Dari Episteme ke Praxis: Peran Filsafat Ilmu dalam Evolusi Teori Manajemen dari Klasik hingga Kontemporer
DOI:
https://doi.org/10.31004/joecy.v6i1.6723Keywords:
Filsafat Ilmu, Evolusi Paradigma, Ontologi, Epistemologi AksiologiAbstract
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengidentifikasi dan menganalisis fondasi filosofis (ontologi, epistemologi, aksiologi) yang mendasari mazhab-mazhab utama teori manajemen, (2) Menelusuri keterkaitan antara perkembangan filsafat ilmu dengan evolusi dan pergeseran paradigma dalam teori manajemen, dan (3) Menunjukkan implikasi dari kesadaran filosofis ini terhadap validitas, penerapan, dan pengembangan teori manajemen di masa depan. Pendahuluan: Teori manajemen seringkali dikaji hanya dari aspek teknis dan kontekstualnya, tanpa menelisik fondasi filosofis yang melandasi setiap pergeseran paradigma. Artikel ini berargumen bahwa evolusi teori manajemen merupakan refleksi dan turunan dari perkembangan dalam filsafat ilmu. Dengan menganalisis hubungan antara keduanya, penelitian ini berupaya memberikan kerangka pemahaman meta-teoretis yang lebih menyeluruh terhadap tubuh pengetahuan manajemen. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain penelitian historis-filosofis. Data dikumpulkan melalui studi dokumentasi terhadap sumber primer dan sekunder dari literatur kanonik teori manajemen dan filsafat ilmu. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis isi filosofis dan analisis konseptual historis, menggunakan lensa kerangka ontologi-epistemologi-aksiologi untuk membedah dan membandingkan setiap mazhab pemikiran secara sistematis. Hasil dan Pembahasan: Analisis mengungkap pola pergeseran paradigma filosofis yang mendasari evolusi teori manajemen: (1) Era Klasik (Taylor, Fayol, Weber) berlandaskan positivisme dengan realisme naif dan epistemologi objektivistik; (2) Era Humanistik (Mayo, McGregor) mengadopsi pragmatisme dan awal interpretivisme, memasukkan subjektivitas manusia; (3) Era Modern (Sistem & Kontingensi) didasari realisme kritis, menekankan kompleksitas dan konteks; (4) Era Kontemporer (Budaya, Sensemaking, Kritikal) berfondasikan konstruktivisme sosial dan postmodernisme, yang memandang organisasi sebagai konstruksi wacana dan kekuasaan. Setiap pergeseran ini merepresentasikan "revolusi paradigma" yang mengubah asumsi dasar tentang realitas, pengetahuan, dan nilai dalam praktik manajemen. Kesimpulan: Perkembangan teori manajemen secara intrinsik terikat pada evolusi pemikiran filsafat ilmu. Kesadaran akan landasan filosofis ini bersifat krusial untuk pengembangan teori yang koheren dan penerapan praktik yang reflektif. Ke depan, vitalitas ilmu manajemen bergantung pada kedalaman integrasi antara refleksi filosofis (episteme) dan inovasi praktis (praxis), serta kemampuan untuk menjawab tantangan ontologis, epistemologis, dan etis di era kompleksitas.
References
Alvesson, M., & Sandberg, J. (2022). The Stupidity Paradox: The Power and Pitfalls of Functional Stupidity at Work (Revised ed.). Profile Books.
Bachelard, G. (2002). The Formation of the Scientific Mind. Clinamen Press. (Karya asli diterbitkan 1938).
Burrell, G., & Morgan, G. (2017). Sociological Paradigms and Organisational Analysis: Elements of the Sociology of Corporate Life. Routledge. (Edisi asli 1979).
Chia, R. (2003). Ontology: Organization as “World-Making”. In R. Westwood & S. Clegg (Eds.), Debating Organization: Point-Counterpoint in Organization Studies (pp. 98-113). Blackwell Publishing.
Clegg, S. R., Kornberger, M., & Pitsis, T. (2021). Managing and Organizations: An Introduction to Theory and Practice (6th ed.). Sage Publications.
Fayol, H. (1949). General and Industrial Management. (C. Storrs, Trans.). Pitman.
Kuhn, T. S. (2012). The Structure of Scientific Revolutions (4th ed.). The University of Chicago Press. (Edisi asli 1962).
Lawrence, P. R., & Lorsch, J. W. (1967). Organization and Environment: Managing Differentiation and Integration. Harvard Business School Press.
Mayo, E. (1933). The Human Problems of an Industrial Civilization. Macmillan.
McGregor, D. (1960). The Human Side of Enterprise. McGraw-Hill.
Morgan, G. (2006). Images of Organization (Updated Edition). Sage Publications.
Taylor, F. W. (1911). The Principles of Scientific Management. Harper & Brothers.
Tsoukas, H., & Knudsen, C. (Eds.). (2005). The Oxford Handbook of Organization Theory: Meta-theoretical Perspectives. Oxford University Press.
Weber, M. (1978). Economy and Society: An Outline of Interpretive Sociology (G. Roth & C. Wittich, Eds.). University of California Press.
Weick, K. E. (1995). Sensemaking in Organizations. Sage Publications.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nurfitriani, Muhardi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







