Peran Komunikasi Nonverbal DJ Slothkidd terhadap Respons Audiens di Panggung Hiburan
DOI:
https://doi.org/10.31004/joecy.v6i1.7180Keywords:
komunikasi nonverbal, DJ, interaksi audiens, atmosfer panggungAbstract
Perkembangan pertunjukan musik elektronik menunjukkan bahwa DJ tidak lagi berperan semata sebagai pemutar musik, melainkan juga sebagai komunikator yang membangun interaksi dan suasana bersama audiens melalui komunikasi nonverbal. Dalam konteks panggung hiburan dengan tingkat kebisingan yang tinggi, penyampaian pesan secara verbal menjadi kurang efektif, sehingga bahasa tubuh, gestur, ekspresi wajah, serta pengelolaan atmosfer panggung berfungsi sebagai sarana utama dalam menyalurkan energi dan makna kepada penonton. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bentuk komunikasi nonverbal yang digunakan DJ Slothkidd dalam membangun interaksi dengan audiens di panggung hiburan, sekaligus menganalisis respons audiens serta peran atmosfer panggung dalam memperkuat proses komunikasi tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif melalui wawancara mendalam terhadap DJ Slothkidd, dua orang audiens dengan karakteristik berbeda, serta Manager POTS sebagai pihak pengelola venue, yang didukung oleh observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa elemen komunikasi nonverbal meliputi kinesics, proxemics, haptics, artifactual, chronemics, appearance, dan paralanguage memiliki peran signifikan dalam membangun keterlibatan audiens, yang semakin diperkuat oleh respons audiens serta dukungan atmosfer panggung berupa pencahayaan, visual, dan sistem tata suara yang selaras, sehingga menghasilkan pengalaman pertunjukan yang interaktif dan berkesan..
References
Ardiansyah, Risnita, & Jailani, M. S. (2023). Teknik Pengumpulan Data Dan Instrumen Penelitian Ilmiah Pendidikan Pada Pendekatan Kualitatif dan Kuantitatif. Jurnal IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam, 1(2), 1–9. https://doi.org/10.61104/ihsan.v1i2.57
Bakar, R. M. (2021). Pengantar Psikologi Umum (p. 79).
Bogdan, R., & Biklen, S. K. (1997). Qualitative research for education (Vol. 368). Allyn & Bacon Boston, MA.
Ekman, P., & Friesen, W. V. (1986). A new pan-cultural facial expression of emotion. Motivation and Emotion, 10, 159–168.
Gantiano, H. E. (2019). Analisis Dampak Strategi Komunikasi Non Verbal. Dharma Duta, 17(2), 80–95.
Gates, C., Subramanian, S., & Gutwin, C. (2006). DJs’ perspectives on interaction and awareness in nightclubs. Proceedings of the 6th Conference on Designing Interactive Systems, 70–79.
Ibrahim, M. A. (2015). Metodologi penelitian kualitatif. Bandung: Alfabeta.
Justisiani, E. I. (2014). Persepsi Masyarakat Tentang Bentuk Komunikasi Verbal Dan Komunikasi Nonverbal Pada Pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Wahab Sjahranie Samarinda. Jurnal Ilmu Komunikasi, 2(3), 193–206.
Koren, T. (2024). Beyond door policies: Cultural production as a form of spatial regulation in Amsterdam nightclubs. European Journal of Cultural Studies, 27(1), 36–51.
Moleong, L. J., & Surjaman, T. (2014). Metodologi penelitian kualitatif.
Pujianti, R. (2020). RESPON REMAJA MUSLIMAH TERHADAP SENI REBANA SEBAGAI MEDIA PENGEMBANGAN DAKWAH DIKELURAHAN KOTA LAMA KECAMATAN KUNTO DARUSSALAM KABUPATEN ROKAN HULU. 67, 67–79. https://doi.org/10.4102/ids.v22i85.847
Alamianti, D., & Rachaju, R. D. K. (2021). Realitas Phone Snubbing pada Pergaulan Remaja Reality of Phone Snubbing in Teenager ’ s Relations. Jurnal Audience Jurnal Ilmu Komunikasi, 04(02), 209–220.
Arlisya, F. A., Kusuma, P., & Putri, D. (2024). Komunikasi Verbal Non-Verbal Guru dan Orang Tua Pada Anak Tunarungu di SLB Negeri Semarang. Jurnal Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi, 8(1), 141–150.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 M. Firman Fadly Adriansyah, Candra Yudha Satriya

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







