Analisis Cita Rasa Dan Penyajian Nasi Kapau Di Nasi Kapau Pak Nin
DOI:
https://doi.org/10.31004/joecy.v6i1.6873Keywords:
Nasi Kapau, Cita Rasa, Teknik Penyajian, Prasmanan, Kuliner TradisionalAbstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis karakteristik cita rasa dan teknik penyajian Nasi Kapau sebagai
kuliner tradisional Minangkabau di Rumah Makan Nasi Kapau Pak Nin, Vitka City, Kota Batam.
Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan teori gastronomi budaya, penelitian ini
berfokus pada upaya pelaku kuliner tradisional dalam mempertahankan autentisitas cita rasa dan
teknik penyajian di tengah arus modernisasi. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi
lapangan, dokumentasi visual, serta kuesioner konsumen, kemudian dianalisis menggunakan model
interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cita rasa Nasi Kapau Pak Nin memiliki profil rasa
kompleks pedas, gurih, dan sedikit asam yang dihasilkan dari penggunaan bumbu tradisional seperti
santan kental, cabai merah, kunyit, jahe, lengkuas, dan serai dengan teknik slow cooking untuk
menghasilkan konsistensi rasa yang autentik. Teknik penyajian yang menonjol adalah model
prasmanan, di mana pelanggan memilih lauk di etalase berisi panci besar dengan bantuan pelayan,
namun tetap mempertahankan fleksibilitas untuk disajikan secara “ramas” sesuai tradisi Kapau. Pola
penyajian nasi di tengah piring dengan lauk di sekelilingnya serta siraman kuah gulai di atasnya
menciptakan harmoni visual sekaligus merefleksikan nilai efisiensi, kebersamaan, dan gotong royong
khas Minangkabau. Faktor-faktor yang memengaruhi cita rasa dan penyajian meliputi kualitas bahan
baku, keahlian koki, resep turun-temurun, serta adaptasi terhadap selera modern tanpa kehilangan
identitas budaya. Dengan demikian, Nasi Kapau Pak Nin menjadi representasi nyata pelestarian
warisan kuliner Minangkabau yang mampu beradaptasi dengan konteks urban modern tanpa
mengurangi nilai autentisitasnya.
References
Habibie MN. Mengulik Cita Rasa Masakan Pada Nasi Kapau Pada Jorong Kapau Nagari Kapau
Kecamatan Tilatang Kamang. J Kaji Ilm Interdisiplinier. 2024;8(6):1049–53.
Lamusu, D. (2018). Cita Rasa dan Identitas Kuliner Tradisional di Indonesia: Kajian Gastronomi
Budaya. Yogyakarta: Penerbit Ombak.
Lestari, D., & Nurdin, R. (2024). Authenticity and Adaptation in Traditional Culinary Practices of
Minangkabau: A Study on Nasi Kapau Vendors. Jurnal Pariwisata dan Gastronomi Indonesia,
(2), 112–126.
Long, L. M. (2020). Culinary Tourism: A Folkloristic Perspective on Eating and Identity.
Gastronomica: The Journal of Critical Food Studies, 15(3), 31–39.
Ramadhani, F. (2022). Peran Konsistensi Rasa dan Kepuasan Konsumen dalam Keberlanjutan Usaha
Kuliner Tradisional. Jurnal Manajemen Kuliner, 3(2), 99–109.
Rahmawati Y, Widayati CC, Perkasa DH. Pengaruh Cita Rasa , Harga dan Kualitas Pelayanan
Terhadap Kepuasan Konsumen ( Studi Kasus Pada Resto Street Sushi Cabang Meruya Jakarta
Barat ). 2023;1(3):120–30.
Susanti, E., & Firmansyah, H. (2022). Revitalisasi Kuliner Tradisional dalam Konteks Sustainable
Gastronomy di Indonesia. Jurnal Pariwisata dan Inovasi, 5(1), 56–70.
Suryani, E (2021). Keterikatan kuliner dengan nilai social : Menelusuri Sejarah dan Filosofi Nasi
Kapau. Jurnal Studi Kewirausahaan dan Budaya, 18(2),55-70.
Syahrial, H., Putri, W., & Amir, R. (2022). Estetika Penyajian dan Makna Sosial dalam Kuliner
Tradisional Sumatra Barat. Padang: Universitas Negeri Padang Press.
Yuliani, T., & Hasan, R. (2023). Challenges in Preserving Traditional Food Knowledge among Young
Generations in West Sumatra. Asian Journal of Ethnology and Culture, 9(4), 201–213.
Yuliati, R. (2020). Etnografi Kuliner Minangkabau: Cita Rasa, Teknik Memasak, dan Nilai Sosial dalam
Hidangan Adat. Jurnal Antropologi Kuliner Indonesia, 4(1), 77–92.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nanda Putra Utama, Hendra Syaiful, Heri Nuryanto, Agung Arif Gunawan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







