Dampak Manajemen Sumber Daya Manusia Terhadap Keberlanjutan Warisan Budaya Maritim: Pendekatan Etnografi Pada Permainan Perahu Jong Di Kampung Siamabang, Tanjungpinang, Kepulauan Riau

Authors

  • Nurhasanah Universitas Maritim Raja Ali Haji
  • Said Najibullah Universitas Maritim Raja Ali Haji
  • Januar Universitas Maritim Raja Ali Haji
  • Ramhadany Saputra Universitas Maritim Raja Ali Haji
  • Zulkifli Universitas Maritim Raja Ali Haji
  • Tari Nurfadilah Universitas Maritim Raja Ali Haji

DOI:

https://doi.org/10.31004/joecy.v6i1.7284

Keywords:

Manajemen SDM, Warisan Budaya Maritim, Perahu Jong, Etnografi, Kepulauan Riau

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak manajemen sumber daya manusia terhadap keberlanjutan warisan budaya maritim melalui studi etnografi pada tradisi permainan perahu Jong di Kampung Siamabang, Tanjungpinang, Kepulauan Riau. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif etnografi dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan observasi partisipatif terhadap pengrajin perahu Jong. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembuatan perahu Jong melibatkan aspek manajemen sumber daya manusia tradisional yang kompleks, meliputi pengelolaan keterampilan, pengetahuan lokal, dan transfer pengetahuan antar generasi. Temuan mengungkapkan bahwa biaya produksi perahu Jong bervariasi antara Rp1.500.000 hingga Rp3.500.000 tergantung ukuran, dengan kendala utama berupa keterbatasan modal, material, dan regenerasi pengrajin. Penelitian ini berkontribusi pada pemahaman pentingnya preservasi pengetahuan tradisional dan pengembangan strategi manajemen SDM berbasis budaya lokal untuk menjaga keberlanjutan warisan budaya maritim di Indonesia.

References

Badan Pusat Statistik Provinsi Kepulauan Riau. (2023). Kepulauan Riau dalam Angka 2023. BPS Provinsi Kepulauan Riau.

Boxill, I., & Severin, F. (2021). Maritime cultural heritage and sustainable coastal communities. Journal of Marine and Island Cultures, 10(2), 1-15. https://doi.org/10.21463/jmic.2021.10.2.01

Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative Inquiry and Research Design: Choosing Among Five Approaches (4th ed.). SAGE Publications.

Dellios, K. (2017). Traditional boat-building culture and the cultural politics of tourism in the Riau Islands, Indonesia. International Journal of Heritage Studies, 23(9), 873-887. https://doi.org/10.1080/13527258.2017.1339109

Emzir. (2016). Metodologi Penelitian Kualitatif: Analisis Data. Rajawali Pers.

Fauzi, A., & Buchary, E. A. (2020). The role of local wisdom in sustainable coastal resource management: Evidence from Indonesia. Ocean & Coastal Management, 196, 105287. https://doi.org/10.1016/j.ocecoaman.2020.105287

Horlings, L. G., & Padt, F. (2021). Leadership for sustainable regional development in rural areas: Bridging personal and institutional aspects. Sustainable Development, 21(6), 413-424. https://doi.org/10.1002/sd.526

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. (2019). Pelestarian Warisan Budaya Takbenda Indonesia. Direktorat Jenderal Kebudayaan.

Lenzerini, F. (2021). Intangible cultural heritage: The living culture of peoples. European Journal of International Law, 22(1), 101-120. https://doi.org/10.1093/ejil/chr006

Moleong, L. J. (2019). Metodologi Penelitian Kualitatif (Edisi Revisi). PT Remaja Rosdakarya.

Noe, R. A., Hollenbeck, J. R., Gerhart, B., & Wright, P. M. (2021). Human Resource Management: Gaining a Competitive Advantage (12th ed.). McGraw-Hill Education.

Nurdin, I., & Hartati, S. (2019). Metodologi Penelitian Sosial. Media Sahabat Cendekia.

Puspitasari, D. (2020). Preservation of traditional boat-making skills through community-based learning in Indonesia. Journal of Maritime Studies and National Integration, 4(1), 45-62.

Schuler, R. S., & Jackson, S. E. (2020). Human resource management and organizational effectiveness: Yesterday and today. Journal of Organizational Effectiveness: People and Performance, 1(1), 35-55. https://doi.org/10.1108/JOEPP-07-2013-0041

Spradley, J. P. (2016). Metode Etnografi (Terjemahan: Misbah Zulfa Elizabeth). Tiara Wacana.

Stake, R. E. (2010). Qualitative Research: Studying How Things Work. The Guilford Press.

Stefano, M. L., & Davis, P. (2017). The Routledge Companion to Intangible Cultural Heritage. Routledge.

Suwardhi, D., Fauzan, K. N., Harto, A. B., Soeksmantono, B., Virtriana, R., & Murtiyoso, A. (2022). 3D recording and documentation of maritime heritage sites in Indonesia. ISPRS Annals of the Photogrammetry, Remote Sensing and Spatial Information Sciences, 10, 297-304. https://doi.org/10.5194/isprs-annals-X-M-1-2023-297-2023

UNESCO. (2018). Basic Texts of the 2003 Convention for the Safeguarding of the Intangible Cultural Heritage. UNESCO Publishing.

Wiradnyana, K., & Setiawan, T. (2021). Maritime heritage in Riau Islands: Cultural preservation and economic potential. Amerta: Jurnal Penelitian dan Pengembangan Arkeologi, 39(1), 13-28. https://doi.org/10.24832/amt.v39i1.13-28.

Downloads

Published

07-02-2026

How to Cite

Nurhasanah, Najibullah, S. ., Januar, Saputra, R. ., Zulkifli, & Nurfadilah, T. . (2026). Dampak Manajemen Sumber Daya Manusia Terhadap Keberlanjutan Warisan Budaya Maritim: Pendekatan Etnografi Pada Permainan Perahu Jong Di Kampung Siamabang, Tanjungpinang, Kepulauan Riau. Journal of Innovative and Creativity, 6(1), 9876–9881. https://doi.org/10.31004/joecy.v6i1.7284

Issue

Section

Articles