Manajemen Mutu Pelayanan Kesehatan dengan Pendekatan Six Sigma dalam Menurunkan Angka Kesalahan Medik
DOI:
https://doi.org/10.31004/joecy.v6i1.7235Keywords:
Manajemen Mutu, Pelayanan Kesehatan, Six Sigma, Kesalahan Medik, Keselamatan PasienAbstract
Kesalahan medik (medical error) merupakan salah satu isu krusial dalam mutu pelayanan kesehatan yang berdampak pada keselamatan pasien. Upaya peningkatan mutu layanan memerlukan pendekatan sistematis, salah satunya melalui metode Six Sigma yang menekankan pengendalian variasi proses dan perbaikan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan manajemen mutu pelayanan kesehatan dengan pendekatan Six Sigma dalam menurunkan angka kesalahan medik. Metode penelitian menggunakan desain literature review sistematis terhadap 25 artikel nasional dan internasional yang relevan (2015–2024). Hasil analisis menunjukkan bahwa penerapan Six Sigma pada proses pelayanan klinis, manajemen obat, serta dokumentasi medis mampu menurunkan tingkat kesalahan medik hingga 40–70% pada beberapa fasilitas kesehatan. Pendekatan Define, Measure, Analyze, Improve, and Control (DMAIC) terbukti efektif dalam mengidentifikasi akar masalah, mengurangi variasi prosedur, serta meningkatkan kepatuhan terhadap standar operasional. Disimpulkan bahwa Six Sigma berperan signifikan dalam meningkatkan mutu pelayanan dan keselamatan pasien. Saran bagi manajemen rumah sakit adalah mengintegrasikan Six Sigma ke dalam kebijakan mutu pelayanan secara berkelanjutan dengan melibatkan seluruh tenaga kesehatan.
References
Antony J, Sony M. A critical assessment on the Six Sigma implementation in healthcare sector. Int J Qual Reliab Manag. 2018;35(5):957–974.
Chassin MR, Loeb JM. High-reliability health care: getting there from here. Milbank Q. 2013;91(3):459–490.
DelliFraine JL, Wang Z, McCaughey D, Langabeer JR, Erwin CO. The use of Six Sigma in healthcare management: are we using it to its full potential? Qual Manag Health Care. 2014;23(4):240–253.
Devin Mahendika., Jariyah, A., Leli, L., Saad, R., Rosdiana, R., & Anurogo, D. (2024). Condom Use Behavior among Female Sex Worker Clients in Makassar City. International Journal of Health Sciences, 2(1), 99–112. https://doi.org/10.59585/ijhs.v2i1.258
George ML. Lean Six Sigma for Service: How to Use Lean Speed and Six Sigma Quality to Improve Services and Transactions. New York: McGraw-Hill; 2010.
Idris, I., Pannyiwi, R., Ula, Z., & Singga, S. (2023). Provision of Clean Water Facilities with the Insidence of Diarrhea in the Ujung Pandang Baru Health Center Working Area. International Journal of Health Sciences, 1(4), 576–588. https://doi.org/10.59585/ijhs.v1i4.186
Kohn LT, Corrigan JM, Donaldson MS. To Err is Human: Building a Safer Health System. Washington DC: National Academies Press; 2000.
Kuo AMH. Opportunities and challenges of cloud computing to improve health care services. J Med Internet Res. 2011;13(3):e67.
Latifah., Susanti, S., Harahap, N. A., Batubara, A., & Vandika, A. Y. (2025). Deteksi Dini Kualitas Tumbuh Kembang Anak Melalui Peningkatan Keterampilan Kader Kesehatan Terhadap Transformasi Layanan Primer Fokus Pada Pendekatan Pelayanan Kesehatan Kepada Masyarakat. Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(2), 353–359. https://doi.org/10.59585/sosisabdimas.v3i2.621
Lo SM, Antony J, Kumar M. Application of Six Sigma methodology to reduce medication errors in healthcare: a case study. Qual Manag Health Care. 2016;25(3):137–146.
McLaughlin CP, Kaluzny AD. Continuous Quality Improvement in Health Care. 4th ed. Burlington: Jones & Bartlett; 2018.
Musiana, M., Anurogo, D., Rahmat, R. A., Rusli, R., Sulfiani, S., & Marpaung, M. P. (2023). Pemeriksaan Kesehatan Gratis Bagi Warga Toddopuli Bersama Klinik MEDIKA FARMA. Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(4), 232–240. https://doi.org/10.59585/sosisabdimas.v1i4.175
Pande PS, Neuman RP, Cavanagh RR. The Six Sigma Way: How GE, Motorola, and Other Top Companies Are Honing Their Performance. New York: McGraw-Hill; 2000.
Pronovost PJ, et al. Creating high reliability in health care organizations. Health Serv Res. 2006;41(4 Pt 2):1599–1617.
Riswan, R., & Kadir, H. A. (2025). Analisis Pola Asuh Tua pada Anak Speech Delay Usia 3 Tahun (Studi di Desa Mirring Kecamatan Binuang Kabupaten Polewali Mandar). Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan, 3(3), 739–747. https://doi.org/10.59585/bajik.v3i3.709
Rini Herdiani, Sunirah. Hubungan Mutu Pelayanan Terhadap KepuasanPasien Rawat Inap Kelas III di RSUD OKU TIMUR TAHUN 2021. https://j-innovative.org/index.php/Innovative/article/view/18222/12319
Salah S, Rahim A, Carretero JA. The integration of Six Sigma and lean management. Int J Lean Six Sigma. 2010;1(3):249–274.
Sari N, et al. Implementasi Six Sigma dalam pelayanan kesehatan rumah sakit: review literatur. J Manaj Pelayanan Kesehatan Indonesia. 2020;5(2):87–95.
Silaen, C. A. M., Manurung, H., & Pannyiwi, R. (2025). The Geostorm in Great Major Power of the United States and NATO: The Impact of Climate Change to Southeast Asia. JIMAD : Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 2(3), 165–173. https://doi.org/10.59585/jimad.v2i3.701
Taner T, Sezen B, Atwat K. Application of Six Sigma methodology in a hospital. Int J Health Care Qual Assur. 2012;25(4):274–290.
WHO. Patient Safety: Global Action on Patient Safety. Geneva: World Health Organization; 2021.
Yudistira A, Putri RN. Manajemen mutu pelayanan rumah sakit berbasis Six Sigma. Jurnal Administrasi Kesehatan Indonesia. 2022;10(1):45–54.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Latifah, Rini Herdiani, Riswan, Devin Mahendika, Musiana

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







