Fenomena Kesantunan Berbahasa Di Media Sosial Instagram

Authors

  • Rahmatan Lil Alamin Universitas Muhammadiyah Surabaya
  • R. Panji Hermoyo Universitas Muhammadiyah Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.31004/joecy.v6i1.7068

Keywords:

pragmatik, kesantunan berbahasa, tindak tutur, media sosial, instagram.

Abstract

Instagram adalah salah satu contoh bagaimana media sosial telah berevolusi menjadi platform komunikasi publik yang memungkinkan keterlibatan tanpa batas antara orang-orang dari berbagai latar belakang sosial. Dalam situasi ini, penggunaan bahasa mencerminkan teknik sosial untuk mempertahankan hubungan dan citra diri seseorang, selain berfungsi sebagai media komunikasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji kesantunan di bagian komentar Instagram dari sudut pandang praktis. Dengan menggunakan data dari komentar pada tiga unggahan Instagram dengan berbagai konteks hiburan, sosial, dan isu sensitive metode studi kualitatif deskriptif digunakan. Teori tindak tutur Searle dan metode kesantunan Brown dan Levinson digunakan untuk menganalisis data, yang dikumpulkan melalui observasi dan dokumentasi non-partisipan. Temuan studi menunjukkan bahwa tindak tutur ekspresif, seperti pujian dan dorongan, mendominasi komentar pengguna Instagram. Taktik paling popular yang bertujuan untuk mempertahankan citra online yang positif, ditentukan sebagai kesantunan positif. Namun, karena hal-hal seperti anonimitas, polarisasi opini, dan keterbukaan arena publik internet, pelanggaran kesantunan juga sering terjadi, terutama dalam unggahan yang membahas isu-isu kontroversial. Selain itu, penggunaan tanda baca dan emoji sangat membantu melembutkan ucapan dan memperjelas maksud pembicara. Secara keseluruhan, temuan studi ini mendukung gagasan bahwa bersikap sopan di Instagram adalah strategi komunikasi adaptif yang didorong oleh tujuan sosial, konteks, dan dinamika interaksi daring. Diharapkan studi ini akan memajukan pengetahuan tentang pragmatik komunikasi media sosial dan literasi digital.

References

Ayu Apriliya, Mardiningsih & Sugianti. (2024). Prinsip Kesantunan Bahasa dalam Kolom Komentar Instagram @nikitamirzanimawardi_172. JBI: Jurnal Bahasa Indonesia, 2(2). https://doi.org/10.59966/jbi.v2i2.1137

Brown, P., & Levinson, S. C. (1987). Politeness: Some universals in language usage. Journal of Pragmatics, 11(3), 375–387. DOI: https://doi.org/10.1016/0378-2166(87)90004-1

Culpeper, J. (2021). Impoliteness and hate speech: Comparing political and social media discourse. Journal of Pragmatics, 179, 1–12. DOI: https://doi.org/10.1016/j.pragma.2021.03.006

Dynel, M. (2022). Online impoliteness and aggression: A pragmatic perspective. Journal of Pragmatics, 194, 1–10. DOI: https://doi.org/10.1016/j.pragma.2022.03.004

Famawati Fatmawati & Rika Ningsih. (2023). Politeness in Expressive Speech Acts: A Cyber Pragmatics Approach. JOLLT Journal of Languages and Language Teaching, 12(4). https://doi.org/10.33394/jollt.v12i4.12620

Fatih Akbar Rahmani. (2025). A Pragmatic Case Study of Politeness in Instagram Comments: Insights from Medy Renaldy’s Post. STAIRS: English Language Education Journal, 6(1). https://doi.org/10.21009/stairs.6.1.5

Hermoyo, R. P., Affandy, A. N., & Wahono. (2023). Optimizing the Use of Polite Language in Responding to Sexual Harassment News on Social Media. In Proceedings of the 1st UMSurabaya Multidisciplinary International Conference 2021 (MICon 2021), 392–401. Atlantis Press. DOI: https://doi.org/10.2991/978-2-38476-022-0_42

Ilah Maghfiroh & Rahmiati. (2024). Kesantunan Berbahasa dalam Media Sosial: Kajian Pragmatik terhadap Komentar Online. Jurnal Nakula: Pusat Ilmu Pendidikan, Bahasa dan Ilmu Sosial, 2(6), 340–349. https://doi.org/10.61132/nakula.v2i6.1374

Inez Sarah Dina Putri Shafari; Mardiningsih; & Tristan Rokhmawan. (2024). Kesantunan Berbahasa pada Kolom Komentar di Akun Twitter Prabowo Subianto: Kajian Pragmatik. JBI : Jurnal Bahasa Indonesia, 2(2), 53–64.

Kumentas, Stevanus Gelael; Mardiningsih; & Ilmiyatur Rosidah. (2024). Analisis Kesantunan Berbahasa Warganet dalam Bertutur di Kolom Komentar YouTube “Lapor Pak!”. JBI : Jurnal Bahasa Indonesia, 2(2), 124–132.

