Peran Orang Tua di Pedesaan Dalam Melestarikan Bahasa Aceh Sebagai Warisan Budaya di Kalangan Generasi Z (Studi di Desa Linggong Sagoe, Kec. Simpang Tiga, Kab. Pidie)
DOI:
https://doi.org/10.31004/joecy.v6i1.6767Keywords:
Role of Parents, Acehnese Language, Generation Z, Culture, PidieAbstract
The Acehnese language is an important part of Acehnese society, as it is through this language that values, customs, and traditions are passed down from generation to generation. However, many young people, especially Generation Z, are now rarely using the Acehnese language in their daily lives. They more often use Indonesian, even mixing it with slang or language from social media. As a result, the Acehnese language is becoming less used, especially at home and in the surrounding environment. This study was conducted in Linggong Sagoe village, Simpang Tiga District, Pidie Regency, to examine the role of parents in preserving and maintaining the Acehnese language among rural youth. The study employed a qualitative method, involving direct interviews with a number of parents, generasi Z individuals, and village officials. The results indicate that parents play a significant role in instilling the habit of speaking Acehnese at home. Therefore, parents who consistently speak Acehnese with their children ensure that their children become accustomed to and do not forget their regional language. However, there are also those who prefer to use Indonesian because they feel that their children understand it more easily, or because of the influence of schools and social media, which mostly use Indonesian. From these results, it can be concluded that the preservation of the Acehnese language needs to be done collectively. It is not enough for only parents to play a role; support from schools and the community is also needed.
References
Ahmad, Zamhari, Syahma Diana Hajjah, Ellyza Octa Rahmadhani, Imel Asyaputri, Resagi Diandra, and Khalimatul Sakdiyah. 2025. “Peranan Bahasa Indonesia Dalam Melestarikan Budaya Lokal.” Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) 5(1): 650–56.
Alamsyah, Fikri. 2025. “Bahasa Sebagai Penjaga Warisan Budaya: Studi Pada Bahasa Daerah Di Indonesia.” Journal of Language Studies 1(2): 44–50.
Alamsyah, Teuku, Muhammad Iqbal, and Rostina Taib. 2022. “Perubahan Bahasa Aceh: Tinjauan Realitas Penggunaan Bahasa Aceh Dalam Interaksi Sosial Di Aceh.” Ranah: Jurnal Kajian Bahasa 11: 451–63.
Alyazka, Akbar, Alfath Ilman Fasya Rahmawan, Razan Isniatiar Gustaman, and Tri Kuncoro Jati. 2025. “Peran Bahasa Indonesia Dan Keberagaman Budaya Dalam Mempertahankan Identitas Nasional Di Era Globalisasi.” Jurnal Pendidikan Trandformatif (JPT) 04(02): 38–46.
Andina, Elga. 2023. “Implementasi Dan Tantangan Revitalisasi Bahasa Daerah Di Provinsi Lampung.” Aspirasi: Jurnal Masalah-Masalah Sosial 14(1).
Ardiansyah, Risnita, and M. Syahran Jailani. 2023. “Teknik Pengumpulan Data Dan Instrumen Penelitian Ilmiah Pendidikan Pada Pendekatan Kualitatif Dan Kuantitatif.” IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam 1: 1–9.
Devi, Sarmila, Muhammad Yakob, and Desy Irafadillah Effendi. 2021. “Morfologi Bahasa Aceh Gampong Leuge Peureulak Dengan Gampong Keude Peureulak Tahun 2021.” Jurnal Samudra Bahasa 4(November 2020).
Faridy, Faizatul, Lina Amelia, and Cut Ulya Umamah. 2023. “Analisis Penggunaan Bahasa Daerah Sebagai Bahasa Ibu Pada Anak Usia Dini.” AWLADY : Jurnal Pendidikan Anak 9(1): 74. doi:10.24235/awlady.v9i1.12544.
Harefa, Kevin Rewardi, and Kristian Harapan Harefa. 2024. “Peran Bahasa Dalam Pembentukan Identitas Budaya Di Indonesia.” IDENTIK: Jurnal Ilmu Ekonomi, Pendidikan dan Teknik 01(November): 102–7.
Humairah, Elvira Siti, Saifullah, and Awaluddin Arifin. 2019. “Problematika Penggunaan Bahasa Aceh Di Kota Langsa.” Aceh Anthropological Journal 3(2): 202–11.
Hunava, Nur, and Laila Fidia Salam. 2024. “Menjaga Bahasa, Merawat Bangsa: Strategi Pelestarian Bahasa Daerah.” Jurnal BASAYA Bahasa, Sastra dan Budaya 1(1): 18–23.
