Refresentasi Pesan Moral Kehidupan Remaja Dalam Sinetron Asmara Gen Z : Analisis Semiotika Roland Barthes
DOI:
https://doi.org/10.31004/joecy.v6i1.6801Keywords:
Representasi, Remaja, Semiotika, SinetronAbstract
Di era digital saat ini, media massa termasuk sinetron memiliki pengaruh yang sangat besar dalam membentuk cara pandang, perilaku, dan gaya hidup masyarakat terutama remaja. Penelitian ini menganalisi representasi pesan moral kehidupan remaja dalam sinetron Asmara Gen Z, melalu perspektif komunikasi dengan menggunakan analisis Semiotika Roland Batrhes. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui representasi pesan moral kehidupan remaja dalam sinetron Asmara Gen Z. Metode penelitian yang gunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi non-partisipan, studi pustaka dan dokumentasi. Dengan menggunakan analisis semiotika roland barthes untuk melihat makna denotasi, konotasi dan mitos dari adegan, dialog, serta alur cerita yang di tampilkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sinetron asmara gen z tidak hanya berfungsi sebagai sarana hiburan, tetapi juga sebagai media yang merepresentasikan berbagai pesan moral kehidupan remaja. Representasi tersebut tampak melalui pesan moral personal yang meliputi nilai percaya diri, mandiri, menjadi diri sendiri, rendah hati, kejujuran, keberanian, dan tanggung jawab yang muncul dari karakter dan konflik tokoh. Selain itu sinetron ini juga menghadirkan pesan moral dalam keluarga, yaitu dukungan orang tua terhadap masa depan remaja dan pengaruh pola komunikasi orang tua terhadap kondisi psikologis anak, yang mencerminkan dinamika kehidupan remaja dalam lingkungan sosial dan keluarga
References
Ayu, R. (2020). Berani dan Keberanian. Cv Pranata Widya Sejahtera.
Gaol, V. (2024). Perkembangan Media Massa dan Dampaknya terhadap Perubahan Sosial di Masyarakat Perkotaan Vallery Josua Lumban Gaol. Ilmu Komunikasi, 1–8.
Kusriyati. (2022). Kemandirian Belajar Di Era Digital (D. R. Rizqian (ed.); cetakan pe). Penerbit Amerta Media. www.amertamedia.co.id
Lantowa, J., Marahayu, N. M., & Khairussibyan, M. (2017). Semiotika Teori, Metode, Dan Penerapannya dalam Penelitian Sastra. Grup Penerbit Cv Budi Utama. www.penerbitdeepublish.com
Putri1, S. M., & Brata, D. P. N. (2021). Penegnbangan Karakter Tanggung Jawab Remaja Di Desa. September, 486–496.
Riyadi, S., & Mastutiningsih, S. (2023). Sinetron Remaja Di Televisi Dan Perilaku Imitasi Remaja Di Kota Semarang. Jurnal STIKOM Semarang, 1(1), 59–77.
Sagala, H., & Yarni, L. (2023). Pengaruh Perilaku Overprotective Orangtua Terhadap Interaksi Sosial Remaja. Pendidikan, 2(1), 57–64.
Savira, I. (2019). Belajar Jujur. PT. Temprin Media Grafika.
Setiawati, A., Masriani, Setiawati, F., & Maesaroh, T. (2025). Proses Belajar Pada Anak Sekolah Dasar The Importance Of Parental Emotional Support In The. Ntelek Dan Cendikiawan Nusantara, 2, 3548–3553.
Sukini. (2016). Menjadi Diri Sendri. Relasi Ini Media. www.bukurelasi.com
Suryana, E., Hasdikurniati, A. I., Harmayanti, A. A., & Harto, K. (2022). Perkembangan Remaja Awal, Menengah Dan Implikasinya Terhadap Pendidikan. Jurnal Ilmiah Mandala Education, 8(3), 1917–1928. https://doi.org/10.58258/jime.v8i3.3494
Wiranegara, C. (2020). Dasyatnya Percaya Diri (2020th ed.). Desa Pustaka Indonesia.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Liza Apriani, Sepriadi Saputra, Muslimin Ritonga

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







