Meningkatkan Mutu Pembelajaran di Era Digital: Validitas dan Praktikalitas YouTube sebagai Media Pembelajaran di SMP Negeri 9 Tebing Tinggi

Authors

  • Aura Sufi Sabila Institut Keislaman Tuah Negeri
  • Afif Hamzah Institut Keislaman Tuah Negeri
  • Rian Verbrianto Institut Keislaman Tuah Negeri

DOI:

https://doi.org/10.31004/joecy.v6i1.7246

Keywords:

Mutu Pembelajaran, Validitas dan Praktikalitas, YouTube, Media Pembelajaran

Abstract

Transformasi digital telah mendorong perubahan signifikan dalam praktik pembelajaran, termasuk pemanfaatan platform digital sebagai media pembelajaran. YouTube, sebagai platform berbagi video yang populer, memiliki potensi besar untuk mendukung proses pembelajaran yang lebih menarik, fleksibel, dan bermakna. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji validitas dan praktikalitas YouTube sebagai media pembelajaran di SMP Negeri 9 Tebing Tinggi. Penelitian menggunakan pendekatan campuran (mixed-methods) dengan desain deskriptif-analitis. Subjek penelitian meliputi 45 guru dan 200 siswa yang dipilih secara purposive sampling. Teknik pengumpulan data meliputi kuesioner, wawancara mendalam, observasi kelas, dan analisis dokumen RPP. Data kuantitatif dianalisis secara deskriptif, sedangkan data kualitatif dianalisis secara tematik dengan triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa YouTube memiliki tingkat validitas yang tinggi dari aspek isi, konstruk, dan tampilan, serta praktikalitas yang baik dalam implementasi pembelajaran. Penggunaan YouTube terbukti meningkatkan motivasi belajar, pemahaman konsep, kemandirian belajar siswa, serta variasi metode mengajar guru, khususnya pada mata pelajaran IPA. Meskipun demikian, penelitian ini juga mengidentifikasi tantangan berupa keterbatasan infrastruktur, kompetensi literasi digital, dan manajemen konten. Secara keseluruhan, YouTube dinilai layak dan praktis digunakan sebagai media pembelajaran dengan dukungan perencanaan pedagogis, peningkatan kompetensi guru, serta kebijakan pendidikan yang berkelanjutan

References

Aini, D. F. N., & Nuro, F. R. M. (2023). Analisis kompetensi literasi digital guru sebagai pendukung keterampilan guru Sekolah Dasar. Jurnal Basicedu, 7(1), 840-851. https://jbasic.org/index.php/basicedu/article/view/4744

Aminuddin, F. H., Djauhari, T., Santoso, Gustinar, Adinda S., K., & Kusuma, C. (2024). Peningkatan kompetensi guru dalam pengelolaan pembelajaran berbasis literasi digital. Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS), 7(1), 98-109. https://riset.unisma.ac.id/index.php/jipemas/article/view/20697

Creswell, J. W., & Clark, V. L. P. (2011). Designing and Conducting Mixed Methods Research. Thousand Oaks, CA: Sage Publications.

Egok, A. S. (2024). Pelatihan literasi digital untuk guru SD dalam mencetak smart kids di era teknologi. Jurnal Abdimas Indonesia, 4(4), 1767-1777. https://www.dmi-journals.org/jai/article/view/1140

Fajriatin, K., Zaki, A., Wingkolatin, W., & Handayani, N. F. (2025). Implementasi media pembelajaran berbasis digital pada Pendidikan Pancasila kelas IX di SMP Muhammadiyah 2 Kalasan. Indonesian Journal on Education (IJoEd), 2(1), 130-135. https://ijoed.org/index.php/ijoed/article/view/231

Fransisca, M. (2017). Pengujian validitas, praktikalitas, dan efektivitas media e-learning di Sekolah Menengah Kejuruan. VOLT: Jurnal Ilmiah Pendidikan Teknik Elektro, 2(1), 17-22. https://jurnal.untirta.ac.id/index.php/VOLT/article/view/1091

