Analisis Budaya Keselamatan Kerja pada Penyajian Makanan di Instalasi Gizi Rumah Sakit: Studi Kualitatif Deskriptif

Authors

  • Ummatul Hasanah Universitas Muhammadiyah Jakarta
  • Dewi Purnamawati Universitas Muhammadiyah Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.31004/joecy.v6i1.7190

Keywords:

Budaya Keselamatan Kerja, Instalasi Gizi, Keselamatan Tenaga Kerja, K3 Rumah Sakit, Penyajian Makanan

Abstract

Budaya keselamatan kerja pada penyajian makanan memiliki peran penting dalam melindungi tenaga kerja serta mencegah terjadinya kecelakaan kerja di rumah sakit. Instalasi gizi merupakan salah satu unit penunjang pelayanan yang memiliki potensi risiko keselamatan kerja, khususnya pada proses distribusi dan penyajian makanan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan budaya keselamatan kerja pada penyajian makanan di instalasi gizi RSKIA Sawojajar Kota Bogor. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan melibatkan empat informan yang terlibat langsung dalam kegiatan penyajian makanan. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara mendalam (in-depth interview), kemudian dianalisis menggunakan analisis konten.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran tim Keselamatan dan Kesehatan Kerja Rumah Sakit (K3RS) dalam kegiatan penyajian makanan masih terbatas, pelatihan K3 khusus bagi tenaga instalasi gizi belum tersedia, serta pemahaman terhadap standar operasional prosedur (SOP) keselamatan kerja belum merata. Selain itu, budaya pelaporan insiden keselamatan kerja masih rendah, dan keterbatasan fasilitas kerja serta ketergantungan pada pihak ketiga turut memengaruhi penerapan keselamatan kerja. Penguatan budaya keselamatan kerja perlu dilakukan melalui peningkatan pengawasan, sosialisasi SOP, penyelenggaraan pelatihan K3 yang spesifik, serta perbaikan fasilitas pendukung. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar rekomendasi perbaikan sistem keselamatan kerja pada instalasi gizi rumah sakit serta sebagai rujukan bagi pengembangan penelitian selanjutnya.

References

Ardi, S. Z., & Hariyono, W. (2017). Budaya keselamatan dan kesehatan kerja di rumah sakit. Kes Mas: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 11(2), 98–105.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2016). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 66 Tahun 2016 tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja Rumah Sakit. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 66 Tahun 2016 tentang keselamatan dan kesehatan kerja rumah sakit. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.

Kementerian Kesehatan RI. (2020). Pedoman keselamatan dan kesehatan kerja rumah sakit. Jakarta: Kemenkes RI.

Notoatmodjo, S. (2018). Metodologi penelitian kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Putri, R. A., & Wibowo, A. (2019). Implementasi keselamatan dan kesehatan kerja di unit penunjang rumah sakit. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 15(2), 134–142.

Rahmawati, L., & Nugroho, B. (2020). Penerapan keselamatan dan kesehatan kerja rumah sakit ditinjau dari aspek sumber daya manusia. Jurnal Administrasi Kesehatan Indonesia, 8(1), 45–53.

Sari, D. P., & Hidayat, T. (2021). Analisis penerapan keselamatan kerja pada penyelenggaraan dan penyajian makanan di rumah sakit. Media Gizi Indonesia, 16(2), 123–130.

Setiawan, A., & Lestari, D. (2021). Keselamatan kerja pada instalasi gizi rumah sakit. Jurnal Gizi Klinik Indonesia, 17(1), 45–52.

Sugiyono. (2019). Metode penelitian kualitatif. Bandung: Alfabeta.

Suma’mur, P. K. (2014). Higiene perusahaan dan kesehatan kerja (HIPERKES). Jakarta: Sagung Seto.

Yuliana, E., et al. (2022). Implementasi budaya keselamatan kerja di rumah sakit. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 18(1), 1–9.

Naila, N. (2021). Penerapan Higiene Sanitasi dan Keselamatan Kerja Pengolah Makanan pada Unit Gizi di Rumah Sakit Islam Jakarta Pondok Kopi. Jurnal Kedokteran dan Kesehatan (JKK). Menunjukkan bahwa pengawasan sanitasi faktor fisik dan perilaku kerja di unit gizi masih perlu ditingkatkan sebagai bagian dari K3.