Kusmanto, H., Prayitno, H. J., Ngali, A., & Rahmawati, L. E. (2024). Realisasi Kesantunan Berkomunikasi pada Media Sosial Instagram @JOKOWI: Studi Politikopragmatik. Parafrase: Jurnal Kajian Kebahasaan & Kesastraan, 19(2). https://doi.org/10.30996/parafrase.v19i2.2648

Locher, M. A., & Graham, S. L. (2021). Interpersonal pragmatics and digital discourse. Journal of Pragmatics, 173, 1–7. DOI: https://doi.org/10.1016/j.pragma.2020.11.006

Lup, K., Trub, L., & Rosenthal, L. (2021). Instagram use and social interaction: Associations with well-being. Cyberpsychology, Behavior, and Social Networking, 24(1), 1–7.

DOI: https://doi.org/10.1089/cyber.2020.0205

Maghfiroh, I., & Rahmiati. (2024). Kesantunan Berbahasa dalam Media Sosial: Kajian Pragmatik terhadap Komentar Online. Jurnal Nakula : Pusat Ilmu Pendidikan, Bahasa dan Ilmu Sosial, 2(6), 340–349. https://doi.org/10.61132/nakula.v2i6.1374

Maguna Eliastuti, E., Waleulu, F. E. P., Purwaningsih, N. D., Fadillah, M. N., & Misar, M. (2023). Analisis Kesantunan Berbahasa pada Media Instagram @JOKOWI (Kajian Pragmatik). Jurnal Pendidikan Dasar dan Sosial Humaniora, 2(6), 639–654. https://doi.org/10.53625/jpdsh.v2i6.5547

Mardiningsih & Rosidah (2024). Analisis Kesantunan Berbahasa Warganet Dalam Bertutur Di Kolom Komentar Youtube “Lapor Pak!” Kumentas, JBI: Jurnal Bahasa Indonesia, 2(2), 124–132.

Palupi, M. T., & Endahati, N. (2021). Kesantunan Berbahasa di Media Sosial Online: Tinjauan Deskriptif pada Komentar Berita Politik di Facebook. Jurnal Skripta, 5(1). https://doi.org/10.31316/skripta.v5i1.125

Prasetya, Haikal Ramadhan & Ratih Purnama Sari (2024). Prinsip Kesantunan Dalam Jual Beli Online Di Instagram: Suatu Kajian Pragmatik. Jurnal Konfiks, 9(2).

Rahmani, F. A. (2025). A Pragmatic Case Study of Politeness in Instagram Comments: Insights from Medy Renaldy’s Post. STAIRS: English Language Education Journal, 6(1). https://doi.org/10.21009/stairs.6.1.5

Shafari, Mardiningsih & Rokhmawan (2024). Kesantunan Berbahasa Pada Kolom Komentar Di Akun Twitter Prabowo Subianto: Kajian Pragmatik. JBI: Jurnal Bahasa Indonesia, 2(2), 53–64.

Sukandi, R., Siagian, I., & Maharani, N. (2022). Analisis Kesantunan Berbahasa pada Media Instagram (Kajian Pragmatik). Enggang: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya, 3(1). https://doi.org/10.37304/enggang.v3i1.8369

Sulistianah, S., Nurhasanah, F., & Rohbiah, T. S. (2025). Analisis Pragmatik Strategi Kesantunan dalam Komentar di Media Sosial. Fonologi: Jurnal Ilmuan Bahasa dan Sastra Inggris, 3(2), 357–371. https://doi.org/10.61132/fonologi.v3i2.2025

Supriadi, A., Asdar, A., Listya Ningrum, A. A., & Irfan. (2025). Politeness in Language: A Pragmatic Perspective on Social Communication. INTERACTION: Jurnal Pendidikan Bahasa, 12(1), 790–802. https://doi.org/10.36232/interactionjournal.v12i1.3038

Supriadi, Asdar, Andi Alfina Listya Ningrum & Irfan (2025). Politeness in Language: A Pragmatic Perspective on Social Communication INTERACTION: Jurnal Pendidikan Bahasa, 12(1), 790–802.

Tagg, C., & Seargeant, P. (2021). Taking offence on social media: Pragmatics of interaction online. Journal of Pragmatics, 176, 1–14. DOI: https://doi.org/10.1016/j.pragma.2021.01.006

Warmadewi, A. A. I. M., Suarjaya, A. A. G., Susanthi, I. G. A. A., & Dewi Artana, N. L. G. M. (2020). Kesantunan Berbahasa dalam Bahasa Bali oleh Selebgram pada Media Sosial Instagram. LINGUA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya, 18(2). https://doi.org/10.30957/lingua.v18i2.713

Yule, G. (2020). Pragmatics and meaning in context. Applied Linguistics, 41(5), 738–741.

DOI: https://doi.org/10.1093/applin/amaa021

Downloads

Published

19-01-2026

How to Cite

Alamin, R. L. ., & Hermoyo, R. P. . (2026). Fenomena Kesantunan Berbahasa Di Media Sosial Instagram. Journal of Innovative and Creativity, 6(1), 3840–3850. https://doi.org/10.31004/joecy.v6i1.7068

Issue

Section

Articles