Literature Review: Hubungan Kepatuhan Antenatal Care (ANC) dengan Kejadian Berat Badan Lahir Rendah (BBLR)
DOI:
https://doi.org/10.31004/joecy.v6i1.7440Keywords:
Antenatal Care, Berat Badan Lahir Rendah, Case-Control, Literature Review, Odds Ratio.Abstract
Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) menyumbang 35,3% kematian neonatal di Indonesia dengan prevalensi 6,2%, dipengaruhi malnutrisi ibu dan akses layanan terbatas. Kepatuhan Antenatal Care (ANC) berpotensi mencegah melalui deteksi dini. Menganalisis hubungan kepatuhan ANC dengan kejadian BBLR. Tinjauan literatur sistematis kualitatif analitik dari 11 artikel primer (2020-2025) Google Scholar, PubMed, ResearchGate. Semua artikel relevan Indonesia; sampel purposive 11 studi case-control/cross-sectional (35-824 responden primer). Formulir ekstraksi standar, pengkodean tematik, meta-sintesis naratif Odds Ratio. 10 dari 11 studi signifikan (p<0,05) dengan OR 1,59 hingga 24,57; ibu dengan ANC tidak lengkap berisiko lebih tinggi melahirkan BBLR. Kepatuhan ANC efektif mengurangi BBLR sehingga direkomendasikan penguatan promosi nasional puskesmas.
References
Anjaswari, L., Wanadiatri, H., Rosmala, A. Z., & Benvenuto, A. F. (2024). Hubungan usia ibu, paritas, konsumsi tablet Fe dan frekuensi antenatal care (ANC) dengan kejadian BBLR di Puskesmas Sigerongan. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 19(19), 518–532. https://doi.org/10.5281/zenodo.14271224
Astuti, E. (2020). Hubungan antenatal care dengan kejadian berat badan lahir rendah wilayah kerja Puskesmas Seginim Kabupaten Bengkulu Selatan. Jurnal Sains Kesehatan, 27(1), 30.
Astuti, N. W., & Astuti, D. A. (2025). Hubungan kunjungan antenatal care dengan kejadian berat badan lahir rendah. Buletin Ilmu Kebidanan Dan Keperawatan, 4(01), 18–24. https://doi.org/10.56741/bikk.v4i01.693
Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2023). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (6th ed.). SAGE Publications.
Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2021). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (5th ed.). SAGE Publications.
Damayanti, T., Gunanegara, R. F., & Hidayat, M. (2022). Determinant factors associated with low birth weight babies at Rumah Sakit Khusus Ibu dan Anak Kota Bandung from January-December 2019. Journal of Medicine and Health, 4(2), 131–144. https://doi.org/10.28932/jmh.v4i2.3734
Emzir. (2021). Metodologi penelitian kualitatif: Teknik analisis data kualitatif. Pustaka Setia.
Hartati, Y., Suhrawardi, Hapisah, & Dewi, V. K. (2025). Analisis faktor yang berhubungan dengan kejadian BBLR di Puskesmas Sungai Cuka Tahun 2023. Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi, 2, 334–350.
Indah, F., & Utami, I. (2020). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian berat badan lahir rendah (BBLR). Jurnal Ilmiah Keperawatan, 8(1).
Iwan Lestari, R., Rahayu, D., Budiati, E., Eko Irianto, S., & Karyus, A. (2023). Analisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian berat badan lahir rendah. An Idea Health Journal, 3(2).
Jaha, E., Aspatria, U., & Nur, M. (2025). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian BBLR di RS Kristen Lende Moripa Sumba Barat. Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat, 4, 47–56.
Kalsum, U., & Susanti, K. (2025). Faktor yang mempengaruhi kejadian bayi berat lahir rendah pada ibu bersalin. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 3(1).
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Pedoman pelayanan antenatal terpadu (3rd ed.). Kementerian Kesehatan RI.
Kementerian Kesehatan RI. (2020). Profil kesehatan Indonesia tahun 2019. Kementerian Kesehatan RI.
Kusuma, P., Rusmilawaty, Yuliastuti, E., & Kristiana, E. (2025). Hubungan antenatal care dengan kejadian bayi berat badan lahir rendah di wilayah kerja Puskesmas Takisung. Jurnal Kesehatan Masyarakat Seroja Husada, 2(2), 357–370. https://doi.org/10.572349/husada.v1i1.363
Permatasari, A., & Utari, D. M. (2024). The dominant factors on the incidence of low birth weight in Bunguran Timur Sub-district. Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia, 7(1), 161–168. https://doi.org/10.56338/mppki.v7i1.4199
Rahmadani, H. D. M., & Santik, Y. D. P. (2024). Factors of low birth weight in Indonesia: An analysis of the 2017 Indonesia Demographic and Health Survey (IDHS 2017). Unnes Journal of Public Health, 13(1), 23–32. https://doi.org/10.15294/ujph.v13i1.68487
Setiati, S., Alwi, I., Sudoyo, A. W., Simadibrata, M., Setiyohadi, B., & Syam, A. F. (2014). Buku ajar ilmu penyakit dalam (S. Setiati, Ed.; 6th ed.). Interna Publishing.
Simanihuruk, R. (2022). Pengaruh karakteristik ibu dan pelayanan antenatal care (ANC) terhadap kejadian bayi berat badan lahir rendah (BBLR) di Polindes Desa Oenenu Selatan Tahun 2022. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 4, 142–150.
Sudaryono. (2023). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan kombinasi (mixed methods). Bening Pustaka.
Sugiyono. (2022). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, R&D, dan mixed methods. Alfabeta.
Surya, I. G. P., Karkata, M. K., & Suwardewa, T. G. A. (2015). Panduan pelayanan antenatal terfokus (A. A. N. J. Kusuma, I. W. A. Putra, & R. S. Mulyana, Eds.). Himpunan Kedokteran Fetomaternal Denpasar.
World Health Organization. (2016). WHO recommendations on antenatal care for a positive pregnancy experience. World Health Organization. https://www.who.int/publications/i/item/9789241549912
World Health Organization. (2023, March 21). Low birth weight. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/low-birth-weight
Yuwana, N., Mahmudiono, T., & Rifqi, M. (2022). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian bayi berat lahir rendah (BBLR) di Indonesia berdasarkan analisa data sekunder SDKI Tahun 2017. Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ni Putu Dian Gayatri Sundari, Putu Sudarsana, Aditya Prabawa

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







