Analisis Implementasi Aplikasi E-Performance dalam Penilaian Kinerja Aparatur Sipil Negara: Studi Kasus pada Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Surabaya
DOI:
https://doi.org/10.31004/joecy.v6i1.6786Keywords:
E-Performance; penilaian kinerja; aparatur sipil negara; sektor publik; reformasi birokrasiAbstract
Digitalisasi sistem penilaian kinerja aparatur sipil negara merupakan bagian penting dari agenda reformasi birokrasi di sektor publik. Salah satu instrumen yang banyak diterapkan oleh pemerintah daerah adalah aplikasi E-Performance. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi aplikasi E-Performance dalam penilaian kinerja aparatur sipil negara di Badan Kepegawaian Daerah Kota Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan informan yang terlibat langsung dalam implementasi dan penggunaan aplikasi E-Performance, serta dianalisis secara tematik. Fokus analisis mencakup aspek transparansi, akuntabilitas, kualitas sistem, kesiapan sumber daya manusia, dan dukungan organisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi E-Performance berkontribusi terhadap peningkatan transparansi dan akuntabilitas penilaian kinerja aparatur. Namun demikian, efektivitas implementasi belum sepenuhnya optimal akibat kendala teknis sistem, variasi literasi digital aparatur, serta keterbatasan integrasi sistem informasi. Temuan ini menegaskan bahwa keberhasilan sistem penilaian kinerja berbasis digital di sektor publik tidak hanya ditentukan oleh aspek teknologi, tetapi juga oleh kesiapan sumber daya manusia dan tata kelola organisasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa optimalisasi implementasi E-Performance memerlukan penguatan kualitas dan integrasi sistem, peningkatan kapasitas aparatur melalui pelatihan berkelanjutan, serta konsistensi kebijakan dan dukungan pimpinan. Temuan penelitian ini memiliki relevansi bagi pemerintah daerah lain yang mengimplementasikan sistem E-Performance atau E-Kinerja sebagai bagian dari upaya reformasi birokrasi dan peningkatan kinerja aparatur secara berkelanjutan.
References
DeLone, W. H., & McLean, E. R. (2016). Information Systems Success Measurement. Foundations and Trends in Information Systems, 2(1), 1–116.
Dwiyanto, A. (2017). Reformasi Birokrasi Publik di Indonesia. Gadjah Mada University Press.
Indrajit, R. E. (2018). Manajemen Sistem Informasi dan Teknologi Informasi. Preinexus.
Kamalawati, N., Yandari, D., Fadhilah, A., & Prayogi, T. W. (2024). Model Implementasi Sistem Informasi Penilaian Kinerja ( E- Kinerja ) Pada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kota Padang. Jurnal Pendidikan Tambusai, 8(3), 43410–43416.
Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia. (2018). Pedoman sistem manajemen kinerja pegawai ASN.
Laudon, K. C., & Laudon, J. P. (2020). Management Information Systems: Managing the Digital Firm (16 ed.). Pearson Education.
Moleong, L. J. (2019). Metodologi Penelitian Kualitatif (Edisi Revisi). Remaja Rosdakarya.
Nuryadi, T., Hidayat, T., & Prayitno, A. (2023). Implementasi kebijakan penilaian kinerja ASN berbasis E-Kinerja. Reformasi: Jurnal Ilmiah Administrasi Publik, 7(2), 115–128.
Rania, G. (2022). Implementasi E-Kinerja terhadap Penilaian Kinerja Pegawai Negeri Sipil. Jurnal Studi Ilmu Sosial dan Politik, 13(1), 39–52. https://doi.org/10.35912/jasispol.v4i1.4106
Wibowo. (2007). Manajemen Kerja. Raja Grafindo Persada.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Rr. Indah Permata Sari, Briyan Cadalora Putra, Ummi Sa’adah, Ria Dini Apriliasari, Citto Pacama Fajrinia

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







