Aktivitas Jasmani dalam Pembelajaran Pendidikan Jasmani sebagai Faktor Protektif Stres Siswa Pascabanjir Bandang
DOI:
https://doi.org/10.31004/joecy.v6i1.6894Keywords:
Aktivitas Jasmani, Pendidikan Jasmani, Stres Siswa, Banjir BandangAbstract
Banjir bandang tidak hanya menimbulkan dampak fisik, tetapi juga berdampak pada kondisi psikologis siswa, khususnya berupa stres pascabencana. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aktivitas jasmani dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani sebagai faktor protektif terhadap stres siswa pascabjir bandang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Subjek penelitian adalah 27 siswa dari satu kelas di SMP Negeri 1 Juli yang mengikuti pembelajaran Pendidikan Jasmani pascabencana. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner aktivitas jasmani dan skala stres siswa, kemudian dianalisis melalui statistik deskriptif dan uji korelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas jasmani siswa berada pada kategori sedang dengan keterlibatan siswa yang relatif baik, sementara tingkat stres siswa pascabjir bandang didominasi kategori sedang. Hasil uji korelasi menunjukkan adanya hubungan negatif yang signifikan antara aktivitas jasmani dan tingkat stres siswa, yang mengindikasikan bahwa semakin tinggi aktivitas jasmani dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani, semakin rendah tingkat stres siswa. Berdasarkan temuan tersebut, aktivitas jasmani dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani berperan sebagai faktor protektif terhadap stres siswa pascabjir bandang pada konteks penelitian ini.
References
Antara News. (2025). Sebanyak 1.219 rumah hilang disapu banjir bandang di Aceh Utara.
Fitriani, D., Lestari, Y., & Pratama, A. (2021). Hubungan tingkat aktivitas fisik dengan tingkat stres pada remaja. Sehat Rakyat: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 6(2), 85–92.
https://journal.yp3a.org/index.php/sehatrakyat/article/view/1713
Glanz, K., Rimer, B. K., & Viswanath, K. (2015). Health behavior: Theory, research, and practice. Jossey-Bass.
https://onlinelibrary.wiley.com/doi/book/10.1002/9781118628045
Hidayat, A., & Saputra, D. (2022). Peran pendidikan jasmani terhadap kesehatan mental peserta didik. Penjaskesrek: Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, 9(1), 45–54.
https://jurnalstkipmelawi.ac.id/index.php/JPJKR/article/view/4572
Mulyadi, R., Wahyuni, S., & Kurniawan, I. (2023). Aktivitas jasmani dan kesejahteraan psikologis siswa sekolah menengah. Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan, 5(2), 120–131.
https://ejournal.unib.ac.id/index.php/jpjok/article/view/25432
Putri, N. A., Rahman, F., & Sulaiman, R. (2023). Dampak psikososial bencana banjir terhadap remaja. SAGO Gizi dan Kesehatan, 4(1), 33–41.
https://ejournal.poltekkesaceh.ac.id/index.php/gikes/article/view/1391
Ramadhan, M., & Nurdin, M. (2021). Kecemasan masyarakat pascabencana banjir di wilayah perdesaan. Sehat Rakyat: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 5(1), 15–22.
https://journal.yp3a.org/index.php/sehatrakyat/article/view/1145
Sari, P., & Handayani, L. (2022). Stres dan mekanisme koping pada anak terdampak bencana alam. Psyche 165 Journal, 15(2), 98–107.
https://sinta.kemdiktisaintek.go.id/journals/google/4862
Yuliana, R., Prasetyo, E., & Hakim, L. (2020). Sekolah sebagai ruang pemulihan psikososial pascabencana. Sosiohumaniora, 22(3), 289–299.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Muhammad Reza, Novida Humaira, Anida Anida, Melly Sukma Fitri, Sely Faulinda

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







