaga Penerbit Balitbangkes. https://repository.badankebijakan.kemkes.go.id/id/eprint/3514
Kusuma, A. R. P. (2022). Pengaruh Merokok Terhadap Kesehatan Gigi Dan Rongga Mulut. Kedokteran Gigi Unissula. https://doi.org/10.1007/s00122-002-0908-2
Lansari, P. N. A. (2021). Kebersihan Gigi Dan Mulut Terhadap Terjadinya Karies Pada Anak Sekolah Dasar Di Makassar. Media Kesehatan Gigi: Politeknik Kesehatan Makassar, 20. https://doi.org/10.32382/mkg.v20i1.2180
Perera, R., Ekanayake, L., & Kularatne, S. A. (2018). Gender-based oral health inequalities in a Sri Lankan population. Journal of Oral Health and Community Dentistry, 12(1), 20–25.
Petersen, P. E., & Ogawa, H. (2012). The global burden of periodontal disease: towards integration with chronic disease prevention and control. Periodontology 2000, 60(1), 15-39.
Tahulending A.A. et al (2024). Komunikasi dalam Pelayanan Asuhan Kesehatan Gigi. CV. Deepublish, Yogyakarta
Tomar, S. L., & Asma, S. (2000). Smoking-attributable periodontitis in the United States: Findings from NHANES III. Journal of Periodontology, 71(5), 743–751. https://doi.org/10.1902/jop.2000.71.5.743
Warnakulasuriya, S. (2005). Smoking and periodontal disease. Oral Diseases, 11(4), 196–202. https://doi.org/10.1111/j.1601-0825.2005.01134.x
World Health Organization (2019).Tobacco (online) diakses dari https://www-who-goog/news-room/fact-sheets/detail/tobacco
World Health Organization (2023). Oral health (online) diakses dari https://www.who.int/health-topics/oral-health/#tab=tab_1
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Anneke Tahulending, Vega Roosa Fione, Jilasari S. Sahib, Oksfriani Jufri Sumampouw, Jeini Ester Nelwan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







