Pengaruh Faktor Lingkungan dan Perilaku Terhadap Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Daerah Endemis

Authors

  • Eyastuti Azis STIKes Baramuli Pinrang
  • Masrikat Maya Diana Claartje Poltekkes Kemenkes Maluku
  • Syafruddin STIKes Salewangan Maros
  • Yermi Universitas Pejuang Republik Indonesia
  • Khalikul Fadli Universitas Nurul Hasanah Kutacane

DOI:

https://doi.org/10.31004/joecy.v6i1.7241

Keywords:

Demam Berdarah Dengue, Faktor Lingkungan, Perilaku, Daerah Endemis

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit menular yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di daerah endemis. Faktor lingkungan, seperti genangan air dan kondisi sanitasi, serta perilaku masyarakat, seperti penggunaan kelambu dan pengelolaan sampah, diduga memengaruhi kejadian DBD. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh faktor lingkungan dan perilaku terhadap kasus DBD di daerah endemis. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel terdiri dari 150 rumah tangga di wilayah endemis DBD, yang diambil secara purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner perilaku masyarakat, pengamatan kondisi lingkungan, dan catatan kasus DBD dari puskesmas setempat. Analisis data menggunakan regresi logistik untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian DBD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan dengan genangan air permanen (OR=3,45; 95% CI: 1,72–6,92) dan perilaku tidak rutin membersihkan lingkungan (OR=2,78; 95% CI: 1,34–5,78) secara signifikan meningkatkan risiko kasus DBD. Faktor lain seperti penggunaan kelambu dan penutup bak air juga berpengaruh, namun tidak signifikan secara statistik. Faktor lingkungan dan perilaku masyarakat berperan penting dalam kejadian DBD. Intervensi promotif dan preventif yang menyasar perubahan perilaku serta perbaikan lingkungan dapat menurunkan risiko penyakit.

References

Astuti, D., & Hidayat, T. (2020). Hubungan perilaku masyarakat dengan kasus DBD di Kabupaten X. Jurnal Kesehatan Lingkungan, 15(3), 121–129.

Eyastuti Azis., Sahabuddin, S., Wotok, N. W., Pramono, E., & Yermi, Y. (2025). Pelatihan Manajemen Program Kesehatan Lingkungan bagi Petugas Sanitasi di Puskesmas. Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(4), 645–653. https://doi.org/10.59585/sosisabdimas.v3i4.762

Fauzi, M., & Lestari, P. (2020). Studi faktor risiko Demam Berdarah Dengue di wilayah endemis Jawa Tengah. Jurnal Epidemiologi, 6(4), 201–208.

Fatimah, S., & Gunawan, A. (2021). Pengaruh perilaku individu terhadap risiko DBD di kawasan endemis. Jurnal Kesehatan Tropis, 6(3), 55–63.

Hadi, L., & Pranoto, Y. (2022). Faktor lingkungan dan perilaku sebagai determinan kasus DBD di Indonesia. Jurnal Epidemiologi Tropis, 7(1), 31–39.

Hidayah, N., & Prasetyo, B. (2021). Perilaku individu dan kejadian DBD: Studi cross-sectional. Jurnal Kesehatan Komunitas, 12(1), 58–66.

Indrawati, R., & Sumarno, H. (2020). Peran perilaku masyarakat dalam pencegahan Demam Berdarah Dengue. Jurnal Kesehatan Lingkungan, 14(2), 77–85.

Kurniawan, A., & Satria, W. (2020). Genangan air dan kasus Demam Berdarah Dengue di Kota X. Jurnal Kesehatan Lingkungan Tropis, 5(1), 10–18.

