Kepemimpinan yang Otentik: Sintesis Filosofis Etika Kierkegaardian dan Filsafat Manajemen Syariah dalam Pengambilan Keputusan Strategis
DOI:
https://doi.org/10.31004/joecy.v6i1.7319Keywords:
Kepemimpinan Otentik, Etika Kierkegaard, Filsafat Manajemen Syariah, Maqashid Al-Syariah, Khalifah, Pengambilan Keputusan StrategisAbstract
Penelitian ini menyelidiki integrasi filosofis antara etika eksistensial Søren Kierkegaard dan prinsip manajemen syariah dalam konstruksi kepemimpinan strategis yang otentik. Dengan menggunakan metode analisis konseptual dan komparatif filosofis, studi ini menguji tesis bahwa konsep “tahapan eksistensi”, “kecemasan”, dan “lompatan iman” Kierkegaard menemukan resonansi dan penyempurnaan substantif dalam kerangka maqashid al-syariah serta konsep khalifah fil ardh. Analisis mengungkap bahwa kepemimpinan otentik dalam perspektif sintetik ini merupakan amanah eksistensial-spiritual yang mengintegrasikan keberanian eksistensial Kierkegaard untuk menghadapi kebebasan dan kecemasan dalam pilihan strategis, orientasi teleologis-transendental syariah melalui prinsip maslahah dan keadilan (‘adl), serta akuntabilitas vertikal-horizontal yang termanifestasi dalam konsep khilafah dan akhlak. Dialog kritis antara kedua paradigma menunjukkan bahwa spiritualitas syariah memberikan “objektivitas nilai” yang kokoh bagi “lompatan iman” Kierkegaard, sementara eksistensialisme memberikan kedalaman psikologis-fenomenologis bagi pengalaman keputusan pemimpin muslim. Sintesis ini menghasilkan model kepemimpinan “Khalifah yang Otentik”, yang memiliki implikasi teoretis untuk pengembangan teori kepemimpinan Islam dan implikasi praktis untuk pendidikan kepemimpinan, kerangka pengambilan keputusan strategis, serta tata kelola organisasi yang selaras dengan nilai-nilai ilahiah.
References
Al-Ghazali, A. H. (t.t.). Al-Mustashfa min ‘Ilm al-Ushul. Dar al-Kutub al-‘Ilmiyyah.
Al-Mubarak, T., & Osmani, N. M. (2019). Contemporary Islamic Finance: A Socio-Economic Perspective. Routledge.
Al-Qardhawi, Y. (2001). Fiqh al-Aulawiyyat: Dirasah Jadidah fi Dhau’ al-Qur’an wa al-Sunnah. Maktabah Wahbah.
Al-Syatibi, I. (t.t.). Al-Muwafaqat fi Ushul al-Syariah. Dar al-Ma’rifah.
Beekun, R. I., & Badawi, J. A. (2005). Balancing Ethical Responsibility among Multiple Organizational Stakeholders: The Islamic Perspective. Journal of Business Ethics, 60(2), 131–145.
Bennett, N., & Lemoine, G. J. (2014). What a Difference a Word Makes: Understanding Threats to Performance in a VUCA World. Business Horizons, 57(3), 311–317.
Chapra, M. U. (2008). The Islamic Vision of Development in the Light of Maqasid al-Shari’ah. International Institute of Islamic Thought.
Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative Inquiry and Research Design: Choosing Among Five Approaches (4th ed.). Sage Publications.
Ibnu Qayyim al-Jauziyyah. (t.t.). Madarij as-Salikin. Dar al-Kitab al-‘Arabi.
Kierkegaard, S. (1980). The Concept of Anxiety (R. Thomte, Trans.). Princeton University Press. (Karya asli terbit 1844).
Kierkegaard, S. (1983). Fear and Trembling / Repetition (H. V. Hong & E. H. Hong, Trans.). Princeton University Press. (Karya asli terbit 1843).
Kierkegaard, S. (1987). Either/Or: Part I & II (H. V. Hong & E. H. Hong, Trans.). Princeton University Press. (Karya asli terbit 1843).
Kierkegaard, S. (1992). Concluding Unscientific Postscript to Philosophical Fragments (H. V. Hong & E. H. Hong, Trans.). Princeton University Press. (Karya asli terbit 1846).
Sison, A. J. G., & Fontrodona, J. (2012). The Common Good of the Firm in the Aristotelian-Thomistic Tradition. Business Ethics Quarterly, 22(2), 211–246.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Sigit Nur Aziz, Murhadi, Harits Nu’man

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







