Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Daun Kelengkeng (Dimocarpus longan L) terhadap Pertumbuhan Staphylococcus aureus
DOI:
https://doi.org/10.31004/joecy.v6i1.7038Keywords:
dimocarpus longan L, antibakteri, staphylococcus aureus, ekstrak etanol, zona hambat.Abstract
Staphylococcus aureus merupakan bakteri patogen yang menunjukkan peningkatan resistensi terhadap antibiotik, sehingga mendorong pencarian alternatif antibakteri berbahan alami. Daun kelengkeng (Dimocarpus longan L) diketahui mengandung senyawa metabolit sekunder seperti flavonoid, alkaloid, tanin, dan saponin yang berpotensi sebagai agen antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi aktivitas antibakteri ekstrak etanol daun kelengkeng terhadap Staphylococcus aureus menggunakan metode difusi cakram. Ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi menggunakan etanol 96%, dilanjutkan dengan uji skrining fitokimia. Konsentrasi ekstrak yang diuji meliputi 10%, 15%, dan 20%, dengan amoksisilin sebagai kontrol positif dan DMSO sebagai kontrol negatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun kelengkeng mampu menghasilkan zona hambat pada seluruh konsentrasi uji, dengan nilai rata-rata masing-masing 4,38 mm (kategori lemah), 5,05 mm (kategori sedang), dan 6,06 mm (kategori sedang). Kontrol positif menghasilkan zona hambat 21,56 mm, sedangkan kontrol negatif tidak menunjukkan aktivitas antibakteri. Temuan ini menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun kelengkeng memiliki potensi sebagai antibakteri alami, meskipun aktivitasnya masih lebih rendah dibandingkan antibiotik amoksisilin. Penelitian lanjutan diperlukan untuk mengoptimalkan proses ekstraksi dan mengevaluasi spektrum antibakteri yang lebih luas.
References
Amelia, C., Simanjuntak, N. J. P., & Novriani, E. (2025).
Formulation of Abelmoschus manihot leaf gel using Carbopol and HPMC and antibacterial activity against Pseudomonas aeruginosa. Galen: Jurnal Ilmu Farmasi dan Kesehatan, 1(2), 181–192. https://doi.org/10.71417/galen.v1i2.18
Doungsaard, P., Chansakaow, S., Sirithunyalug, J., & Lue, S. (2020). In vitro Biological Activities of the Anti-aging Potential of Dimocarpus longan Leaf Extracts. Journal of Natural Sciences. https://doi.org/10.12982/CMUJNS.2020.0016
Firoozbahr, M., Kingshott, P., & Palombo, E. A. (2023). Recent Advances in Using Natural Antibacterial Additives in Bioactive Wound Dressings. Pharmaceutics, 15(2), 1–33. https://doi.org/10.3390/pharmaceutics15020644
Kristiana, M., Fitriyana, & Kurnyawaty, N. (2023). Pengaruh Waktu Maserasi Terhadap Senyawa Flavonoid Dari Umbi Bawang Dayak. Jurnal Teknik Kimia Vokasional, 3(2), 66–71. https://doi.org/10.46964/jimsi.v3i2.547
Muaratan, J., Ginting, A. N. B., Meutia, R., & Simanjuntak, N. J. P. (2025).
Aktivitas nano spray gel ekstrak kulit nanas (Ananas comosus L.) terhadap pertumbuhan Staphylococcus epidermidis pada ulkus diabetes melitus secara in vitro. Jurnal Riset Ilmu Kesehatan Umum, 3(3), 49–62. https://doi.org/10.57213/jrikuf.v3i3.659
Ningsih, D. S., Henri, Roanisca, O., & Gus, M. R. (2020). Skrining Fitokimia dan Penetapan Kandungan Total Fenolik Ekstrak Daun Tumbuhan Sapu-Sapu (Baeckea frutescens L.). Biotropika Journal of Tropical Biology, 8(3), 178–185. https://doi.org/10.21776/ub.biotropika.2020.008.03.06
Sipayung, S. A., Natalia, A., Meutia, R., & Simanjuntak, N. J. P. (2025).
Uji aktivitas antibakteri sediaan gel semprot ekstrak etanol daun sintrong (Crassocephalum crepidioides) terhadap Staphylococcus aureus pada luka infeksi diabetes melitus. Journal of Pharmaceutical and Sciences, 8(2), 1273–1285. https://doi.org/10.36490/journal-jps.com.v8i2.887
Song, M., Liu, Y., Li, T., Liu, X., Hao, Z., Ding, S., Panichayupakaranant, P., Zhu, K., & Shen, J. (2021). Plant Natural Flavonoids Against Multidrug Resistant Pathogens. Advanced Science, 8(15). https://doi.org/10.1002/advs.202100749
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Meyyin Eka Marshanda, Nerly Juli Pranita Simanjuntak, Erida Noviani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







