Analisis Cita Rasa Dan Penyajian Nasi Kapau Di Nasi Kapau Pak Nin
DOI:
https://doi.org/10.31004/joecy.v6i1.6886Keywords:
Nasi Kapau, Cita Rasa, Teknik Penyajian, Prasmanan, Kuliner TradisionalAbstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis karakteristik cita rasa dan teknik penyajian Nasi Kapau sebagai kuliner tradisional Minangkabau di Rumah Makan Nasi Kapau Pak Nin, Vitka City, Kota Batam. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan teori gastronomi budaya, penelitian ini berfokus pada upaya pelaku kuliner tradisional dalam mempertahankan autentisitas cita rasa dan teknik penyajian di tengah arus modernisasi. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dokumentasi visual, serta kuesioner konsumen, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cita rasa Nasi Kapau Pak Nin memiliki profil rasa kompleks pedas, gurih, dan sedikit asam yang dihasilkan dari penggunaan bumbu tradisional seperti santan kental, cabai merah, kunyit, jahe, lengkuas, dan serai dengan teknik slow cooking untuk menghasilkan konsistensi rasa yang autentik. Teknik penyajian yang menonjol adalah model prasmanan, di mana pelanggan memilih lauk di etalase berisi panci besar dengan bantuan pelayan, namun tetap mempertahankan fleksibilitas untuk disajikan secara “ramas” sesuai tradisi Kapau. Pola penyajian nasi di tengah piring dengan lauk di sekelilingnya serta siraman kuah gulai di atasnya menciptakan harmoni visual sekaligus merefleksikan nilai efisiensi, kebersamaan, dan gotong royong khas Minangkabau. Faktor-faktor yang memengaruhi cita rasa dan penyajian meliputi kualitas bahan baku, keahlian koki, resep turun-temurun, serta adaptasi terhadap selera modern tanpa kehilangan identitas budaya. Dengan demikian, Nasi Kapau Pak Nin menjadi representasi nyata pelestarian warisan kuliner Minangkabau yang mampu beradaptasi dengan konteks urban modern tanpa mengurangi nilai autentisitasnya
References
Habibie MN. Mengulik Cita Rasa Masakan Pada Nasi Kapau Pada Jorong Kapau Nagari Kapau Kecamatan Tilatang Kamang. J Kaji Ilm Interdisiplinier. 2024;8(6):1049–53.
Lamusu, D. (2018). Cita Rasa dan Identitas Kuliner Tradisional di Indonesia: Kajian Gastronomi Budaya. Yogyakarta: Penerbit Ombak.
Lestari, D., & Nurdin, R. (2024). Authenticity and Adaptation in Traditional Culinary Practices of Minangkabau: A Study on Nasi Kapau Vendors. Jurnal Pariwisata dan Gastronomi Indonesia, 9(2), 112–126.
Long, L. M. (2020). Culinary Tourism: A Folkloristic Perspective on Eating and Identity. Gastronomica: The Journal of Critical Food Studies, 15(3), 31–39.
Ramadhani, F. (2022). Peran Konsistensi Rasa dan Kepuasan Konsumen dalam Keberlanjutan Usaha Kuliner Tradisional. Jurnal Manajemen Kuliner, 3(2), 99–109.
Rahmawati Y, Widayati CC, Perkasa DH. Pengaruh Cita Rasa , Harga dan Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Konsumen ( Studi Kasus Pada Resto Street Sushi Cabang Meruya Jakarta Barat ). 2023;1(3):120–30.
Susanti, E., & Firmansyah, H. (2022). Revitalisasi Kuliner Tradisional dalam Konteks Sustainable Gastronomy di Indonesia. Jurnal Pariwisata dan Inovasi, 5(1), 56–70.
Suryani, E (2021). Keterikatan kuliner dengan nilai social : Menelusuri Sejarah dan Filosofi Nasi Kapau. Jurnal Studi Kewirausahaan dan Budaya, 18(2),55-70.
Syahrial, H., Putri, W., & Amir, R. (2022). Estetika Penyajian dan Makna Sosial dalam Kuliner Tradisional Sumatra Barat. Padang: Universitas Negeri Padang Press.
Yuliani, T., & Hasan, R. (2023). Challenges in Preserving Traditional Food Knowledge among Young Generations in West Sumatra. Asian Journal of Ethnology and Culture, 9(4), 201–213.
Yuliati, R. (2020). Etnografi Kuliner Minangkabau: Cita Rasa, Teknik Memasak, dan Nilai Sosial dalam Hidangan Adat. Jurnal Antropologi Kuliner Indonesia, 4(1), 77–92.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nanda Putra Utama, Hendra Syaiful, Heri Nuryanto, Agung Arif Gunawan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







