Konsep Pendidikan Nilai Menurut Sayyed Hossein Nasr Dan John Dewey

Authors

  • Nurul Chasanah Universitas Islam Negeri Salatiga
  • M. Nur Shikin Universitas Islam Negeri Salatiga

DOI:

https://doi.org/10.31004/joecy.v5i2.715

Keywords:

Sayyed Hossein Nasr, John Dewe, Filsafat Pendidikan

Abstract

Konsep pendidikan nilai adalah isu krusial dalam studi filsafat pendidikan karena berkaitan erat dengan pembentukan karakter dan arah hidup peserta didik. Seyyed Hossein Nasr dan John Dewey merupakan dua pemikir yang memiliki pandangan unik dalam mendefinisikan pendidikan nilai berdasarkan latar belakang filosofis masing-masing. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pemikiran kedua tokoh tersebut mengenai pendidikan nilai, tanpa membandingkan satu dengan yang lainnya. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan pendekatan deskriptif, yaitu dengan menganalisis karya asli dan literatur pendukung yang membahas pandangan Nasr dan Dewey secara terstruktur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Nasr menyoroti pendidikan nilai yang berlandaskan pada spiritualitas, tradisi keagamaan, dan metafisika Islam, di mana tujuan pendidikan adalah untuk mengarahkan manusia kembali pada kenyataan ilahi. Di sisi lain, Dewey menekankan nilai sebagai hasil dari proses pengalaman sosial, yang terbentuk melalui interaksi individu dalam kehidupan masyarakat yang demokratis. Pemikiran kedua tokoh ini mencerminkan kekayaan perspektif dalam memahami pendidikan nilai, serta dapat menjadi dasar untuk mengembangkan pendekatan pendidikan yang seimbang antara dimensi spiritual dan sosial.

References

Aan Rukmana, Seyyed Hossein Nasr (Jakarta:Dian Rakyat, 2013)

Ag. Soejono, Aliran Baru dalam Pendidikan, (Bandung : CV. Ilmu, 1980), hal. 126

Atang Suherman,Menuju perkembangan menyeluruh,2001,Direktoriat Jendral Olah Raga,Jakarta.

Abu Azzam el-Bimawy, Hadis: Tuntutlah Ilmu sejak adalam Buaian hingga Liang Lahat, artikel di akses pada 02 Desember 2017 dari https://syukrillah.wordpress.com/2010/08/29/ternyata-bukan-hadis- shohih/

Brucato, G. & Hogan, JD (1999, Spring). “Psikolog pada perangko” Para Psikolog Umum”,

Dewey, John. 1955. Perihal Kemerdekaan dan Kebudayaan. alih bahasa E.M. Aritonang, Jakarta: Saksana.

Dewey, John. 2003. An Introduction of Reflektif Thinking, by cilombia, University A Sicciety dalam edisi Muzayyin Arifin, Filsafat Pendidikan Islam. Bandung; Pustaka Setia.

Djunaidatul Munawwaroh dan Tanenji, Filsafat Pendidikan;Perspektif Islam dan Umum (Tangerang:UIN Jakarta Press, 2003), h. 5

John Dewey, democracy and Education, p.383, edisi Muzayyin Arifin, Filsafat Pendidikan Islam, 2003. Bandung; Pustaka Setia, hal.3

John Dewey, Perihal Kemerdekaan dan Kebudayaan, alih bahasa E.M. Aritonang, (Jakarta:

Maimun. Seyyed Hossein Nasr; Pergulatan Sains dan Spiritualitas Menuju Paradigma Kosmologi Alternatif. Yogyakarta:IRCiSoD, 2015.

Mehdi Aminrazafi, “Filsafat Islam di Dunia Islam Modern;Persia” dalam Seyyed Hossein Nasr dan Oliver Leaman (ed), Ensiklopedi Tematis Filsafat Islam, Jilid II (Bandung:Mizan, http://id.wikipedia.org/wiki/ John_Dewey

Nasr, Seyyed Hossein dan Leaman, Oliver (ed). Ensiklopedi Tematis Filsafat Islam, Jilid II. Bandung:Mizan, 2003.

Samsul Nizar, Filsafat Pendidikan Islam: Pendekatan Historis, Teoritis dan Praktis (Jakarta:Ciputat, 2002

Soejono, Ag. 1980. Aliran Baru dalam Pendidikan. Bandung: CV. Ilmu.

Sudarsono. 2008. Ilmu Filsafat, Rineka Cipta.

Teguh Wangsa Gandhi, Filsafat Pendidikan;Mazhab-mazhab Filsafat Pendidikan (Yogyakarta:Ar-Ruzz Media, 2016).

Downloads

Published

30-05-2025

How to Cite

Chasanah, N., & Shikin, M. N. (2025). Konsep Pendidikan Nilai Menurut Sayyed Hossein Nasr Dan John Dewey. Journal of Innovative and Creativity, 5(2), 4287–4298. https://doi.org/10.31004/joecy.v5i2.715

Issue

Section

Articles