Hubungan Tingkat Pengetahuan ,Riwayat Anemia, Dan Pemberian Asi Eksklusif Terhadap Kejadian Stunting Pada Anak Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Teluk Pucung Kota Bekasi

Authors

  • Azzahra Iman Nazwa STIKes Rspad Gatot Soebroto
  • Dayuningsih Dayuningsih STIKes Rspad Gatot Soebroto
  • Saka Adhijaya Pendit STIKes Rspad Gatot Soebroto

DOI:

https://doi.org/10.31004/joecy.v6i1.7409

Keywords:

Stunting, Maternal Knowledge, Anemia, Exclusive Breastfeeding

Abstract

Stunting is a chronic nutritional problem that affects a child's physical growth, cognitive development, and long-term health. Factors such as maternal knowledge, history of anemia during pregnancy, and exclusive breastfeeding play a significant role in the incidence of stunting in toddlers. This study aims to determine the relationship between these three factors and stunting in toddlers in the Teluk Pucung Community Health Center (Puskesmas Teluk Pucung) working area, Bekasi City. The method used was quantitative with a cross-sectional design, involving 80 mothers with toddlers at risk of stunting, selected through purposive sampling. Data were collected using a questionnaire and analyzed using Chi-square at a significance level of 0.05. The results showed a significant relationship between maternal knowledge and stunting (p = 0.005), and all three variables were shown to contribute to the overall growth status of toddlers. In conclusion, maternal knowledge, history of anemia, and exclusive breastfeeding practices were significantly associated with the incidence of stunting. These findings are expected to form the basis for developing educational programs, preventing anemia, and increasing the coverage of exclusive breastfeeding optimally.

 

References

Aghadiati, F., Ardianto, O., & Wati, S. R. (2023). Hubungan pengetahuan ibu terhadap kejadian stunting di wilayah kerja Puskesmas Suhaid (Relationship between mother’s knowledge and stunting in the work area of the Suhaid Health Center). Journal of Healthcare Technology and Medicine, 9(1), 130–137.

Fadlah, N. U., & Saharuddin, E. (2023). Hubungan pengetahuan ibu terhadap stunting sebagai upaya peningkatan pelayanan kesehatan (Studi pada Kalurahan Caturharjo). Administrasi Pemerintahan Desa (Village), 4(2), 183–199.

Klaudia, B. R. S. (2021). Metode pengumpulan data dan instrumen penelitian (Vol. 6).

Latifah, A. M., Purwanti, L. E., dan Sukamto, F. I. (2020). Hubungan Pemberian ASI Eksklusif dengan Kejadian Stunting pada Balita 1-5 Tahun. Health Sciences Journal, 4(1)

Muin, A. (2023). Buku ajar metode penelitian kuantitatif. Bandung: CV Literasi Nusantara Abadi.

Oktavia, N., Sajiman, S., & Mas’odah, S. (2023). Hubungan pengetahuan ibu dan pemberian ASI eksklusif dengan kejadian stunting pada balita. Jurnal Riset Pangan dan Gizi (JR-Panzi), 5(2), 59–70.

Pendit, S. A. & Ginajar Y. (2024). Hubungan Pengetahuan dan Riwayat Hipertensi Terhadap Nyeri Berulang pada Pasien Lansia dengan Osteoarthitis di Poli Geriantri. Jurnal Keperawatan Galuh 10(1), 96-100.

Purnamasari, M., & Rahmawati, T. (2021). Hubungan pemberian ASI eksklusif dengan kejadian stunting pada balita umur 24–59 bulan [The relationship between exclusive breastfeeding and the incidence of stunting in toddlers aged 24–59 months]. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 10(1), 290–297.

Purwanza, S. W. (2020). Metodologi penelitian kuntitatif, kualitatif, dan kombinasi (Issue March).

Rahmawati, Kirana, R., Jannatul Laili, F., & Isnaniah. (2025). Hubungan kejadian anemia pada ibu hamil dengan kejadian stunting di wilayah kerja Puskesmas Pekapuran Raya. Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa, 1(8), 1136–1143.

Rambu, S. H., & Ilyas, A. S. (2024). Hubungan ASI eksklusif dengan kejadian stunting pada balita 6–24 bulan pada tiga kecamatan kasus tertinggi stunting di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan. EcoVision: Journal of Environmental Solutions, 1(2), 77–89.

Senjayani, B. E., Rahayu, S., & Tedjasulaksana, R. (2025). Hubungan riwayat anemia pada kehamilan dan pemberian ASI eksklusif dengan kejadian stunting di wilayah kerja Puskesmas Ganti. Integrative Perspectives of Social and Science Journal, 2(3), 4005–4012.

Setiawati, I., dan Maulana, T. (2024). Hubungan Riwayat Anemia dan Kurang Energi Kronis (KEK) pada Ibu Hamil dengan Kejadian Stunting. Faletehan Health Journal, 11(1).

Setiyaningsih, A., Widyaning, H., Wijayanti, T., dan Ningsih, M. S. (2023). Hubungan Kadar Hemoglobin Ibu Hamil dengan Kejadian Stunting pada Balita di Puskesmas Ngemplak. Jurnal Komunikasi Kesehatan, 14(1), 26–36.

Sinulingga, E. (2024). Etik dan hukum dalam keperawatan. Yayasan Tri Edukasi Ilmiah.

Sudirman, A. A., Harismayanti, dan Mohamad, I. (2023). Faktor Risiko Karakteristik Ibu dengan Kejadian Stunting di Wilayah Kerja Puskesmas Limboto Barat. Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan dan Kedokteran, 1(2).

Wahyuni, R. (2025). Hubungan ASI eksklusif dengan kejadian stunting pada balita usia 24–59 bulan di Puskesmas Singkil (The relationship between exclusive breastfeeding and the incidence of stunting in toddlers aged 24–59 months at Singkil Community Health Center). Jurnal Kedokteran Ibnu Nafis, 14(1), 171–182.

Downloads

Published

30-01-2026

How to Cite

Nazwa, A. I. ., Dayuningsih, D., & Pendit , S. A. . (2026). Hubungan Tingkat Pengetahuan ,Riwayat Anemia, Dan Pemberian Asi Eksklusif Terhadap Kejadian Stunting Pada Anak Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Teluk Pucung Kota Bekasi . Journal of Innovative and Creativity (Joecy), 6(1), 6679–6690. https://doi.org/10.31004/joecy.v6i1.7409

Issue

Section

Articles