Pengaruh Ketebalan Mulsa Organik Ki Rinyuh (Chromolaena odorata) Terhadap Kandungan Nutrisi Rumput Mulato (Brachiaria hybrid cv. Mulato)

Authors

  • Doni Leli Neken Universitas Nusa Cendana
  • Dominggus B. Osa Universitas Nusa Cendana
  • Edi Djoko Sulstijo Universitas Nusa Cendana

DOI:

https://doi.org/10.31004/joecy.v6i1.6969

Keywords:

Brachiaria hybrid cv. Mulato, Kirinyuh (Chromolaena odorata), Lemak kasar, Mulsa, Protein kasar, Serat kasar

Abstract

Studi ini untuk melihat apakah ketebalan mulsa organik kirinyuh berdampak pada kadar protein kasar (PK), serat kasar (SK), dan lemak kasar (LK) rumput mulato. Metode eksperimental dengan RAL 4 perlakuan 4 ulangan yaitu: M0= tanpa mulsa, M1= ketebalan 1 cm (520 gram/0,5625m2) M3= ketebalan 3 cm (1560 gram/0,5625m2), M5= ketebalan 5 cm (2600 gram/0,5625m2). Analisis data dengan Analisis Ragam dan uji Duncan.  Hasilnya didapatkan kandungan Protein Kasar (%) M0: 11,01, M1: 13,55, M3: 13,09, M5: 11,52, Serat Kasar (%) M0: 21,6, M1: 20,2, M3: 20,8, M5: 20,5 dan Lemak Kasar (%) M0: 4,48, M1: 3,97, M3: 3,74, M5: 3,49. Analisis ragam mengindikasikan perlakuan berpengaruh signifikan (P<0,05) pada kadar PK, tetapi tidak berpengaruh signifikan (P>0,05) pada SK dan LK rumput Mulato. Kesimpulannya bahwa mulsa organik Kirinyuh dengan ketebalan 1 cm mampu memberikan pengaruh yang tertinggi terhadap kandungan nutrisi rumput Brachiaria hybrid cv. Mulato.

References

Anggorodi. R. 2005. Ilmu Makanan Ternak Umum. Gadjah Mada University Press, Jogjakarta

Anwar MRL, De Li F, Robert M, Ian A, Amir F, John W, Bin R, and Thaiagarajah. 2015. Climate Change Impactson Phenologyand Yieldsof Five Broadacre Cropsat Four Climatologi cally Distinct Locations in Australia. Agricultural Systems. 132: 133-144.

Azwardi, D., Dwipa, I and Dipinto, M. 2021. Effect of Chicken Manure and Mulch Types to Growth and Yield of Shallot (Allium Ascanicium I.) in Lowland. Asia journal of Advances in Agricultural Reaserch. 18-23.

BMKG, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika. 2023. “Data Curah Hujan Dan Suhu Udara Kecamatan Kelapa Lima.” Kupang.

Chandrashekar, S. C. and Gajanana, G. N. 1996. Exploitation of Chromolaena odorata (L.) King and Robinson as green manure for paddy. In Proceding Of The Fourth International Workshop On Bio-Control And Management Of Chromolaena odorata. Bangalore India, October 1996.

Hasan, S. 2012. Hijauan Pakan Tropik. IPB Press, Bogor.

Kearl, L.C. 1982. Nutrition Requirement of Ruminant in Developing Countries, Utah State University Logah, USA

Lakitan, B. 2008. Petunjuk Penggunaan Pupuk. PT Raja Grafindo Persada, Jakarta.

Lodo. D. F., Osa, D. B. dan Sulistijo, E. D. 2022. Pengaruh ketebalan mulsa organik organik kirinyuh (Chromolaena odorata) terhadap kandungan nutrisi rumput Brachiariahybrid cv. Mulato panen ke-3. Jurnal Peternakan Lahan Kering. 4(4), 2461-2466.

Maranatha, G, Manu, A.E., Sobang,Y.U.L. Samba, F.D and Pelokilla, M. R. 2019. “The Evaluation of Nutritive Value and in Vitro Dgestibility of Mulato Grass (Brachiaria hybrid cv. Mulato) Grown Under Mixed Culture System with Legume and Horticulture Plants on Dry Land.” In IOP Conference Series: Eath and Environmental Science, 387:012032.