Kamaly, Nurul, Nadilati Fuddailah, Pocut Zahran Nada Firsa, Afrijal, and Wais Alqarni. 2025. “Bahasa Daerah Di Kalangan Generasi Muda Menurut.” Sosietas : Jurnal Pendidikan Sosiologi. doi:10.17509/sosietas.v15i.83694.
Lestari, Winda Anggunita. 2016. “Peran Lembaga Kesejahteraan Anak Dalam Menanamkan Pendidikan Karakter Terhadap Anak Asuh Di Panti Asuhan.” Jurnal Civic Hukum 1(November).
Lisdawati, Lili Nur, Baharman, Suriadi, Fitriansal, and Muhammad Syukri Gaffar. 2025. “Upaya Pelestarian Bahasa Daerah Melalui Festival Tunas Bahasa Ibu.” JURNAL ABDIMAS INDONESIA 5(2): 234–40.
Muhammad, Sitti Rahmah, and Hedrokumoro. 2022. “Hubungan Kekerabatan Bahasa Aceh Dan Bahasa Gayo: Kajian Linguistik Historis Komparatif.” METAHUMANIORA - Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya ISSN: 2085-4838 : eISSN: 2657-2176 12(2): 171–80. doi:10.24198/metahumaniora.v12i2.40891.
Mursyidin, Dickky Maisa Putra, Muhammad Apreza, and Adetia. 2023. “Tinjauan Penggunaan Bahasa Aceh Dalam Komunikasi Bagi Mahasiswa Universitas Malikussaleh Yang Berasal Dari Luar Wilayah Aceh.” Journal Metrum Vol. 1(1): 11–10. https://jurnal.mkmandiri.com/index.php/JMKM/index.
Nasrullah, Riki, Eri Setyowati, Lisa Misliani, and Dwi Agus Erinita. 2024. Arah Baru Revitalisasi Bahasa Daerah: Menekan Laju Kepunahan Bahasa Daerah Di Indonesia.
Oliviatika, Nabila Aulia, Zahra Oktaviana Syifa Ramadhan, Camelia Marsanda Br Ginting, Lungit Kusuma Ningrum, and Natalia Desy Anggraeni. 2024. “Revitalisasi Bahasa Daerah: Antara Tradisi Dan Teknologi.” Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa 5(5).
Putri, Bella Tiara, Citra Sukma Ayu, Mita Atiiqah Br Ginting, Siti Saidah, and Sahkholid Nasution. 2025. “Budaya Dan Bahasa : Refleksi Dinamis Identitas Masyarakat.” Semantik : Jurnal Riset Ilmu Pendidikan, Bahasa dan Budaya (c).
Qomaruddin, and Halimah Sa’diyah. 2024. “Kajian Teoritis Tentang Teknik Analisis Data Dalam Penelitian Kualitatif: Perspektif Spradley, Miles Dan Huberman.” Journal of Management, Accounting and Administration 1(2): 77–84.
R, Intan Permata Sari, Nabila Nurul Insani, and Muhammad Rasyid Ridha. 2025. “Ancaman Pergeseran Bahasa Daerah Dan Dampaknya Terhadap Keberlanjutan Warisan Budaya Di Era Global.” Jurnal Penelitian Nusantara 1: 91–96.
Rahmania, Siti, Luthfi Hamdani Maula, and Irna Khaleda. 2021. “Perbandingan Keaktifan Siswa Dalam Pembelajaran Sistem Home Visit Dan Sistem Daring.” Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang 07: 94–100.
Romadhan, Mohammad Insan, Anggraeny Puspaningtyas, and Dida Rahmadanik. 2019. “Proses Komunikasi Dalan Pelestarian Budaya Saronen Kepada Generasi Muda.” Jurnal PIKOM (Penelitian Komunikasi dan Pembangunan) 20(1): 1–12.
Sugiyono. 2013. Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif Dan R&D). Bandung: Alfabeta.
Suhassatya, Gabriel Kristiawan. 2025. “Kepunahan Bahasa Daerah Di Indonesia Dalam Perspektif Bahasa Sebagai Identitas Budaya.” Pediaqu : Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora 4(2): 3280–90.
Waruwu, Marinu. 2022. “Pendekatan Penelitian Pendidikan: Metode Penelitian Kualitatif, Metode Penelitian Kuantitatif Dan Metode Kombinasi (Mixed Method).” Jurnal Pendidikan Tambusai 9(2): 99–113. doi:10.36706/jbti.v9i2.18333.
Yasmin, Rania Afifa, Welinda Dyah Ayu, and Laode Rijai. 2016. “Peran Generasi Muda Dalam Melestarikan Tradisi Dan Bahasa Aceh.” Prosiding Seminar Nasional: 75–80.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Fifi Alayda, Syukri Syamaun, Taufik Taufik

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







