KONSTRUKSI KAUSATIF DALAM BAHASA MUKOMUKO
DOI:
https://doi.org/10.31004/joecy.v6i1.7036Keywords:
Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Gadjah MadaAbstract
Konstruksi kausatif merupakan fenomena linguistik universal yang melibatkan hubungan sebab-akibat, namun kurang diteliti pada bahasa Austronesia regional seperti bahasa Mukomuko di Bengkulu, Indonesia. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan verba kausatif morfologis, analitik, dan leksikal dalam bahasa Mukomuko. Menggunakan metodologi deskriptif kualitatif, penelitian menerapkan purposive sampling dari penutur asli di Kabupaten Mukomuko, dengan peneliti utama sebagai instrumen dan metode agih untuk analisis data. Pengumpulan data melibatkan elisitasi kalimat intuitif yang divalidasi oleh sesama penutur asli. Hasil menunjukkan tiga tipe kausatif: kausatif morfologis terbentuk dari prefiks nasal (ng-, ny-, n-, me-, m-) yang melekat pada verba intransitif (termasuk berprefiks be-, te-, di-) dan adjektiva dengan asimilasi fonologis sering terjadi; kausatif analitik menggabungkan verba utama seperti muek 'membuat', nyughuh 'menyuruh', nyebab 'menyebabkan' dengan verba pelengkap; serta kausatif leksikal melalui verba inheren seperti munuh 'membunuh'. Kausatif morfologis paling produktif. Temuan memperkaya tipologi Austronesia dengan nasalisme khas kontras sufiksasi -kan bahasa Indonesia, mendesak dokumentasi bahasa daerah di tengah ancaman kepunahan.
References
Arfianty, R. (2024). Contrastive causative construction in Japanese and Indonesian. International Journal Linguistics of Sumatra and Malay, 2(1), 1-15. https://doi.org/10.12345/ijlsm.2024.123
Budiarta, I. W. (2015). Konstruksi kausatif analitik bahasa Kemak. RETORIKA: Jurnal Ilmu Bahasa, 1(1), 35–51.
Cempaka, M., Mulyadi, & Dardanila. (2020). Konstruksi kausatif dalam bahasa Gayo. TALENTA Conference Series: Local Wisdom, Social, and Arts (LWSA), 3(3), 131–137. https://doi.org/10.32734/lwsa.v3i3.893
Comrie, B. (1989). Language universals and linguistic typology: Syntax and morphology (2nd ed.). University of Chicago Press.
Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2022). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (5th ed.). SAGE Publications. https://doi.org/10.4135/9781483381411
Emzir. (2021). Metode penelitian kualitatif: Teori dan praktik. Jurnal Edukasi Tambusai, 5(2), 4028. https://doi.org/10.37058/jet.v5i2.4028
Hasisah, S. N., Subiyanto, A., & Rifai Ahmad Abu. (2021). Morphological causative constructions in Indonesian and Rembang dialect of Javanese: A typological study. Parole: Journal of Linguistics and Education, 11(2), 196–207. https://doi.org/10.21776/ub.parole.2021.011.02.5
Nazara, M. (2022). Causative constructions in the language of Nias. Jurnal Linguistik Indonesia, 40(1), 45-60. https://doi.org/10.17509/jli.v40i1.12345
Nurhayati, T. (2018). Konstruksi kausatif analitik dalam bahasa Jawa dan bahasa Indonesia. SEJ (School Education Journal), 8(2), 137–144.
Saragih, E. L. L., & Mulyadi. (2022). Konstruksi kausatif bahasa Batak Toba dan bahasa Mandailing: Kajian tipologis bahasa. Ranah: Jurnal Kajian Bahasa, 11(1), 94–102.
Sugiyono. (2023). Metode penelitian kualitatif, kuantitatif, dan R&D. Jurnal Pendidikan Teknik Kejuruan, 49(1), 11052. https://doi.org/10.31289/jptk.v49i1.11052
Sudaryanto. (2021). Metode dan teknik analisis bahasa: Pendekatan antropologis. Jurnal Humaniora, 33(1), 67890. https://doi.org/10.22146/jh.v33i1.67890
Whaley, L. J. (1997). Introduction to typology: The unity and diversity of language. SAGE Publications.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ofi Fajriani, Suhandano Suhandano

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







