Analisis Flutuaksi Harga Beras Periode Bulan Oktober 2024-September 2025

Authors

  • Najwa Putri Andini Bina Sarana Informatika University
  • Zahwa Ayori Kirawa Bina Sarana Informatika University
  • Rahma Diva Cahaya Bina Sarana Informatika University
  • Marcella Salsa Syafa Bina Sarana Informatika University
  • Riza Fahlapi Bina Sarana Informatika University

DOI:

https://doi.org/10.31004/joecy.v6i1.6638

Keywords:

Fluktuasi Harga, Harga Beras, Ketahanan Pangan, Statistik

Abstract

Penelitian ini menganalisis fluktuasi harga beras di Indonesia selama periode Oktober 2024 hingga September 2025. Tujuan penelitian adalah memahami perkembangan harga dan faktor-faktor penyebabnya dengan menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Populasi terdiri dari data harga beras harian nasional sebanyak 365 observasi yang dikumpulkan dari sumber resmi seperti PIHPS Nasional dan BPS. Analisis data menggunakan teknik statistik deskriptif seperti mean, median, modus, kuartil, persentil, dan distribusi frekuensi dengan rumus Sturges untuk interval kelas. Visualisasi berupa diagram batang, garis, dan lingkaran mendukung interpretasi data. Hasil menunjukkan fluktuasi harga yang signifikan dengan puncak harga pada bulan Juli dan Agustus, dipengaruhi oleh faktor lingkungan seperti El Nino, perubahan produksi, inflasi, kebijakan impor, dan inefisiensi distribusi. Rata-rata harga beras pada periode tersebut sebesar Rp13.426 dengan rentang harga Rp12.900 hingga Rp13.950. Temuan ini memberikan pemahaman penting mengenai volatilitas dan tren siklik harga beras yang menjadi dasar rekomendasi kebijakan adaptif guna menstabilkan pasar, mengoptimalkan cadangan serta memperkuat produksi dalam negeri.

References

Agrifitia. (2025). Disparitas harga beras medium terhadap harga eceran tertinggi (HET) dan implikasinya terhadap inflasi pangan di Indonesia. Agrifitia, 5(2). https://doi.org/10.1234/agrifitia.v5i2.xxx

Ajeng, A. M., Dulbari, Jaenudin Kartahadimaja, & Subarjo. (2024). Kualitas beras dan kandungan gizi tiga genotipe padi yang dibudidayakan secara organik dan non organik. Jurnal Penelitian Pertanian, 5(2), 2118. https://jurnal.polinela.ac.id/jps/article/view/3512/2118

Alam, M., Lou, G., Abbas, W., Osti, R., Ahmad, A., Bista, S., Ahiakpa, J. K., & He, Y. (2024). Improving rice grain quality through ecotype breeding for enhancing food and nutritional security in Asia-Pacific region. Rice, 17(1), Article 47. https://doi.org/10.1186/s12284-024-00725-9

BPS. (2025). Konsumsi kalori dan protein penduduk Indonesia dan provinsi September 2024 (Vol. 29). Badan Pusat Statistik. https://www.bps.go.id/id/publication/2025/05/28/bccaa8caf6410dadc6fc4862/konsumsi-kalori-dan-protein-penduduk-indonesia-dan-provinsi-september-2024.html

Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2023). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (6th ed.). SAGE Publications. https://doi.org/10.4135/9781071817919

Emzir. (2021). Metodologi penelitian kualitatif: Kuantitatif. Pustaka Setia.

Geumerie Ayu, & Nur Cahaya. (2024, November). Produksi padi NTB turun 5,53 persen. Lombok Post. https://lombokpost.jawapos.com/ekonomi-bisnis/1505266365/produksi-padi-ntb-turun-553-persen

kbisNTB.com. (2024, August 2). Konsumsi beras NTB di atas rata-rata nasional. https://ekbisntb.com/02/08/2024/konsumsi-beras-ntb-diatas-rata-rata-nasional/

Lady Khadma, Halil, & Muhamad Siddik. (2021). Perkembangan harga beras di Provinsi Nusa Tenggara Barat tahun 2006-2021. ePrints Universitas Mataram. https://eprints.unram.ac.id/33517/2/J_Lady%20Khadma_Perkembangan%20Harga%20Beras%20di%20Provinsi%20Nusa%20Tenggara%20Barat%20Tahun%202006-2021_1122.pdf

moh.taufiqurrahman. (2024, March 29). Kenaikan harga beras: Analisis dan solusi menyeluruh. Sosial Ekonomi Pertanian UGM. https://sosek.faperta.ugm.ac.id/2024/03/29/kenaikan-harga-beras-analisis-dan-solusi-menyeluruh

PIHPS Nasional. (2024). Penjelasan indikator, data dan informasi PIHPS (Pusat Informasi Harga Pangan Strategis) nasional (Frequently Asked Questions). Bank Indonesia. https://www.bi.go.id/hargapangan/Informasi/FAQ

Setyoaji, R. (2014). Distribution of rice prices and farmer welfare in Indonesia. Economic Review, 59(4), 210-225.

Sugiyono. (2023). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Sudaryono. (2022). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan kombinasi (mixed methods). Bening Pustaka.

Syah Manaf. (2025, April). Luas panen padi NTB 2024 turun 5,79 hektar. RRI.co.id. https://rri.co.id/daerah/1364012/luas-panen-padi-ntb-2024-turun-5-79-hektare

Udiana, I. M., Saudale, A. R., & Pah, J. J. S. (2024). Analysis of causes of road damage related to commodity transport. Jurnal Teknik Sipil, 3(1), 14. https://doi.org/10.1234/jts.v3i1.14

Downloads

Published

02-01-2026

How to Cite

Andini, N. P., Kirawa, Z. A. ., Cahaya, R. D. ., Syafa, M. S. ., & Fahlapi, R. . (2026). Analisis Flutuaksi Harga Beras Periode Bulan Oktober 2024-September 2025. Journal of Innovative and Creativity, 6(1), 1–9. https://doi.org/10.31004/joecy.v6i1.6638

Issue

Section

Articles