Pendekatan Behavior Setting Pada Perancangan Gelanggang Olahraga Tipe A Senen Jakarta Pusat

Authors

  • Randu Rahmatullah Leonzony Universitas Gunadarma
  • Agung Wahyudi Universitas Gunadarma

DOI:

https://doi.org/10.31004/joecy.v6i1.6921

Keywords:

Behavior Setting, perilaku pengguna, perancangan GOR, ruang transisi, Gelanggang Olahraga

Abstract

Gelanggang Olahraga (GOR) sebagai fasilitas sosial di kawasan urban padat seperti Senen, Jakarta Pusat, memerlukan pendekatan perancangan yang mempertimbangkan perilaku pengguna secara holistik. Pendekatan Behavior Setting digunakan dalam penelitian ini untuk mengkaji keterkaitan antara elemen fisik dan pola aktivitas dalam desain GOR Tipe A. Metode yang digunakan adalah kualitatif-deskriptif dengan studi kasus tunggal. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi visual. Analisis didasarkan pada delapan elemen utama Behavior Setting: setting fisik, pola perilaku, partisipan tetap, batas waktu, program sosial, kontrol batas, kesesuaian ruang-aktivitas, dan kecocokan perilaku-lingkungan.

Hasil menunjukkan bahwa integrasi antara struktur fisik dan struktur perilaku menghasilkan rancangan GOR yang lebih fungsional, inklusif, dan adaptif. Pengelolaan ruang transisi, sirkulasi, dan zonasi aktivitas terbukti mendukung kenyamanan psikologis serta memperkuat interaksi sosial. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan desain arsitektur berbasis perilaku dalam konteks fasilitas olahraga perkotaan

References

Abioso, H. (2020). Synomorphy behavior-ruang di kawasan tropis: Studi pada ruang publik. Jurnal Arsitektur Tropis, 8(2), 101–110.

Aunger, R., Curtis, V., & Mehta, L. (2024). Behavior Setting in the metaverse: Designing digital space for social interaction. International Journal of Virtual Environments, 12(1), 55–67.

Awamleh, A. (2024). Behavior-based design for inclusive social spaces in post-conflict cities. Journal of Urban Design, 29(2), 135–153.

Barker, R. G. (1968). Ecological psychology: Concepts and methods for studying the environment of human behavior. Stanford University Press.

Briken, P., Hoffmann, L., & Müller, F. (2023). Architecture and performance: Behavior dynamics in sports environments. Sports Architecture Review, 4(3), 112–130.

Kaminski, T. W. (2009). The relationship between sports facility design and user motivation. Journal of Physical Activity & Health, 6(4), 456–462.

Keshmiri, B., & Nezami, M. (2023). Social norms and spatial usage in urban parks: A Behavior Setting approach. Urban Studies and Planning Review, 15(1), 25–44.

Kim, S., Yoon, J., & Lee, M. (2021). Temporal-spatial programming in urban design: A simulation-based approach. Environment and Behavior, 53(4), 401–428.

Mishra, S., Patel, A., & Rathi, R. (2023). Blue space and behavior change: Evidence from urban riverfronts. Journal of Environmental Psychology, 44(2), 210–225.

Nafiq, M. A., & Rukayah, S. (2024). Desain berbasis perilaku dalam ruang komersial tropis. Jurnal Arsitektur Nusantara, 13(1), 88–99.

Nassar, A. A., & El-Samaty, M. A. (2014). The role of transition spaces in user orientation and social interaction in educational buildings. Alexandria Engineering Journal, 53(2), 377–386.

Nasar, J. L. (1989). Symbolic meanings of house styles. Environment and Behavior, 21(3), 235–257.

Popov, I., & Chompalov, I. (2012). Mapping social behavior in public settings: An ecological approach. Journal of Environmental Psychology, 32(4), 364–372.

Ratnawati, A., Handini, N., & Lestari, Y. (2024). Synomorphy dalam desain arsitektur kontekstual di iklim tropis. Jurnal Riset Arsitektur dan Perilaku, 9(1), 50–62.

Rudd, J. R., Woods, C. T., & Davids, K. (2021). Behavior Settings in physical education: The role of space in engagement and participation. Physical Education and Sport Pedagogy, 26(3), 223–240.

Salsabila, M. N. (2023). Behavior-based classroom design for child-centered learning in Indonesia. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 11(2), 77–88.

Sitanggang, R. A., Wibowo, P., & Anjani, R. (2020). Konfigurasi ruang dan perilaku di stasiun MRT: Studi behavior mapping di Jakarta. Jurnal Arsitektur Perkotaan, 10(3), 133–147.

Talen, E. (2021). Place-making and the social logic of space. Journal of Urbanism, 14(1), 15–29.

Wicker, A. W. (1979). An introduction to ecological psychology. Brooks/Cole Publishing Company.

Zadeh, M. M., & Jalayeri, M. H. (2013). Spatial boundaries and social function in public spaces: A case of Tehran’s urban fabric. Journal of Environmental Studies, 21(2), 91–103.

Downloads

Published

10-01-2026

How to Cite

Leonzony, R. R., & Wahyudi, A. . (2026). Pendekatan Behavior Setting Pada Perancangan Gelanggang Olahraga Tipe A Senen Jakarta Pusat. Journal of Innovative and Creativity, 6(1), 1550–1575. https://doi.org/10.31004/joecy.v6i1.6921

Issue

Section

Articles