Analisis Beban Kerja dan Kelelahan Pegawai Berdasarkan Penerapan Ergonomi di Kantor BAPENDA Sumatera Utara Bagian Aset melalui Metode SchuIding Mute

Authors

  • Siti Nazwa Ramadhani Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Nurul Hasanah Lubis Universitas Islam negeri Sumatera Utara
  • Marsya Winanda Universitas Islam negeri Sumatera Utara
  • Ade Asiilah Asri Universitas Islam negeri Sumatera Utara
  • Rahmi Wardani Universitas Islam negeri Sumatera Utara

DOI:

https://doi.org/10.31004/joecy.v6i1.6978

Keywords:

Kesehatan dan Keselamatan Kerja, Ergonomi, Beban Kerja, Metode Schulding Mute, Higiene Industri

Abstract

Kesehatan dan keselamatan kerja merupakan faktor penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang produktif dan manusiawi. Salah satu pendekatan untuk menilai kesejahteraan pekerja adalah ergonomi, yaitu ilmu yang menyesuaikan pekerjaan dengan kemampuan manusia guna mencapai kenyamanan dan efisiensi kerja yang optimal. Di Kantor Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA) Sumatera Utara, peningkatan beban kerja pegawai akibat aktivitas administrasi, pelayanan masyarakat, serta tuntutan target kinerja berpotensi menimbulkan kelelahan fisik dan mental yang berdampak pada produktivitas kerja. Oleh karena itu, diperlukan pengukuran beban kerja sebagai upaya pencegahan dan pengendalian risiko kerja. Metode Schulding Mute digunakan sebagai pendekatan sederhana dan efektif untuk menilai beban kerja fisik melalui pengukuran denyut jantung pekerja selama aktivitas kerja guna memperkirakan tingkat beban kardiovaskular. Penilaian ini dikombinasikan dengan aspek higiene industri, meliputi pencahayaan, suhu ruangan, ventilasi, dan kebersihan lingkungan kerja yang turut memengaruhi kenyamanan dan kesehatan pegawai. Hasil penilaian ergonomi dan beban kerja ini diharapkan dapat menjadi dasar perbaikan kondisi kerja, meningkatkan kesehatan dan keselamatan pegawai, serta mendukung terciptanya lingkungan kerja yang sehat, aman, dan produktif.

References

Chaerul, D. D. P., Alwi, M. K., & Hardi, I. S. (2021). Penerapan higiene dan sanitasi industri rumah tangga pengolahan tahu di Kelurahan Bara-Baraya Kota Makassar. Window of Public Health Journal, 2(1), 1–10.

Hutabarat, J. (2017). Dasar Dasar Pengetahuan Ergonomi. Malang: Media Nusa Creative.

Kemnaker RI. (2022). Profil K3 Nasional 2022. Jakarta: Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia.

Purnomo, S. H., Adiputra, N., & Sutjana, I. D. P. (2007). Sistem kerja dengan pendekatan ergonomi total mengurangi keluhan muskuloskeletal, kelelahan dan beban kerja serta meningkatkan produktivitas pekerja industri gerabah di Kasongan Bantul Yogyakarta. Indonesian Journal of Biomedical Sciences, 1(3). Universitas Udayana.

Tarwaka. (2014). Ergonomi Industri: Dasar-dasar Pengetahuan Ergonomi dan Aplikasinya di Tempat Kerja. Surakarta: Harapan Press.

Yeni. (2018). Analisis ergonomi beban kerja fisik terhadap stres dan kinerja karyawan PT. Rifansi Dwi Putra Duri. Jurnal Online Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Riau (JOM FEB), 1(1), 1–15.

Downloads

Published

17-01-2026

How to Cite

Ramadhani, S. N., Lubis, N. H. ., Winanda, M. ., Asri, A. A. ., & Wardani, R. . (2026). Analisis Beban Kerja dan Kelelahan Pegawai Berdasarkan Penerapan Ergonomi di Kantor BAPENDA Sumatera Utara Bagian Aset melalui Metode SchuIding Mute. Journal of Innovative and Creativity, 6(1), 3405–3411. https://doi.org/10.31004/joecy.v6i1.6978

Issue

Section

Articles