Pendampingan Rohani Anak SD Negeri 175761 Pulo Pakpahan Kelas 3 Melalui PKM: Meneladani Kristus Dan Hidup Sebagai Anak Terang
DOI:
https://doi.org/10.31004/joecy.v6i1.6803Keywords:
Pendampingan Rohani Anak SD, Meneladani Kristus, Hidup Sebagai Anak TerangAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan dan menganalisis pelaksanaan pendampingan rohani melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) dengan tema “Meneladani Kristus dan Hidup sebagai Anak Terang” bagi siswa kelas 3 SD Negeri 175761 Pulo Pakpahan. Latar belakang penelitian ini berangkat dari kondisi karakter siswa yang masih menunjukkan berbagai perilaku yang kurang mencerminkan nilai kekristenan seperti rendahnya pengendalian emosi, munculnya konflik antar teman, kurangnya kedisiplinan, dan minimnya pemahaman tentang nilai moral spiritual. Pendampingan rohani dirancang sebagai intervensi edukatif yang bertujuan menanamkan nilai kasih, kejujuran, kerendahan hati, ketaatan, dan perilaku hidup sebagai anak terang berdasarkan ajaran Alkitab, khususnya Efesus 5:8–9. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi langsung, wawancara dengan guru dan siswa, serta dokumentasi kegiatan PKM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program PKM memberikan dampak positif terhadap pemahaman anak tentang teladan Kristus, pengembangan perilaku moral, peningkatan kemampuan reflektif, serta terciptanya hubungan sosial yang lebih harmonis di lingkungan sekolah. Anak mulai mampu menyebutkan dan mempraktikkan tindakan benar secara konkret seperti tidak berbohong, saling membantu, meminta maaf, menghormati guru, dan menghindari perkelahian. Pendampingan ini juga berhasil mengubah suasana kelas menjadi lebih damai, suportif, dan kondusif bagi proses pembelajaran. Kesimpulannya, pendampingan rohani melalui PKM terbukti efektif dan layak dilanjutkan sebagai model pembinaan karakter Kristiani pada siswa sekolah dasar, serta menjadi contoh relevan bagi sekolah lain yang memerlukan pendekatan pendidikan spiritual yang menyenangkan, aplikatif, dan berbasis pengalaman.
References
Hutabarat, M. (2018). Pembelajaran Alkitab dalam Komunitas Gereja. Jakarta: Penerbit Gereja.
Kalalo, P.D.J. (2019). Membangun Karakter Anak dalam Nilai Kristiani. Adab Press.
Lumbantobing, T. (2020). Karakter Kristiani dalam Kehidupan Sehari-hari. Yogyakarta: Penerbit Teologi.
Manik, H. (2021). Metode Pembelajaran Alkitab untuk Anak dan Remaja. Yogyakarta: Penerbit Rohani.
Manurung, R. (2018). Spiritualitas Anak dan Pendidikan Kristiani. Medan: Teologi Nusantara.
Moleong, L.J. (2004). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Nainggolan, P. (2020). Pengaruh Media Digital terhadap Spiritualitas Anak. Bandung: Kalam Hidup.
Samosir, L. (2020). Pertumbuhan Karakter Kristiani pada Anak. Medan: Lembaga Injili.
Sidjabat, B.S. (2022). Membangun Pribadi Unggul Berbasis Nilai Kristiani. Yogyakarta: Andi Offset.
Sihombing, J. (2017). Teologi Pengampunan dan Hidup dalam Terang. Bandung: BPK Gunung Mulia.
Simanjuntak, D. (2016). Pendidikan Anak dalam Perspektif Kristiani. Jakarta: BPK Gunung Mulia.
Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.
Tong, S., & Go, M. (2021). Seni Membentuk Karakter Kristiani. Jakarta: Momentum
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Christin I.G Pakpahan, Sania Pasaribu, Grein Dier Sinaga , Tesa Lonika Marbun , Pain Wandik , Melina Agustina Sipahutar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







