Analisis Pembelajaran Seni Rupa Berbasis Proyek Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Smp Negeri 35 Kerinci

Authors

  • Arfenia Ramadani Universitas Negeri Padang
  • Fuji Astuti Universitas Negeri Padang
  • Ardipal Ardipal Universitas Negeri Padang

DOI:

https://doi.org/10.31004/joecy.v6i1.7334

Keywords:

Pembelajaran berbasis proyek, seni rupa, hasil belajar, peserta didik

Abstract

Pembelajaran seni rupa berbasis proyek merupakan pendekatan pembelajaran yang menempatkan peserta didik sebagai subjek aktif melalui keterlibatan langsung dalam proses perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan refleksi karya secara sistematis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pembelajaran seni rupa berbasis proyek serta kontribusinya terhadap hasil belajar peserta didik di SMP Negeri 35 Kerinci. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi proses pembelajaran, wawancara guru dan peserta didik, dokumentasi karya proyek, serta analisis penilaian hasil belajar. Data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan yang diperkuat melalui triangulasi sumber.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran seni rupa berbasis proyek memberikan dampak positif terhadap peningkatan hasil belajar peserta didik, baik pada ranah kognitif, afektif, maupun psikomotorik. Pada ranah kognitif, peserta didik mengalami peningkatan pemahaman terhadap unsur dan prinsip seni rupa serta kemampuan menginterpretasikan tema visual. Pada ranah afektif, pembelajaran ini berkontribusi terhadap penguatan sikap disiplin, tanggung jawab, kerja sama, dan apresiasi terhadap karya seni. Pada ranah psikomotorik, terjadi peningkatan keterampilan teknik berkarya, pengolahan media, serta konsistensi dalam proses penciptaan karya. Dengan demikian, pembelajaran seni rupa berbasis proyek layak direkomendasikan sebagai pendekatan strategis dalam peningkatan mutu proses dan hasil belajar seni rupa di SMP Negeri 35 Kerinci.

References

Ardipal. (2015). Pengembangan Kreativitas dalam Pembelajaran Seni Budaya. Padang: UNP Press.

Astuti, F. (2018). Pembelajaran seni rupa berbasis kreativitas di sekolah menengah. Jurnal Pendidikan Seni, 7(2), 85–94.

Bell, S. (2010). Project-based learning for the 21st century: Skills for the future. The Clearing House, 83(2), 39–43.

Departemen Pendidikan Nasional. (2003). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta: Depdiknas.

Kemendikbud. (2017). Model Pembelajaran Berbasis Proyek (Project-Based Learning). Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Miles, M. B., & Huberman, A. M. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (3rd ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.

Mulyasa, E. (2017). Pengembangan dan Implementasi Kurikulum 2013. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Sani, R. A. (2014). Pembelajaran Saintifik untuk Implementasi Kurikulum 2013. Jakarta: Bumi Aksara.

Sugiyono. (2020). Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Trianto. (2011). Model Pembelajaran Terpadu: Konsep, Strategi, dan Implementasinya dalam KTSP. Jakarta: Bumi Aksara.

Downloads

Published

18-01-2026

How to Cite

Ramadani, A. ., Astuti, F. ., & Ardipal, A. (2026). Analisis Pembelajaran Seni Rupa Berbasis Proyek Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Smp Negeri 35 Kerinci. Journal of Innovative and Creativity, 6(1), 3532–3535. https://doi.org/10.31004/joecy.v6i1.7334

Issue

Section

Articles