Khalikul Fadli., Wahyuni, S., Belangi, S. P., Hastutiningtyas, W. R.,. (2024). Pendampingan dan Sosialisasi dalam Terapi Kelompok Terapeutik dalam Upaya Analisis Perkembangan Anak Usia Sekolah. Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(4), 568–576. https://doi.org/10.59585/sosisabdimas.v2i4.456

Malaha, N., Rusdi, M., Syafri, M., Pannyiwi, R., Sima, Y., & Rahmat, R. A. (2022). Hubungan Tingkat Pengetahuan Dengan Perilaku Merokok di SMA N 1 Liang Kabupaten Banggai Kepulauan. Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan, 1(1), 11–16. https://doi.org/10.59585/bajik.v1i1.17

Masrikat Maya Diana Claartje., Djunaedi, D., Suprapti, I., Nawangwulan, K., Nurnainah, N., Zafera Adam, J. d’Arc, & Sangkala, S. (2023). Description of Mother’s Knowledge about Influence Foods that Contain Sucrose the Occurrence of Dental Caries in Pampang Health Center Makassar City. International Journal of Health Sciences, 1(3), 224–229. https://doi.org/10.59585/ijhs.v1i3.90

Nugroho, A. R. (2022). Faktor lingkungan dan perilaku dalam penularan DBD di daerah endemis. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 10(2), 88–95.

Nurseskasatmata, S. E., Rasyid, D., Sakriawati, S., Pannyiwi, R., & Saputra, M. K. F. (2024). Cost Sharing Paid by Social Askes Participants at Pelamonia Hospital Makassar and Faisal Islamic Hospital Makassar. International Journal of Health Sciences, 2(1), 33–47. https://doi.org/10.59585/ijhs.v2i1.238

Putri, L., & Rahman, A. (2021). Pengaruh sanitasi lingkungan terhadap penularan Demam Berdarah Dengue. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 11(3), 145–153.

Pannyiwi, R., Ali, A., & Yulis, D. M. (2025). Hubungan Peran Keluarga Dengan Perilaku Penyalahgunaan Narkoba Pada Remaja di Kabupaten Sidenreng Rappang. JIMAD : Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 2(3), 184–190. https://doi.org/10.59585/jimad.v2i3.855

Putri, S. K., Pannyiwi, R., Juwariyah, S., Syarief, S. W. A., Wiranti, B., & Nurseskasatmata, S. E. (2024). Kejadian Penyakit Kulit Akibat Kebiasaan Anak-Anak Mandi di Suangai Tello Kota Makassar. Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(2), 203–211. https://doi.org/10.59585/sosisabdimas.v2i2.312

Syafitri, R., & Dewi, S. (2022). Analisis perilaku preventif masyarakat terhadap DBD. Jurnal Keperawatan dan Kesehatan, 8(2), 75–82.

Syafruddin, S., Djunaedi, D., Intang, S. N., Selvia, S., Vitariani, A., & Astuti, F. (2024). Pemeriksaan Kadar Glukosa, Asam Urat Dan Kolesterol STIKes Salewangang Maros. Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(2), 241–249. https://doi.org/10.59585/sosisabdimas.v2i2.316

Rahmawati, F., & Suryani, R. (2021). Evaluasi program pengendalian vektor DBD berbasis masyarakat. Jurnal Promosi Kesehatan, 9(2), 33–42.

Sari, W. K., & Putra, L. N. (2021). Pengaruh kebersihan lingkungan terhadap kejadian Demam Berdarah Dengue di wilayah perkotaan. Jurnal Epidemiologi Indonesia, 7(1), 45–53.

Syafitri, R., & Dewi, S. (2022). Strategi pencegahan DBD melalui edukasi berbasis komunitas. Jurnal Promosi Kesehatan, 10(1), 20–28.

World Health Organization (WHO). (2022). Dengue and severe dengue. Geneva: WHO.

Wulandari, S., & Hadi, P. (2021). Hubungan kepadatan penduduk dan kasus Demam Berdarah Dengue. Jurnal Kesehatan Publik, 9(4), 213–220.

Yermi, Y., Nursiah, A., Treasa, A. D., Fitri, L., Srifitayani, N. R., Subani, N. D.,. (2025). Analisis Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Terhadap Perbaikan Status Gizi Ibu Hamil di Daerah Rawan Stunting. Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan, 3(3), 890–898. https://doi.org/10.59585/bajik.v3i3.734

Downloads

Published

17-01-2026

How to Cite

Eyastuti Azis, Masrikat Maya Diana Claartje, Syafruddin, Yermi, & Khalikul Fadli. (2026). Pengaruh Faktor Lingkungan dan Perilaku Terhadap Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Daerah Endemis. Journal of Innovative and Creativity, 6(1), 3046–3052. https://doi.org/10.31004/joecy.v6i1.7241

Issue

Section

Articles