Hubungan Budaya Lokal dengan Praktik Perawatan Kehamilan dan Persalinan pada Masyarakat Tradisional

Authors

  • Sri Nuriana STIKes Kamus Arunika
  • Achmad Hilal Universitas Indonesia Timur
  • Nahdah Akademi Kebidanan Banua Bina Husada
  • Hartati Universitas Mega Buana Palopo
  • Riska Sabriana Universitas Mega Buana Palopo

DOI:

https://doi.org/10.31004/joecy.v6i1.7233

Keywords:

Budaya Lokal, Perawatan Kehamilan, Persalinan, Masyarakat Tradisional, Kesehatan Ibu

Abstract

Budaya lokal memiliki peran penting dalam membentuk perilaku kesehatan masyarakat, termasuk dalam praktik perawatan kehamilan dan persalinan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara nilai, norma, dan kepercayaan budaya lokal dengan praktik perawatan ibu hamil serta proses persalinan pada masyarakat tradisional. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik wawancara mendalam dan observasi partisipatif terhadap ibu hamil, dukun beranak, dan tokoh adat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya lokal memiliki pengaruh signifikan terhadap pola perawatan kehamilan dan pilihan tempat persalinan. Faktor kepercayaan terhadap kekuatan spiritual, pantangan makanan, dan peran dukun beranak masih menjadi elemen dominan dalam proses tersebut. Penelitian ini menegaskan pentingnya integrasi nilai budaya lokal dalam program kesehatan ibu dan anak agar pelayanan kesehatan menjadi lebih kontekstual dan diterima oleh masyarakat.

References

Achmad Hilal., Herman, H., W, R. R., Asrianto, A., Jabir, M. A., & Betan, A. B. (2024). Upaya Untuk Melindungi Diri Dari Risiko Kesehatan Bagi Kelompok Pemulung Di Tempat Pembuangan Akhir Sampah Di Kota Makassar. Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(1), 17–24. https://doi.org/10.59585/sosisabdimas.v3i1.510

Ayuningtyas, D., & Misnaniarti. (2021). Kesehatan Masyarakat dan Kebijakan Kesehatan di Indonesia. Jakarta: Rajawali Pers.

Darmasih, R., & Yuliana, W. (2020). “Peran Dukun Beranak dalam Tradisi Persalinan di Pedesaan Jawa Tengah.” Jurnal Antropologi Indonesia, 41(1), 33–47.

Geertz, C. (1973). The Interpretation of Cultures. New York: Basic Books.

Helman, C. (2007). Culture, Health and Illness. London: Hodder Arnold.

Idris, I., Pannyiwi, R., Ula, Z., & Singga, S. (2023). Provision of Clean Water Facilities with the Insidence of Diarrhea in the Ujung Pandang Baru Health Center Working Area. International Journal of Health Sciences, 1(4), 576–588. https://doi.org/10.59585/ijhs.v1i4.186

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Profil Kesehatan Indonesia 2022. Jakarta: Kemenkes RI.

Koentjaraningrat. (2009). Pengantar Ilmu Antropologi. Jakarta: Rineka Cipta.

Leininger, M. (1991). Culture Care Diversity and Universality: A Theory of Nursing. New York: National League for Nursing Press.

Lestari, S., & Wahyuni, T. (2019). “Integrasi Nilai Budaya dalam Praktik Kesehatan Ibu di Wilayah Pedesaan.” Jurnal Kesehatan Reproduksi, 6(2), 89–102.

Malaha, N., Rusdi, M., Syafri, M., Pannyiwi, R., Sima, Y., & Rahmat, R. A. (2022). Hubungan Tingkat Pengetahuan Dengan Perilaku Merokok di SMA N 1 Liang Kabupaten Banggai Kepulauan. Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan, 1(1), 11–16. https://doi.org/10.59585/bajik.v1i1.17

Miles, M. B., & Huberman, A. M. (2014). Qualitative Data Analysis: An Expanded Sourcebook. Thousand Oaks, CA: Sage Publications.

Notoatmodjo, S. (2018). Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Pannyiwi, R., Ali, A., & Yulis, D. M. (2025). Hubungan Peran Keluarga Dengan Perilaku Penyalahgunaan Narkoba Pada Remaja di Kabupaten Sidenreng Rappang. JIMAD : Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 2(3), 184–190. https://doi.org/10.59585/jimad.v2i3.855

Pannyiwi, R., Zulham, Z., Rahmat, R. A., Kusumawati, I., & Yusrianto, Y. (2023). Bantuan Dana Usaha dan 1 Unit Motor Untuk Membantu Ekonomi Kesehatan Masyarakat Gowa. Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(1), 13–20. https://doi.org/10.59585/sosisabdimas.v2i1.180

Riska Sabriana., Asikin, S. B., Hadijah, H., Rahmawati, E., Kristina, Y., Anggraini, A., Riswanti, R., Mildaratu, M., Ernawati, E., & Nurmiati, N. (2025). Upaya Message Pada Ibu Postpartum Multipara Dalam Penurunan Keluhan Skala Nyeri (Afterpain) Di Kota Makassar. Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan, 3(2), 230–237. https://doi.org/10.59585/bajik.v3i2.569

Sari, D. P., & Rahman, F. (2020). “Persepsi Ibu Hamil terhadap Perawatan Tradisional dan Medis di Sumatera Barat.” Jurnal Kesehatan Global, 3(1), 12–22.

Sibarani, R. (2018). Kearifan Lokal: Hakikat, Peran, dan Metode Tradisi Lisan. Jakarta: Asosiasi Tradisi Lisan.

Suryani, L. K. (2018). “Integrasi Budaya Lokal dalam Pelayanan Kesehatan Ibu di Pedesaan.” Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 13(2), 45–56.

Widayati, R., & Prasetyo, H. (2021). “Kajian Antropologis tentang Ritual Kehamilan di Masyarakat Madura.” Jurnal Ilmu Sosial dan Budaya, 9(3), 150–162.

World Health Organization. (2020). Traditional Medicine Strategy 2014–2023. Geneva: WHO Press.

Downloads

Published

17-01-2026

How to Cite

Sri Nuriana, Achmad Hilal, Nahdah, Hartati, & Riska Sabriana. (2026). Hubungan Budaya Lokal dengan Praktik Perawatan Kehamilan dan Persalinan pada Masyarakat Tradisional. Journal of Innovative and Creativity, 6(1), 3011–3019. https://doi.org/10.31004/joecy.v6i1.7233

Issue

Section

Articles