Mi MoNas: Pengembangan Mi Basah Bebas Gluten Berbasis Tepung Mocaf dan Sari Nanas sebagai Alternatif Pangan Fungsional
DOI:
https://doi.org/10.31004/joecy.v6i1.7324Keywords:
Mi Basah, Bebas Gluten, Tepung Mocaf, Sari Nanas, Mi MoNasAbstract
Mi terdiri dari berbagai jenis, seperti Mi instan, Mi kering, dan Mi basah, yang semuanya dibuat dengan terigu tepung sebagai bahan utama. Mi adalah salah satu makanan paling populer di Indonesia karena sangat praktis, murah, dan memiliki kandungan karbohidrat yang tinggi, yang membuatnya cocok untuk menggantikan nasi. Meskipun kondisi geografis dan tropis tidak ideal untuk budidaya gandum, Indonesia masih memiliki dampak yang signifikan terhadap impor gandum sebagai sumber tepung terigu. Akibatnya, produk alternatif harus dikembangkan dengan sumber daya lokal yang lebih berkelanjutan. Tepung singkong yang dimodifikasi (Modified Cassava Flour) dan sari buah nanas dimaksudkan untuk digunakan sebagai pengganti fungsional berdasarkan potensi yang ada di Kabupaten Subang. Eksperimen deskriptif digunakan sebagai metode penelitian. Dalam eksperimen ini, singkong di fermentasi untuk membuat tepung mocaf, membuat adonan Mi dengan menambah sari nanas, dan menilai sifat produk akhir. Pustaka kajian menilai beberapa parameter, termasuk kemudahan pembuatan, daya simpan, tekstur Mi, dan potensi fungsional produk. Penelitian menunjukkan bahwa tepung mocaf dapat digunakan sebagai bahan utama toko roti untuk membuat roti bebas gluten dengan tekstur yang luar biasa dan meningkatkan gizi dengan menambah sari nanas dengan vitamin C dan enzim bromelain. Produk akhir dapat digunakan selama satu hari di ruang suhu atau dua hingga tiga hari di penyimpanan dingin. Mi basah yang terbuat dari mocaf dan sari nanas memiliki potensi untuk menjadi alternatif makanan yang lebih sehat bagi masyarakat umum, terutama bagi mereka yang tidak toleran terhadap gluten, dan mendorong penggunaan makanan lokal.
References
Ahmad, A., Salomon, L. L., & Jessica, J. (2018). Desain Eksperimen Untuk Meningkatkan Kualitas Kekuatan Produk dengan Pendekatan Analisis Desain Faktorial. Jurnal Ilmiah Teknik Industri, 6(3). https://doi.org/10.24912/jitiuntar.v6i3.4247
Aisy, R. (2025). Pemanfaatan Substitusi Ubi Ungu Dengan Penambahan Bunga Telang Dalam Pembuatan Mie Kering Sebagai Makanan Alternatif Pengganti Nasi Bagi Penderita Diabetes (Doctoral dissertation, Universitas Andalas).
Amiruddin, Usman, Habsyi, F., & Abu, B. (2025). Optimizing The Role Of The Sawai Community In Utilizing Local Plants To Alleviate Food Insecurity In Weda Tengah District. Jurnal Pendidikan Dan Ekonomi (JUPEK), 6(2), 359-375. https://doi.org/10.5281/zenodo.15876157
Eka Hospital. (2025). Gluten free bagi penderita penyakit celiac. Eka Hospital.
HonestDocs. (2018, Oktober 23). Apa itu gluten free diet. HonestDocs.
Idayati, E. (2016). Uji Sensoris Mi Basah Fortifikasi Lontar (Borassus Flabeliffer L.) Untuk Meningkatkan Nilai Tambah Bahan Pangan Lokal NTT. Partner, 21(2), 336-342. http://dx.doi.org/10.35726/jp.v21i2.221
Mas’udah, N. M. U. N. (2020). Mie Sehat: Sebagai Usaha Pengereman Impor Terigu dengan Menggunakan Bahan Subtitusi Alami. Lembaga Academic & Research Institute.
Nugroho, S. A., & Faridatussalam, S. R. (2023). Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Impor Gandum Di Indonesia (Dari 5 Negara Mitra Impor: Australia, Kanada, Ukraina, Amerika Serikat, dan Federasi Rusia) Tahun 2010-2020 (Doctoral dissertation, Universitas Muhammadiyah Surakarta).
Pradeksa, Y., Darwanto, D. H., & Masyhuri, M. (2016). Faktor-faktor yang mempengaruhi impor gandum Indonesia. Agro Ekonomi, 25(1). https://doi.org/10.22146/agroekonomi.17381
Prudential Indonesia. (2022, Agustus 4). Mengenal gluten free, diet sehat masa kini. Prudential Indonesia.
Salim, E. (2024). Mengolah Singkong Menjadi Tepung Mocaf, Bisnis Produk Alternatif Pengganti Terigu. Penerbit Andi.
Santoso, R., Ziska, R., & Hidayat, A. (2023). Formulasi & evaluasi mie gluten-free ekstrusi dengan kemasan biodegradable menggunakan tepung porang, mocaf, garut. IKRA-ITH Teknologi: Jurnal Sains dan Teknologi, 7(3), 76–84. https://doi.org/10.37817/ikraith-teknologi.v7i3.3236
Sefrienda, A. R., Ariani, D., & Fathoni, A. (2020). Karakteristik mi berbasis tepung ubi kayu termodifikasi (Mocaf) yang diperkaya ekstrak wortel (Daucus carota). Indonesian Journal of Industrial Research, 12(2), 133-141. https://doi.org/10.26578/jrti.v14i2.5777
Setiyoko, A., & Awaliya, N. S. (2023). Pengaruh Penambahan Carboxymethyl Cellulose terhadap Karateristik Mi Basah . Journal of Food and Agricultural Technology, 1(1), 47–63. https://doi.org/10.26486/jfat.v1i1.3479
Siloam Hospitals. (2024). Apa itu gluten free? Siloam Hospitals.
https://www.siloamhospitals.com/informasi-siloam/artikel/apa-itu-gluten-free
Violalita, F., Yanti, H. F., Syahrul, S., Khandra, F., & Yuswilara, Y. (2024). The effect of the ratio of mocaf and soybean flour with addition of glucomannan on physical, chemical and sensory properties of gluten-free wet noodles. Agroteknika, 7(4), 589–603. https://doi.org/10.55043/agroteknika.v7i4.446
Winarti, S., & Kumalasari, D. (2025). The Pengembangan Mie Pelangi (Merah-Kuning-Hijau-Biru-Ungu) Dengan Penambahan Berbagai Jenis Sayuran di Kelompok Tani Kosagrha Lestari: Development of Rainbow Noodles (Red-Yellow-Green-Blue-Purple) Through Addition of Various Types of Vegetables by the Kosagrha Lestari Farmers Group. DIANDRA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(1). Retrieved from https://diandra.upnjatim.ac.id/index.php/diandra/article/view/68
Yuliyandjaja, J. P., Widayat, W., Hadiyanto, H., Suzery, M., & Budianto, I. A. (2020). Diversifikasi Tepung Mocaf Menjadi Produk Mie Sehat Di Pt. Tepung Mocaf Solusindo. Indonesia Journal of Halal, 2(2), 40-45. https://doi.org/10.14710/halal.v2i2.7341
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nisyri Rachmaniyah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







