Scoping Review: Prevalensi, Faktor Risiko, dan Intervensi Pencegahan Stunting di Indonesia

Authors

  • Haryanto Haryanto Institut Teknologi dan Kesehatan Muhammadiyah
  • Lindawati Br Barus Institut Teknologi dan Kesehatan Muhammadiyah
  • Wida Kuswida Bhakti Institut Teknologi dan Kesehatan Muhammadiyah
  • Dinarwulan Puspita Institut Teknologi dan Kesehatan Muhammadiyah

DOI:

https://doi.org/10.31004/joecy.v6i1.7237

Keywords:

Stunting

Abstract

Scoping review ini bertujuan untuk memetakan bukti literatur mengenai stunting di Indonesia dalam konteks kesehatan, mencakup prevalensi, faktor penyebab, dan intervensi pencegahan. berdasarkan pencarian sistematis pada database seperti PubMed, Google Scholar, dan sumber terkait, ditemukan bahwa prevalensi stunting di Indonesia menurun dari kurang lebih 30,8% pada 2018 menjadi 19,8% di 2024, meskipun masih di atas target WHO. Faktor primer meliputi status ekonomi rendah, akses air bersih yang buruk, sanitasi tidak memadai, dan kurangnya imunisasi. hegemoni yg efektif termasuk kenaikan pangkat   menyusui tertentu, suplementasi nutrisi, dan penggunaan aplikasi mobile. Review ini menekankan perlunya pendekatan holistik buat mengurangi stunting, dengan penekanan di faktor sosial dan lingkungan. sebanyak 18 artikel utama diekstrak asal periode 2010-2025.

References

Beal et al. (2018). A review of child stunting determinants in Indonesia. Maternal & Child Nutrition.

Government of Indonesia (2018). National Strategy to Accelerate Stunting Reduction 2018-2024. Global Financing Facility.

Hadi et al. (2024). Maternal, Child, and Household Risk Factors for Children with Stunting. The Open Public Health Journal.

Kemenkes (2025). SSGI 2024: National Stunting Prevalence Drops to 19,8%. Kementerian Kesehatan Indonesia.

Laksono et al. (2019). Determinants of the Stunting of Children Under Two Years Old in Indonesia. Nutrients.

Lestari et al. (2024). Stunting and its association with education and cognitive outcomes in adulthood. PLoS One.

Rah et al. (2024). Factors influencing stunted growth in children: A study in Bandung. PLoS One.

Mediani (2020). Predictors of Stunting Among Children Under Five Year of Age in Indonesia. Global Journal of Health Science.

Ramli et al. (2009). Prevalence and risk factors for stunting and severe stunting among under-fives in North Maluku. BMC Pediatrics.

Sari et al. (2023). Risk Factors for Stunting among Children under Five Years in East Nusa Tenggara. Nutrients.

Sartika et al. (2023). Risk factors associated with childhood stunting in Indonesia. Asia Pacific Journal of Clinical Nutrition.

Setyowati et al. (2024). Stunting Super App as an Effort Toward Prevention. JMIR Human Factors.

Sulistyaningrum et al. (2025). Prevention and Intervention of Stunting in Indonesia: A Scoping Review. ResearchGate.

Titaley et al. (2024). Examining determinants of stunting in Urban and Rural Indonesian. BMC Public Health.

Torlesse et al. (2016). Determinants of stunting in Indonesian children. BMC Public Health.

UNICEF (2023). Towards a Future in Indonesia Without Child Undernutrition. UNICEF Indonesia.

World Bank (2022). Reducing child stunting: An investment in the future of Indonesia. World Bank Blogs.

Yunita et al. (2025). Social and Environmental Determinants of Childhood Stunting in Indonesia. JMIR Pediatrics and Parenting

Downloads

Published

23-01-2026

How to Cite

Haryanto, H., Barus, L. B. ., Bhakti, W. K. ., & Puspita, D. (2026). Scoping Review: Prevalensi, Faktor Risiko, dan Intervensi Pencegahan Stunting di Indonesia. Journal of Innovative and Creativity, 6(1), 4748–4755. https://doi.org/10.31004/joecy.v6i1.7237

Issue

Section

Articles