Pembentukan Karakter Peserta Didik Sekolah Menengah Atas Dalam Pembelajaran Seni Tari Melalui Model Project Based Learning (PJBL)
DOI:
https://doi.org/10.31004/joecy.v6i1.7017Keywords:
Pembelajaran Seni Tari, Project Based Learning dan Nilai KarakterAbstract
Pembentukan karakter peserta didik merupakan proses berkelanjutan yang terintegrasi dalam kegiatan pembelajaran. Sekolah Menengah Atas sebagai satuan pendidikan formal memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai-nilai karakter, salah satunya melalui pembelajaran seni tari. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pembentukan karakter peserta didik Sekolah Menengah Atas dalam pembelajaran seni tari melalui penerapan model Project Based Learning (PJBL). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan sumber data berupa informan, dokumen, tempat, dan peristiwa. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dokumentasi, dan perekaman, dengan keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan metode. Analisis data dilakukan menggunakan model analisis interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan PJBL dalam pembelajaran seni tari mampu membentuk karakter peserta didik yang tercermin melalui keterlibatan aktif dalam proses pembelajaran serta berkembangnya nilai tanggung jawab, kejujuran, kerja sama, dan kreativitas dalam proses pembelajaran seni tari berbasis proyek.
References
Amirullah. (2014). Pendidikan karakter dalam perspektif pendidikan nasional. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.
Arikunto, S. (2019). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
Asmani, J. M. (2011). Buku panduan internalisasi pendidikan karakter di sekolah. Yogyakarta: Diva Press.
Bell, S. (2010). Project-based learning for the 21st century: Skills for the future. The Clearing House: A Journal of Educational Strategies, Issues and Ideas, 83(2), 39–43. https://doi.org/10.1080/00098650903505415
Bender, W. N. (2012). Project-based learning: Differentiating instruction for the 21st century. Thousand Oaks, CA: Corwin Press.
Damayanti. (2014). Pendidikan karakter dalam pembelajaran seni. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Hosnan, M. (2014). Pendekatan saintifik dan kontekstual dalam pembelajaran abad 21. Bogor: Ghalia Indonesia.
Jazuli, M. (2014). Pendidikan seni budaya: Suatu pendekatan konseptual. Semarang: UNNES Press.
Jazuli, M. (2016). Paradigma pendidikan seni. Semarang: UNNES Press.
Johnson, D. W., & Johnson, R. T. (2009). An educational psychology success story: Social interdependence theory and cooperative learning. Educational Researcher, 38(5), 365–379. https://doi.org/10.3102/0013189X09339057
Kokotsaki, D., Menzies, V., & Wiggins, A. (2016). Project-based learning: A review of the literature. Improving Schools, 19(3), 267–277. https://doi.org/10.1177/1365480216659733
Lickona, T. (2013). Educating for character: How our schools can teach respect and responsibility. New York, NY: Bantam Books.
Moleong, L. J. (2019). Metodologi penelitian kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Samani, M., & Hariyanto. (2013). Pendidikan karakter: Konsep dan model. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Suryodiningrat. (2010). Pembelajaran seni tari. Yogyakarta: ISI Yogyakarta.
Thomas, J. W. (2000). A review of research on project-based learning. San Rafael, CA: Autodesk Foundation.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Mustika Hati, fuji astuti, ardipal ardipal

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







