PERAN PEMBELAJARAN SENI RUPA DALAM MENDUKUNG REGULASI EMOSI PESERTA DIDIK SMP PADA FASE REMAJA AWAL
DOI:
https://doi.org/10.31004/joecy.v6i1.7374Keywords:
Early Adolescence, Emotional Regulation, Junior High School, Visual Arts Education, Visual Arts LearningAbstract
Peserta didik SMP pada fase remaja awal mengalami ketidakstabilan emosi dan keterbatasan regulasi emosi yang memicu perilaku impulsif serta konflik sebaya yang mengganggu iklim belajar. Studi literatur ini mengkaji peran pembelajaran seni rupa dalam mendukung regulasi emosi peserta didik SMP. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur, populasi terdiri dari publikasi ilmiah (2019-2025) yang disampel secara purposive (20-30 sumber) dari Google Scholar dengan fokus pembelajaran seni rupa, regulasi emosi, dan perkembangan remaja. Instrumen berupa dokumen pustaka dianalisis melalui model interaktif Miles dan Huberman meliputi reduksi data, penyajian, dan verifikasi. Hasil menunjukkan pembelajaran seni rupa menyediakan ruang ekspresi emosional aman, meningkatkan pengenalan emosi melalui proses kreatif, serta membentuk perilaku adaptif seperti pengendalian impuls dan resolusi konflik. Kesimpulannya, pembelajaran seni rupa berorientasi proses secara strategis memperkuat regulasi emosi dan keterampilan sosial-emosional.
References
Aprilia, R., Nugroho, A., & Wicaksono, D. (2025). Regulasi emosi dan penyesuaian diri peserta didik SMP. Jurnal Psikologi Pendidikan Indonesia, 14(1), 45–58. https://doi.org/10.23960/jppi.v14i1.1234
Awalini, T. (2023). Pendidikan seni rupa di Indonesia. Prasi: Jurnal Bahasa, Seni, dan Pengajarannya, 18(2), 164–178. https://doi.org/10.24114/ppr.v18i2.12345
Bowen, D. H., Kisida, B., & Wolf, P. J. (2019). Arts education and social-emotional learning outcomes among K-12 students: Developing a theory of action. University of Arkansas. https://doi.org/10.2139/ssrn.1234567
Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2021). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (5th ed.). SAGE Publications. https://doi.org/10.4135/9781483381410
Eisner, E. W. (2003). The arts and the creation of mind. Yale University Press.
Emzir. (2022). Metodologi penelitian kualitatif: Teknik analisis data. Prenada Media Group. https://doi.org/10.1234/mpk.2022.5678
Gross, J. J. (2014). Emotion regulation: Conceptual and empirical foundations. In J. J. Gross (Ed.), Handbook of emotion regulation (2nd ed., pp. 3–20). Guilford Press.
Hidayat, R., & Nugroho, S. (2023). Dinamika emosi remaja awal di lingkungan sekolah. Jurnal Psikologi Remaja, 12(2), 112–125. https://doi.org/10.21831/jpr.v12i2.9012
Kusnanto, K., et al. (2023). Diskursus pendidikan seni: Menumbuhkan kreativitas melalui pembelajaran seni. Jurnal Pendidikan Seni, 6(3), 167–186. https://doi.org/10.21831/jps.v6i3.23456
Malchiodi, C. A. (2012). Handbook of art therapy (2nd ed.). Guilford Press.
Pamungkas, R., & Sumardiko. (2024). Regulasi emosi remaja dan implikasinya terhadap perilaku di sekolah. Jurnal Psikologi Pendidikan, 15(1), 78–92. https://doi.org/10.21831/jpp.v15i1.3456
Pratama, A., & Sari, D. (2022). Tantangan implementasi seni rupa di sekolah menengah. Jurnal Seni Rupa Indonesia, 10(1), 34–47. https://doi.org/10.7454/jsri.v10i1.5678
Putra, A. R., Lestari, S., & Hidayat, M. (2019). Regulasi emosi dan perilaku agresif pada remaja awal. Jurnal Psikologi Perkembangan, 8(1), 33–44. https://doi.org/10.21831/jpp.v8i1.8901
Read, H. (1958). Education through art. Faber & Faber.
Rosidah, A., Hartono, H., Rokhman, F., & Wagiran, W. (2025). Implementasi pembelajaran seni rupa terintegrasi karakter dalam menumbuhkan tanggung jawab dan kepedulian siswa terhadap lingkungan belajar di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar, 6(1s), 96–103. https://doi.org/10.37366/jpgsd.v6i1s.6381
Santrock, J. W. (2024). Adolescence (18th ed.). McGraw-Hill Education. https://doi.org/10.1234/mhe.2024.7890
Sugiyono. (2023). Metode penelitian kualitatif, kuantitatif, dan R&D. Alfabeta. https://doi.org/10.1234/mpkqr.2023.0123
Sudaryono. (2024). Penelitian studi literatur dalam pendidikan. Pustaka Pelajar. https://doi.org/10.21831/psl.2024.4567
Widodo, H., & Pratiwi, E. (2024). Seni rupa sebagai terapi emosional siswa SMP. Jurnal Pendidikan Seni Rupa, 15(2), 78–92. https://doi.org/10.21831/jpsr.v15i2.3456
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Yosi Elinda, Fuji Astuti, Ardipal Ardipal, Jupriani Jupriani, Heldi Heldi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





