Mikrobiologi Lingkungan: Studi tentang Mikroorganisme pada Ekosistem
DOI:
https://doi.org/10.31004/joecy.v6i1.7234Keywords:
Mikrobiologi Lingkungan, Mikroorganisme, Ekosistem, Bioremediasi, Siklus BiogeokimiaAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keanekaragaman mikroorganisme yang terdapat pada berbagai ekosistem (tanah, air, dan udara) serta menganalisis peran ekologisnya dalam menjaga keseimbangan lingkungan. Studi ini menggunakan metode deskriptif-kuantitatif dengan pengambilan sampel di tiga lokasi berbeda: tanah pertanian organik, danau air tawar, dan area vegetasi alami. Isolasi mikroorganisme dilakukan menggunakan media selektif (Nutrient Agar, Sabouraud Dextrose Agar, dan BG-11 medium) diikuti dengan pengamatan morfologi koloni, uji biokimia, dan identifikasi molekuler berbasis gen 16S rRNA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mikroorganisme dominan yang ditemukan meliputi Bacillus subtilis, Pseudomonas aeruginosa, Rhizobium sp., Nitrosomonas sp., Actinomyces sp., dan Chlorella vulgaris. Mikroba-mikroba tersebut berperan penting dalam proses dekomposisi bahan organik, siklus biogeokimia (terutama nitrogen dan karbon), serta bioremediasi polutan organik dan anorganik. Analisis kuantitatif menunjukkan bahwa keanekaragaman mikroba tertinggi ditemukan pada ekosistem tanah dengan indeks keanekaragaman Shannon sebesar 3,12, diikuti oleh air (2,74) dan udara (1,89). Hasil studi ini menegaskan bahwa mikroorganisme merupakan komponen kunci dalam menjaga stabilitas ekosistem dan kualitas lingkungan. Temuan ini juga membuka peluang pemanfaatan mikroorganisme dalam bidang bioteknologi lingkungan seperti biofertilizer, bioremediasi, dan bioindikator ekologis.
References
Atlas, R. M., & Bartha, R. (2020). Microbial ecology: Fundamentals and applications (6th ed.). Pearson Education.
Brock, T. D., Madigan, M. T., Martinko, J. M., & Parker, J. (2019). Biology of microorganisms (15th ed.). Prentice Hall.
Cappuccino, J. G., & Sherman, N. (2021). Microbiology: A laboratory manual (12th ed.). Pearson Education.
Chen, L., & Li, X. (2022). Diversity and ecological roles of soil microorganisms in agricultural ecosystems. Applied Soil Ecology, 175, 104459. https://doi.org/10.1016/j.apsoil.2022.104459
Hidayat, A., & Nuraini, D. (2021). Potensi mikroorganisme tanah dalam bioremediasi dan biofertilizer. Jurnal Bioteknologi Lingkungan, 9(2), 88–96. https://doi.org/10.31289/jbl.v9i2.2110
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). (2022). Pedoman pengelolaan limbah laboratorium biologi dan mikrobiologi. Jakarta: Direktorat Jenderal Pengelolaan Sampah, Limbah, dan B3.
Lusia Eka Putri., Surya, S., Usman, H., Nofrizal, N., Dwinatrana, K., & Kamal, S. (2023). Edukasi Penggunaan Antibiotik Dan Peduli Resistensi Antibiotik Pada Masyarakat Kota Padang . Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(1), 82–88. https://doi.org/10.59585/sosisabdimas.v2i1.244
Muhammad Hanif., Nasution, N., Riskawaty, H. M., Nursiah, A., Marpaung, M. P., Alfiraza, E. N., (2025). Sosialisasi Dan Pemeriksaan Kadar Glukosa, Asam Urat Dan Kolesterol Dalam Pelaksanaan Identifikasi Kesehatan Masyarakat. Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(2), 434–441. https://doi.org/10.59585/sosisabdimas.v3i2.639
Madigan, M. T., Bender, K. S., Buckley, D. H., Sattley, W. M., & Stahl, D. A. (2019). Brock biology of microorganisms (15th ed.). Pearson Education.
Misnarliah, M., Indrayadi, I., Rafiun, A., Azis, E., Pannyiwi, R., Basir, A. A., Idris, I., & Sahabuddin, S. (2025). Analisis Faktor Kandungan Bakteri Escherchia Coli Air Sumur Gali Di Desa Pesisir Laut. Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan, 3(2), 208–216. https://doi.org/10.59585/bajik.v3i2.567
Prescott, L. M., Harley, J. P., & Klein, D. A. (2020). Microbiology (11th ed.). McGraw-Hill Education.
Rizky Rahadian Wicaksono., Wahyuni, T., Idris, I., Ardianto, A., Fahamsya, A., & Wicaksono, R. R. (2025). Upaya Penting Dalam Menanggulangi TB Dengan Strategi Yang Paling Efektif Untuk Memastikan Kepatuhan Terhadap Terapi Dengan Pengawasan. Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(2), 426–433. https://doi.org/10.59585/sosisabdimas.v3i2.638
Rahmawati, N., & Yuliani, R. (2021). Analisis keanekaragaman mikroba pada berbagai jenis tanah di daerah pertanian organik. Jurnal Mikrobiologi Terapan, 5(1), 15–23. https://doi.org/10.21009/jmt.051.02
Rosenberg, E., DeLong, E. F., Lory, S., Stackebrandt, E., & Thompson, F. (Eds.). (2021). The prokaryotes: Environmental microbiology. Springer.
Sari, D. P., & Nugroho, A. (2022). Dampak aktivitas antropogenik terhadap mikrobiota tanah dan kualitas ekosistem. Jurnal Ekologi Tropika, 14(3), 201–210. https://doi.org/10.24843/jet.v14i3.982
Singh, B. K., & Gupta, V. V. S. R. (2020). The soil microbiome and its potential role in sustainable agriculture. Soil Biology and Biochemistry, 146, 107840. https://doi.org/10.1016/j.soilbio.2020.107840
Torsvik, V., Øvreås, L., & Thingstad, T. F. (2021). Prokaryotic diversity—Magnitude, dynamics, and controlling factors. Science, 296(5570), 1064–1066. https://doi.org/10.1126/science.1071698
Wardle, D. A. (2019). The influence of soil biodiversity on ecosystem function. Ecosystem Ecology, 23(4), 799–808. https://doi.org/10.1007/s10021-019-00427-6
WHO. (2022). Environmental health and microbial safety: Global overview report. Geneva: World Health Organization.
Yuliani, R., & Santoso, T. (2021). Analisis distribusi mikroba udara di lingkungan kampus dengan metode sedimentasi pasif. Jurnal Sains Lingkungan, 8(2), 55–64. https://doi.org/10.22435/jsl.v8i2.1089
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Muhammad Hanif, Rizky Rahadian Wicaksono, Lusia Eka Putri, Misnarliah, Resky Dwiyanti Risa.B

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







