Uji Aktivitas Sediaan Mikroenkapsulasi Ekstrak Etanol Daun Sukun (Artocarpus altilis L.) Sebagai Antidiabetes Terhadap Tikus Putih Jantan yang di Induksi Aloksan
DOI:
https://doi.org/10.31004/joecy.v6i1.6975Keywords:
Diabetes Mellitus, Mikroenkapsulasi, Metformin, Daun SukunAbstract
Diabetes Mellitus (DM) merupakan kelompok gangguan metabolik yang ditandai dengan kondisi hiperglikemia akibat kegagalan sekresi insulin, gangguan kerja insulin, maupun kombinasi keduanya. Penellitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efek antidiabetes dari sediaan mikroenkapsulasi ekstrak etanol daun sukun (Artocarpus altilis L.) terhadap tikus putih jantan yang diinduksi aloksan & untuk menentukan konsentrasi sediaan mikroenkapsulasi ekstrak etanol daun sukun yang memberikan penurunan kadar glukosa darah paling optimal dibandingkan dengan kontrol positif (metformin). Hewan uji dibuat menjadi model tikus Diabetes Mellitus (DM tipe-2) dengan menggunakan induksi aloksan. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 30 ekor tikus wistar jantan yang telah diinduksi menjadi model tikus Diabetes Mellitus dengan KGDP > 126 mg/dL dibagi menjadi 6 kelompok perlakuan, yaitu terdiri dari kontrol negatif (aloksan), kontrol positif (metformin 45 mg/kgBB), perlakuan 1,2 dan 3 diberikan sediaan mikroenkapsulasi ekstrak etanol daun sukun (EEDS). Kemudian diberikan sediaan uji selama 14 hari. Pengukuran kadar gula darah menggunakan alat cek gula darah Autocheck. Hasil menunjukkan bahwa % penurunan kadar glukosa darah pada kontrol negatif 0%, kontrol positif 17%%, , EEDS 0,25% sebesar 24%, EEDS 0,5% sebesar 25%, dan EEDS 0,75% mencapai 20%. Hal ini menunjukkan bahwa perlakuan Ekstrak Etanol Daun Sukun dengan konsentrasi 0,75% menghasilkan penurunan kadar gula darah yang hampir sebanding dengan metformin. Sebaliknya, konsentrasi 0,25% hanya memberikan efek yang kurang optimal. Dengan demikian, mikroenkapsulasi ekstrak etanol daun sukun berpotensi sebagai agen alternatif dalam menurunkan kadar gula darah.
References
Firgiansyah, A. (2016). Perbandingan Kadar Glukosa Darah Spektrofotometer Menggunakan dan
Glukometer. Skripsi. Fakultas Ilmu Keperawatan Dan Kesehatan Universitas
Muhammadiyah Semarang (Vol. 13, Issue 1)
Hartanti, Pudjibudoyo, J., Aditama, L., & Rahayu, R. P. (2013). Pencegahan dan Penanganan
Diabetes Mellitus. Surabaya: Penerbit Fakultas Psikologi Universitas Surabaya
Hediyansah, R., Salima, N., Siburian, K., Masriani, M., & Rasmawan, R. (2019). Aktivitas
Antidiabetes Ekstrak Etanol Dillenia suffruticosa (Griff.) Martelli pada Tikus Diabetes yang
Diinduksi
Streptozotosin-Nikotinamid.
PHARMACY: Jurnal Farmasi Indonesia
(Pharmaceutical Journal of Indonesia), 16(2), 326. doi:10.30595/pharmacy.v16i2.5783.
Herman, Murniati, & S, N. A. S. (2014). Inventarisasi Tanaman Obat Tradisional Untuk Penderita
Diabetes Mellitus Dan Hipertensi. Paper Knowledge. Toward a Media History of
Documents, 5(2), 40 51.
IDF, I. D. F. (2017). IDF Diabetes Atlas Eight Edition. American : International diabees Federation
(IDF). https://www.diabetesatlas.org.
Muqsita, V., Sakinah, E. N., & Santosa, A. (2015). Efek Ekstrak Etanol Kayu Manis (Cinnamomum
burmannii) terhadap Kadar MDA Ginjal pada Tikus Wistar Hiperglikemi. E-Jurnal Kesehatan,
(2), 235–238.
Mutiarahmi, C. N., Hartady, T., & Lesmana, R. (2021). Use of Mice As Experimental Animals in
Laboratories That Refer To the Principles of Animal Welfare: a Literature Review. Indonesia
Medicus Veterinus, 10(1), 134–145. https://doi.org/10.19087/imv.2020.10.1.1 34.
Nangoy, B. N., De Queljoe, E., & Yudistira, A. (2019). uji aktivitas antidiabetes dari ekstrak daun
sesewanua (Clerodendron squamatum vahl.) terhadap tikus putih jantan galur wistar
(Rattus norvegicus L.). Pharmacon, 8(4), 774. doi : 10.35799/pha
PERKENI. (2021). Pedoman Pengelolaan dan Pencegahan Diabetes Melitus Tipe 2 Dewasa di
Indonesia 2021. Penerbit PB PERKENI.
Rukmana, R. H. Y. (2015). Untung Berlipat dari Budi Daya Talas- Tanaman Multi Manfaat.
Yogyakarta: Penerbit Lily Publisher.
Sudarwati, T. P. L., & Fernanda, H. F. (2019). Aplikasi Pemanfaatan Daun Pepaya (Carica papaya)
Sebagai Biolarvasida Terhadap Larva Aedes aegypti. Gresik: Penerbit Graniti.
Umami Rizal, S., Hapiza Siti, S., Fitri, R., & Aliefman, H. (2016). uji penurunan kolestrol pada mencit
putih (Mus musculus) secara in vitro menggunakan ekstrak metanol daun sukun
(Artocarpus altilis L.) sebagai upaya pencegahan cardiovaskuler disease. J. Pijar Mipa, 85(1),
–2079.
WHO, W. H. O. (2019). Classification of diabetes mellitus. Publisher Clinics in Laboratory Medicine
(Vol. 21, Issue 1). Doi: 10.5005/jp/books/12855_84
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Razoki Lubis, Khansa Sabira, Erida Novriani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