Guo, P. J., Kim, J., & Rubin, R. (2014). How video production affects student engagement: An empirical study of MOOC videos. Proceedings of the First ACM Conference on Learning @ Scale, 41-50. https://doi.org/10.1145/2556325.2566239

Hasmiza, H., & Romelah. (2022). Implementasi pembelajaran Pendidikan Agama Islam melalui media YouTube di SMP Nurul Jannah Natuna. Research and Development Journal of Education, 8(1), 354-362. https://journal.lppmunindra.ac.id/index.php/RDJE/article/view/28068

Jaffar, A. A. (2012). YouTube: An emerging tool in anatomy education. Anatomical Sciences Education, 5(3), 158-164. https://doi.org/10.1002/ase.1268

Kenney, L. (2011). Elementary education, there's an app for that: Communication technology in the elementary school classroom. The Elon Journal of Undergraduate Research in Communications, 2(1), 67-75. https://www.elon.edu/u/academics/communications/journal/

Kusnadi, E., & Pitaloka, Y. (2024). Penggunaan media YouTube animasi dalam membentuk profil pelajar Pancasila dimensi berkhebinekaan global: Studi deskriptif kualitatif di SMP Islam Pacet. Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan, 7(2), 186-196. https://jayapanguspress.penerbit.org/index.php/cetta/article/view/3297

Mayer, R. E. (2009). Multimedia learning (2nd ed.). Cambridge University Press. https://doi.org/10.1017/CBO9780511811678

Mayer, R. E. (2014). Cognitive theory of multimedia learning. The Cambridge Handbook of Multimedia Learning (pp. 43-71). Cambridge University Press. https://doi.org/10.1017/CBO9781139547369.005

Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative Data Analysis: An Expanded Sourcebook (2nd ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.

Moghavvemi, S., Sulaiman, A., Jaafar, N. I., & Kasem, N. (2018). Social media as a complementary learning tool for teaching and learning: The case of YouTube. The International Journal of Management Education, 16(1), 37-42. https://doi.org/10.1016/j.ijme.2017.12.001

Rasman. (2021). Penggunaan YouTube sebagai media pembelajaran bahasa Inggris pada masa pandemi covid 19. EDUTECH: Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi, 1(2), 118-126. https://jurnalp4i.com/index.php/edutech/article/view/442

Riyana, C. (2019). Produksi bahan pembelajaran berbasis online. Modul Pembelajaran Universitas Terbuka. http://repository.ut.ac.id/4680/

Silviyanti, T. M., & Yusuf, Y. Q. (2015). EFL teachers' perceptions on using ICT in their teaching: To use or to reject? Teaching English with Technology, 15(4), 29-43. https://www.tewtjournal.org/

SMP Negeri 9 Tebing Tinggi. (2024). Laporan Tahunan dan Data Pokok Pendidikan.

Snelson, C. (2011). YouTube across the disciplines: A review of the literature. MERLOT Journal of Online Learning and Teaching, 7(1), 159-169. https://jolt.merlot.org/vol7no1/snelson_0311.pdf

Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Jakarta: Alfabeta.

Tan, E. (2013). Informal learning on YouTube: Exploring digital literacy in independent online learning. Learning, Media and Technology, 38(4), 463-477. https://doi.org/10.1080/17439884.2013.783594

Downloads

Published

22-01-2026

How to Cite

Sabila, A. S. ., Hamzah, A. ., & Verbrianto, R. . (2026). Meningkatkan Mutu Pembelajaran di Era Digital: Validitas dan Praktikalitas YouTube sebagai Media Pembelajaran di SMP Negeri 9 Tebing Tinggi. Journal of Innovative and Creativity, 6(1), 4597–4604. https://doi.org/10.31004/joecy.v6i1.7246

Issue

Section

Articles