Analisis Implementasi Manajemen Aset Digital di Perpustakaan Nasional: Perspektif DCC Lifecycle Model dan OAIS Reference Model

Authors

  • Saffana Rashifa Universitas Padjadjaran
  • Nuning Kurniasih Universitas Padjadjaran
  • Kusnandar Kusnandar Universitas Padjadjaran

DOI:

https://doi.org/10.31004/joecy.v6i1.7354

Keywords:

Manajemen Aset Digital, Preservasi Digital, DCC Lifecycle Model, OAIS, Perpustakaan Nasional

Abstract

Pengelolaan aset digital merupakan aspek strategis dalam menjamin keberlanjutan akses, keutuhan, dan keautentikan koleksi digital di lembaga pelestari memori, khususnya Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI). Perpusnas RI sebagai lembaga deposit nasional menghadapi tantangan dalam mengelola aset digital yang berasal dari proses alih media maupun koleksi born-digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen aset digital yang diterapkan di Perpusnas RI dengan menggunakan dua kerangka teoretis utama, yaitu Digital Curation Centre (DCC) Lifecycle Model dan Open Archival Information System (OAIS) Reference Model. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi lapangan, dan studi dokumen terhadap laporan pengelolaan koleksi digital, serta dokumen pendukung lain yang relevan. Analisis dilakukan dengan memetakan praktik pengelolaan aset digital ke dalam tahapan siklus hidup DCC dan fungsi-fungsi utama dalam model OAIS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan aset digital di Perpusnas RI telah mencerminkan sebagian besar tahapan dalam model DCC, khususnya pada tahap penciptaan, ingest, penyimpanan, dan penyediaan akses. Selain itu, fungsi inti OAIS seperti ingest, archival storage, data management, dan access telah diimplementasikan secara operasional. Namun, dalam penelitian ini ditemukan bahwa aspek preservation planning, baik dalam perspektif DCC maupun OAIS, masih memerlukan penguatan agar mampu menjamin keberlanjutan preservasi digital jangka panjang. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi konseptual dan praktis bagi pengembangan manajemen aset digital di perpustakaan, khususnya dalam mengintegrasikan prinsip kurasi dan preservasi digital secara berkelanjutan.

References

ASEAN Committee on Culture and Information. (2022). Library services framework. National Library of the Philippines, in collaboration with National Commission for Culture and the Arts. https://www.nlp.gov.ph/wp-content/uploads/2023/06/NLP%20Publications/ASEAN%20COCI%20Library%20Services%20Framework%20Publication_compressed.pdf

Blanke, T. (2014). Introduction. In Digital Asset Ecosystems (pp. 1–6). Elsevier. https://doi.org/10.1533/9781780633824.1

Consultative Committee for Space Data Systems. (2024). Reference Model For An Open Archival Information System (OAIS).

Dearborn, C., & Meister, S. (2017). Failure as process. Alexandria: The Journal of National and International Library and Information Issues, 27(2), 83–93. https://doi.org/10.1177/0955749017722076

Hendrawati, T., & Susanti, I. S. (2024). Strategi Preservasi Digital Dalam Meningkatkan Aksesibilitas Layanan Koleksi Hasil Alih Media.

Jaya, I. M. L. M. (2020). Metode Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif: Teori, Penerapan, dan Riset Nyata (1st ed.). Anak Hebat Indonesia.

Lily, A. (2025). Naskah Kuno Adalah Bukti Keberadaan dan Martabat Bangsa. Perpustakaan Nasional Republik Indonesia. https://www.perpusnas.go.id/berita/kepala-perpusnas-naskah-kuno-adalah-bukti-keberadaan-dan-martabat-bangsa

Merdeka, W. (2022, May 27). Digitalisasi Naskah Nusantara Berperan Dalam Perkembangan Ilmu Pengetahuan. Perpustakaan Nasional Republik Indonesia. https://www.perpusnas.go.id/berita/digitalisasi-naskah-nusantara-berperan-dalam-perkembangan-ilmu-pengetahuan

Merdeka, W. (2025). Rakornas Bidang Perpustakaan 2025, Naskah Kuno Berperan dalam Penguatan Budaya Membaca. Perpustakaan Nasional Republik Indonesia. https://www.perpusnas.go.id/berita/rakornas-bidang-perpustakaan-2025-naskah-kuno-berperan-dalam-penguatan-budaya-membaca

Noonan, D. W. (2014). Digital preservation, Policy development, Libraries and technology, Digital content, Electronic records management. EDUCAUSEreview Online, 49(4). http://www.educause.edu/ero/article/digital-preservation-policy-framework-case-study

Nugraha, H. (2013). Hilman Nugraha Mahasiswa Fakultas Syari’ah dan Hukum UIN Sunan Kalijaga. UNILib: Jurnal Perpustakaan, 4(1), 50–61.

Plale, B., & Kouper, I. (2017). The Centrality of Data: Data Lifecycle and Data Pipelines. In Data Analytics for Intelligent Transportation Systems (pp. 91–111). Elsevier Inc. https://doi.org/10.1016/B978-0-12-809715-1.00004-3

Yin, R. K. (2015). Studi Kasus: Desain dan Metode (1st ed.). Rajawali Pers.

Downloads

Published

26-01-2026

How to Cite

Rashifa, S., Kurniasih, N. ., & Kusnandar, K. (2026). Analisis Implementasi Manajemen Aset Digital di Perpustakaan Nasional: Perspektif DCC Lifecycle Model dan OAIS Reference Model. Journal of Innovative and Creativity, 6(1), 5733–5739. https://doi.org/10.31004/joecy.v6i1.7354

Issue

Section

Articles