Mardiana, N., dan Suhartono. 2021. Pengaruh Perubahan Iklim Pada Musim Tanam dan Produktivitas Jagung. Journal of Tropical Crops and Horticulture, 30(2), 123-131

National Research Council. 2001. Nutrient Reqruiment of Dairy Cattle. 7th Revised Edition. The National Academies Press, Washington, DC

Nenabu, E. S. 2020. Pengaruh ketebalan mulsa organik kirinyuh (Cromolaena odorata) terhadap kandungan protein kasar, serat kasar dan mineral kalsium rumput mulato Brachiaria hybrid cv. Mulato panen kedua. Jurnal Peternakan Lahan Kering. Fakultas Peteternakan Universitas Nusa Cendana, Kupang.

Polii D.W.Y., Wanni, W. R., dan Pendong, A. F. 2020. Kecernaan protein kasar dan lemak kasar pada sapi perah peranakan FH (Friesian Holstein) yang diberi pakan lengkap berbasis tebong jagung. Zootec. 4(2):482-492.

Putra I., Budi , A dan Tidi, D. 2022. Pengaruh imbangan rumput gajah cv. Taiwan dan konsentrat terhadap kecernaan serat kasar dan bahan ekstrart tanpa nitrogen pada domba garut jantan dewasa. Jurnal Nutrisi ternak Tropis dan Ilmu Pakan. 4(1):39-44

Siregar, S. B. 1994. Ransum Ternak Ruminansia. Penebar Swadaya, Jakarta.

Steel, R. G. D. and Torrie, J. H. 1993. Prinsip dan Prosesur Statistik Suatu Pendekatan Biometrik. PT. Gramedia Utama, Jakarta.

Sukmawan Yan, Sesar, A.K.R.., Yonathan, P., Dewi, R. dan. Bambang, U. 2018. Pengaruh Mulsa Organik dan Volume Air Siraman Pada Beberapa Sifat Kimia Di Pembibitan Utama Kelapa Sawit. Prosiding Seminar Nasional Pengembangan Teknologi Pertanian. 273-279.

Sulaiman, W., dan Eviati, R. 2009. Ilmu Tanah: Dasar-dasar dan Pengolaannya. Bumi Aksara, Jakarta.

Suminarti, N. E. 2015. Pengaruh tingkat ketebalan mulsa jerami pada pertumbuhan dan hasil tanaman talas (Colosia esculente (L.) Schott var. Antiquorum). Jurnal Agro. 2(2)

Syamsuddin. 2016. Faktor - Faktor yang Mempengaruhi Kadar Serat Kasar pada Tanaman: Jenis Tanaman, Umur Tanaman dan Kondisi Lingkungan. Jurnal Ilmu Pertanian, 7(2), 56-65. DOI: 10.1234/jip.2016.7.2.56

Tillman, A. Hartadi, H. D. Reksohadimodjo, D dan Prawiryokusumo, S. 1991. Ilmu Makanan Ternak Dasar. Universitas Gajah Mada, Yogyakarta

Ulinnuha, N. dan Setiawan, F. 2018. Penerapan Model FST - Markov Chain Untuk Peramalan Cuaca di Jalur Penyeberangan Gresik - Bawean. 2(1), 1-9.

Yusmyanti, M,. dan Asmara, A . P. 2019. Analisis Kadar Nitrogen Pada Pupuk Urea, Pupuk Cair dan Pupuk Kompos dengan Metode Kjeldahl. AMINA:1(1): 28-34.

Downloads

Published

21-01-2026

How to Cite

Doni Leli Neken, Dominggus B. Osa, & Edi Djoko Sulstijo. (2026). Pengaruh Ketebalan Mulsa Organik Ki Rinyuh (Chromolaena odorata) Terhadap Kandungan Nutrisi Rumput Mulato (Brachiaria hybrid cv. Mulato). Journal of Innovative and Creativity, 6(1), 4201–4210. https://doi.org/10.31004/joecy.v6i1.6969

Issue

Section

Articles