Analisis Penerapan Prinsip Ergonomi di Lingkungan Kerja Laundry Express Mas Tura Tuntungan

Authors

  • Dian Pratiwi Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Nayla Nabila Hidayat Universitas Islam negeri Sumatera Utara
  • Azzahra Dyahayu Ramadani Universitas Islam negeri Sumatera Utara
  • Kayla Salsabila Universitas Islam negeri Sumatera Utara
  • Dinda Wulandari Universitas Islam negeri Sumatera Utara
  • Rahmi Wardani Universitas Islam negeri Sumatera Utara

DOI:

https://doi.org/10.31004/joecy.v6i1.6980

Keywords:

ergonomi, laundry, postur kerja, lingkungan kerja, metode 10 denyut

Abstract

Penerapan prinsip ergonomi di lingkungan kerja memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan pekerja serta mendukung peningkatan produktivitas, khususnya pada sektor usaha jasa seperti laundry yang didominasi oleh aktivitas fisik berulang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan prinsip ergonomi di Laundry Express Mas Tura Tuntungan dengan meninjau aspek postur kerja, kondisi lingkungan kerja, kebisingan, serta beban kerja fisiologis menggunakan metode 10 denyut nadi. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan metode observasi langsung terhadap satu orang pekerja perempuan berusia 40 tahun. Pengumpulan data dilakukan melalui pengamatan postur kerja, pencahayaan, ventilasi, kelembapan, kebersihan lingkungan kerja, serta pengukuran denyut nadi sebelum dan setelah bekerja.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas kerja sebagian besar dilakukan dalam posisi berdiri dengan frekuensi membungkuk dan menunduk, yang berpotensi menimbulkan gangguan muskuloskeletal. Kondisi pencahayaan dinilai kurang memadai, ventilasi terbatas, kelembapan ruangan tinggi, serta tingkat kebisingan mendekati ambang batas yang ditetapkan. Pengukuran beban kerja fisiologis menunjukkan peningkatan denyut nadi setelah bekerja dengan nilai cardiovascular load sebesar 12,94% yang tergolong dalam kategori beban kerja ringan. Meskipun demikian, kombinasi faktor fisik, lingkungan, dan psikologis berpotensi menurunkan kenyamanan dan produktivitas kerja dalam jangka panjang. Oleh karena itu, diperlukan perbaikan penerapan ergonomi guna menciptakan lingkungan kerja laundry yang lebih aman, nyaman, dan berkelanjutan

References

Cahya, H. D., Iqbal, M. F., Satrya, B. A., & Yulia, N. (2025). Tinjauan Aspek Ergonomi Lingkungan dan Keamanan Kerja pada Ruang Rekam Medis RS Tiara Bekasi Universitas Esa Unggul , Indonesia. 1.

Ergonomi, A., Pabrik, L., & Berdasarkan, T. (2025). Analisis Ergonomi Lingkungan Pabrik Tahu Berdasarkan Parameter Fisik Kerja Ergonomic Analysis of Tofu Factory Work Envrionment Based on Physical Work Parameters. 11(2), 201–210.

Ginting, J. B., Telaumbanua, A. S., Siregar, S. D., Suci, T., Studi, P., & Kesehatan, S. (2024). Faktor yang Berhubungan dengan Keluhan Musculoskeletal Disorder Pekerja Laundry Medan Selayang Factors Associated with Musculoskeletal Disorders Complaints of Medan Selayang Laundry Workers. 7(2). https://doi.org/10.36566/mjph/Vol7.Iss2/381

Issue, V., Mukhtar, M. N. A., Yafi, M. A., Abdurrasyid, H., Ramadhan, A. F., Industri, T., Teknik, F., Pgri, U., Buana, A., Dukuh, J., & Xii, M. (2024). JUTIN : Jurnal Teknik Industri Terintegrasi Analisis ergonomi lingkungan kerja fisik pada karyawan bagian laboratorium produksi. 7(4).

Jurnal, M., Mesin, T., Komputer, I., Dewi, N., Annas, F., Sari, T. A., Sains, F., & Bangsa, U. B. (2025). Analisis Postur Kerja pada Aktivitas Menyetrika di Industri Jasa Laundry Cio ’ ta Dengan Menggunakan Metode REBA ( Rapid Entire Body Assessment ) karena itu , penelitian berjudul ‘ Analisis Postur Kerja pada Aktivitas Menyetrika di Industri Jasa Laundry Cio ’ ta dengan Menggunakan Metode REBA ( Rapid Entire Body Assessment )’ dilakukan untuk mengidentifikasi tingkat risiko postur kerja yang dialami pekerja serta. 3(November), 58–70.

Kerja, M., Kerja, P., Sebagai, B., & Musculoskeletal, D. (2025). DOI: http://dx.doi.org/10.33846/sf16413 Masa Kerja, Postur Kerja dan Aktivitas Berulang Sebagai Determinan. 16, 938–941.

Muzakiki, M. A., Rizqi, A. W., & Priyana, E. D. (2023). Analisis Beban Kerja Fisiologis Pada Karyawan Bongkar Muat Bahan Bangunan Dengan Metode CVL Dan Konsumsi Kalori. 9(2), 447–453.

Posisi, H., Dan, K., Kerja, D., Kelelahan, T., & Pekerja, K. P. (2025). Al-Tamimi Kesmas. 14, 42–50.

Produksi, B., & Selaras, K. (2023). Analisis Faktor Lingkungan Kerja Fisik dan Beban Kerja Fisik dan Mental Bagian Produksi di PT. Karunia Selaras Abadi Sidoarjo. 8(1), 807–817.

Pt, X., & Ambon, K. (2024). (Journal of Industrial and Manufacture Engineering). 8(November), 219–230.

Saingo, R. R., Ruliati, L. P., & Takaeb, A. E. L. (2022). Media Kesehatan Masyarakat ERGONOMIC RISK OF MUSCULOSKELETAL DISORDERS Media Kesehatan Masyarakat. 4(2), 235–244.

Wirataco, P. T., & Mulia, M. (2022). Pengukuran Beban Kerja Operator Menggunakan Metode 10. VII(2), 2976–2982.

Downloads

Published

18-01-2026

How to Cite

Pratiwi, D., Hidayat, N. N. ., Ramadani, A. D. ., Salsabila, K. ., Wulandari, D. ., & Wardani, R. . (2026). Analisis Penerapan Prinsip Ergonomi di Lingkungan Kerja Laundry Express Mas Tura Tuntungan. Journal of Innovative and Creativity, 6(1), 3475–3480. https://doi.org/10.31004/joecy.v6i1.6980

Issue

Section

Articles