Lestantyo, D., Shaluhiyah, Z., & Jayanti, S. (2025). Studi Kualitatif Perilaku Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Petugas Instalasi Gizi Rumah Sakit pada Program Pencegahan Infeksi. Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat (JIKM). Penelitian ini menegaskan bahwa perilaku K3 di petugas instalasi gizi belum sepenuhnya mendukung pencegahan risiko kerja dan infeksi akibat keterbatasan pengawasan dan struktur K3.

Subhan, Z. A., & Hariyono, W. (2018). Analisa penerapan budaya perilaku keselamatan dan kesehatan kerja di rumah sakit. Kes Mas: Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat, 12(1), 15–19. Universitas Ahmad Dahlan.

Sembiring, W. A., & Wasliati, B. (2022). Determinants of nurse compliance in the use of personal protection equipment (PPE) in Grandmed Hospital Lubuk Pakam in 2021. Jurnal Kesehatan Masyarakat & Gizi (JKG), 5(1), 59–65. https://doi.org/10.35451/jkg.v5i1.1231

Valentin, Y. I. S., Firdaus, A. D., & Harningtyas, S. (2025). Hubungan budaya keselamatan pasien dengan pelaporan insiden keselamatan pasien di RS Ben Mari Malang. Jurnal Keperawatan Tropis Papua, 8(2), 118–123. https://doi.org/10.47539/jktp.v8i2.464

Mamuly, W. F., & Embuai, Y. (2023). Pengaruh beban kerja fisik terhadap keluhan muskuloskeletal pada tenaga kerja bongkar muat di Pelabuhan Yos Sudarso Ambon. Jurnal Ners Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, 2580 2194. Diakses dari https://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/ners

Saputra, A. & Mahaputra, R. (2022). Penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) serta pembentukan budaya keselamatan kerja di organisasi. Health & Safety Journal, 12(3), 45–53. Diakses dari https://myjurnal.poltekkes-kdi.ac.id/index.php/hijp/article/view/1210

Wiyanto, B., Sirait, N. A., Afifah, S. F., & Hasibuan, A. (2025). Analisis faktor‑faktor yang mempengaruhi penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di rumah sakit. JIKES: Jurnal Ilmu Kesehatan, 3(2), 287–293. https://doi.org/10.71456/jik.v3i2.1240

Hayat, F. & Kurniatillah, N. (2023). Analisis sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja di rumah sakit: sebuah tinjauan literatur. FLURALIS: Faletehan Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 2(1), 16–25. https://doi.org/10.61252/fjeb.v2i1.32

Rawung, P. B., Kawatu, P. A. T., & Mantjoro, E. M. (2024). Analisis bahaya dan risiko keselamatan dan kesehatan kerja pada pekerja di bagian instalasi gizi RSU GMIM Bethesda Tomohon. Prepotif: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 9(2), 48866. https://doi.org/10.31004/prepotif.v9i2.48866

Handayani, D., & Rachmawati, E. (2021). Budaya keselamatan dan pelaporan insiden keselamatan di rumah sakit. Jurnal Manajemen Pelayanan Kesehatan, 24(2), 85–92.

Pratiwi, R. A., & Sari, M. I. (2022). Hubungan beban kerja dengan keluhan muskuloskeletal pada tenaga penunjang rumah sakit. Jurnal Kesehatan Kerja Indonesia, 11(2), 97–105.

Yuliani, N., & Kurniawan, B. (2020). Budaya keselamatan dan kesehatan kerja di rumah sakit. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 15(1), 45–52.

Downloads

Published

28-01-2026

How to Cite

Hasanah, U., & Purnamawati, D. . (2026). Analisis Budaya Keselamatan Kerja pada Penyajian Makanan di Instalasi Gizi Rumah Sakit: Studi Kualitatif Deskriptif. Journal of Innovative and Creativity, 6(1), 6100–6106. https://doi.org/10.31004/joecy.v6i1.7190

Issue

Section

Articles