Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) sebagai Upaya Peningkatan Kesehatan Masyarakat di Desa Tulus Ayu, Belitang, OKU Timur
DOI:
https://doi.org/10.31004/joecy.v6i1.6819Keywords:
Pengabdian Kepada Masyarakat, TOGA, Masyarakat, Edukasi kesehatanAbstract
Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dilaksanakan melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Tulus Ayu, Kecamatan Belitang Madang Raya, Kabupaten OKU Timur. Kegigatan ini berawal dari permasalahan yang dihadapi masyarakat, yaitu rendahnya pemanfaatan tanaman herbal sebagai alternatif pengobatan tradisional dan kurangnya kesadaran terhadap pentingnya kesehatan preventif. Untuk menjawab permasalahan tersebut, maka peserta pengabdian kepada masyarakat mencari solusi yang kiranya dapat diterapkan dengan mudah bersama perangkat desa dengan melaksanakan program penanaman dan pengelolaan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) sebagai upaya pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal. Kegiatan ini melibatkan dosen, mahasiswa, serta kelompok masyarakat seperti ibu-ibu PKK dan kader Posyandu. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui observasi lapangan, sosialisasi tentang manfaat TOGA, serta praktik langsung penanaman dan perawatan tanaman di lahan balai desa. Hasil dari pengabdian masyarakat ini menunjukkan dengan adanya peningkatan pengetahuan dan antusiasme masyarakat terhadap tanaman herbal, terbentuknya kebun TOGA desa sebagai sarana edukasi dan percontohan, serta tumbuhnya kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan keluarga secara mandiri. Selain itu, kegiatan ini berhasil memperkuat kolaborasi antara dosen, mahasiswa dan pemerintah desa dalam mengembangkan program kesehatan berbasis alam. Program TOGA diharapkan dapat menjadi model berkelanjutan bagi pemberdayaan masyarakat dan pengelolaan sumber daya lokal secara mandiri dan produktif, sehingga dapat membangun kemajuan desa yang maju berkembang dalam memanfaatkan sumber daya alam serta memajukan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
References
Budiman, A. (2017). Metode Pengabdian Masyarakat Berbasis Partisipasi. Jakarta: Mitra Cendekia Press.
Fitriani, N., Rahmawati, D., & Yusuf, A. (2021). Pemberdayaan Ibu Rumah Tangga melalui Pemanfaatan TOGA untuk Kesehatan Keluarga. Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat, 4(2), 88–95. https://doi.org/10.24853/jppm.4.2
Putri, R. E., & Sulistyani, N. (2020). Penerapan Pendekatan ABCD dalam Pengabdian Kepada Masyarakat di Desa X. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(2), 123–130.
Rahayu, M. A, Rohma, Y. N, Fitria. N, Vitrinaningsih, Y. Issalillah, F. Mardikaningsih, R. Nuraini, R. Khayru, R. K. Herisasono, A. Hariani, M. (2025). Optimalisasi Lahan Pekarangan Sebagai Penggunaan Tanaman Obat Keluarga (Toga) Untuk Meningkatkan Kesehatan Masyarakat Di Desa Balung Anyar Kecamatan Lekok. Jurnal Pengabdian Masyarakat,4(2),181-191. https://doi.org/10.62005/jamarat.v2i2.153
Sari, W., & Nugraha, A. (2020). Penguatan Modal Sosial dalam Program Pengabdian Berbasis Komunitas. Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia, 5(1), 33–42. https://doi.org/10.24198/jpmi.v5i1
Syarif, P., Suryotomo, B., & Soeprapto, H. (2011). Diskripsi dan Manfaat Tanaman Obat di Pedesaan, Sebagai UpayaPemberdayaan Apotik Hidup Studi Kasus di Kecamatan Wonokerto. Pekalongan: Universitas Pekalongan.
World Health Organization (WHO). (2022). Traditional Medicine Strategy 2021–2030. Geneva: WHO Press.
United Nations. (2015). Transforming our world: the 2030 agenda for sustainable development. United Nations.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Anisa Nabela, Ahmad Taher Ihsan, Ajeng Diaswari , Asti Putri Ningrum, Muflikha Safitri, Defi Dwi Utami, Siti Ghonimah, Eva Dillah Sintya Putri, Roni Astuti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







