Analisis Jenis, Penyebab, dan Penanganan Defect Beton pada Struktur Bangunan Gedung

Authors

  • Sherly Nuari Program Studi Pendidikan Profesi Insinyur, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Padang
  • Rico Trisno Program Studi Pendidikan Profesi Insinyur, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Padang

DOI:

https://doi.org/10.31004/joecy.v6i1.7056

Keywords:

Defect Beton, Struktur Beton, Mutu Konstruksi, Proyek Gedung, Pengendalian Mutu

Abstract

Pekerjaan struktur beton pada proyek gedung masih rentan mengalami berbagai jenis defect yang berpotensi menurunkan mutu, durabilitas, dan kinerja struktur apabila tidak ditangani secara tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis defect beton yang terjadi pada struktur gedung, menganalisis faktor penyebabnya, serta mengevaluasi dampak dan metode penanganan yang diterapkan di lapangan. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode studi kasus pada empat proyek gedung. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan, dokumentasi visual, pengukuran, dan wawancara teknis dengan tim proyek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa defect beton yang dominan meliputi retak, keropos, honeycomb, overpouring, geripis, sambungan plin tidak rata, dan sisa material. Penyebab utama defect berasal dari ketidaksesuaian pelaksanaan pekerjaan, khususnya pada tahap pemadatan beton, pemasangan bekisting, proses curing, dan pengawasan mutu. Dampak defect tidak hanya memengaruhi kualitas visual bangunan, tetapi juga berpotensi menurunkan durabilitas dan kinerja struktur. Metode perbaikan seperti patching, grouting, dan injection terbukti efektif dalam mengatasi defect sesuai karakteristiknya, namun memerlukan tambahan biaya dan waktu pelaksanaan. Penelitian ini menegaskan bahwa pencegahan melalui peningkatan kualitas pelaksanaan dan pengendalian mutu merupakan strategi paling efektif dalam meminimalkan terjadinya defect beton pada proyek gedung.

References

Angst, U. M. (2018). Challenges and opportunities in corrosion of steel in concrete. Materials and Structures, 51(1), 4. https://doi.org/10.1617/s11527-017-1131-6

Arman, U. D., Sari, A., & Chairi, M. (2025). Prosedur Pengendalian Mutu Struktur Beton Teknologi Precast Pembangunan Rumah Susun Sumatera Barat. Jurnal Rivet, 4(02), 66–72. https://doi.org/10.47233/rivet.v4i02.1789

Gunawan, K., Munaf, D. R., & Siahaan, F. T. (2005). Mekanisme Perawatan Dan Perbaikan Struktur Beton Bertulang Dengan Pendayagunaan Abu Terbang. Jurnal Inovisi, 4(2), 77–90.

Habibie, M., Hasan, M., & Fonna, S. (2023). Efek Korosi Baja Tulangan Terhadap Kinerja Struktur Tipikal Pertokoan di Banda Aceh. Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan Dan Kemasyarakatan, 17(4), 2240–2252. https://doi.org/10.35931/aq.v17i4.2364

Habirun, A. N. (2023). Studi Ketahanan Elemen Struktur Kolom Gedung Perkantoran Dengan Usia Layan 40 Tahun. Rang Teknik Journal, 6(1), 196–200. https://doi.org/10.31869/rtj.v6i1.3930

Harisantoso, B., & Azizul Hakim, E. (2021). Kegagalan Pencapaian Mutu Beton Akibat Tidak Maksimalnya Metode Pelaksanaan. Seminar Keinsinyuran Program Studi Program Profesi Insinyur, 1(2), 651–657. https://doi.org/10.22219/skpsppi.v2i1.4370

Kalantari, S. M., & Kianoush, M. R. (2024). Advances and applications of the strut-and-tie method in reinforced concrete design: A state-of-the-art review. Structures, 69, 107327. https://doi.org/10.1016/j.istruc.2024.107327

Nurhadi, A. (2025). Analisis Kekuatan Struktur Beton Bertulang Menggunakan Material Tambahan Abu Terbang (Fly Ash). Journal of Engineering and Technological Science, 1(1), 24–32.

Permata, S. (2025). Evaluasi Lendutan Balok Beton Bertulang Dengan Pendekatan Matematis: Penerapan Teori Euler–Bernoulli terhadap Batas Kemampuan Layan. Jurnal Ilmiah Poli Rekayasa, 20(2), 67–74. https://doi.org/10.30630/jipr.20.2.392

Pratama, R., & Walujodjati, E. (2023). Evaluasi Perilaku Struktur Gedung Beton Bertulang dengan Metode Elemen Hingga Proyek Pembangunan Banten Islamic Center. Jurnal Konstruksi, 21(2), 187–195.

Saputra, A. G., Taran, R., Sudjarwo, P., & Buntoro, J. (2014). Identifikasi Penyebab Kerusakan Pada Beton Dan Pencegahannya. Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil, 3(2), 1–7.

Strukova, Z., Kozlovska, M., & Tazikova, A. (2025). Improvement of Concrete Construction Work Performance Through Employment of Lean Logistics Principles. Engineering Reports, 7(1), 1–14. https://doi.org/10.1002/eng2.13067

Supriani, F., & Islam, M. (2019). Pengaruh Metode Perlakuan dalam Perawatan Beton terhadap Kuat Tekan dan Durabilitas Beton. Inersia, Jurnal Teknik Sipil, 9(2), 47–54. https://doi.org/10.33369/ijts.9.2.47-54

Yunita, T., & Sutandi, A. (2024). Penyebab Kegagalan Konstruksi Beton (Studi Kasus: Proyek Konstruksi X di Jakarta Selatan. JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil, 7(2), 393–414. https://doi.org/10.24912/jmts.v7i2.25035

Downloads

Published

19-01-2026

How to Cite

Nuari, S., & Trisno, R. (2026). Analisis Jenis, Penyebab, dan Penanganan Defect Beton pada Struktur Bangunan Gedung. Journal of Innovative and Creativity, 6(1), 3758–3764. https://doi.org/10.31004/joecy.v6i1.7056

Issue

Section

Articles