Hubungan Pengetahuan Dan Kepatuhan Konsumsi Tablet Tambah Darah Dengan Anemia Remaja Putri

Authors

  • Inayati Suffara Universitas Aisyah Pringsewu
  • Abdullah Abdullah Universitas Aisyah Pringsewu
  • Rini Palupi Universitas Aisyah Pringsewu
  • Alifiyanti Muharramah Universitas Aisyah Pringsewu

DOI:

https://doi.org/10.31004/joecy.v6i1.6529

Keywords:

Pengetahuan, Tablet Tambah Darah, Anemia

Abstract

Latar Belakang: Anemia adalah suatu kondisi tubuh dimana kadar hemoglobin (hb) dalam darah lebih rendah dari normal yang dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya pengetahuan dan kepatuhan konsumsi tablet tambah darah. Prevalensi anemia remaja putri tahun 2023 sebesar 47% dan pada tahun 2024 naik menjadi 68,2%. Tujuan penelitian ini diketahuinya hubungan tingkat pengetahuan dan tingkat kepatuhan konsumsi tablet tambah darah dengan kejadian anemia pada remaja putri di MTs Al Huda Bandungbaru Kecamatan Adiluwih.

Metode: Jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan crosssectional. Analisis bivariat menggunakan uji gamma. Sampel yang digunakan sebanyak 80 remaja putri usia 14-16 tahun.

Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan ada sebanyak 71,3% remaja putri anemia, dengan tingkat pengetahuan mayoritas kurang sebanyak 45% dan tingkat kepatuhan konsumsi TTD mayoritas tidak patuh sebanyak 76,3%. Hasil uji bivariat diperoleh p-value < 0,05 yang artinya adanya hubungan secara signifikan antara tingkat pengetahuan dan tingkat kepatuhan konsumsi tablet tambah darah dengan kejadian anemia pada remaja putri di MTs Al Huda Bandungbaru Kecamatan Adiluwih.

Kesimpulan: Tingginya kejadian anemia pada remaja putri dipengaruhi oleh tingkat pengetahuan yang kurang dan tidak patuh mengonsumsi tablet tambah darah.

References

Kementrian kesehatan Indonesia . (2018). Pencegahan Dan Penanggulangan Anemia Pada Remaja Putri dan Wanita Usia subur (WUS). Jakarta: Kemenkes RI..

Simamora, D., Kartasurya, M. I., & Pradigdo, S. F. (2018). Hubungan asupan energi, makro dan mikronutrien dengan tekanan darah pada lanjut usia (Studi di Rumah Pelayanan Sosial Lanjut Usia Wening Wardoyo Ungaran, Tahun 2017). Jurnal Kesehatan Masyarakat, 6(1), 426–435

WHO. 2012. Faktor-faktor yang mempengaruhi anemia remaja putri.

Kementerian Kesehatan RI. 2018. Laporan Riset Kesehatan Dasar 2018. Jakarta :Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan

Kemenkes Direktorat Promkes. (2022). 7 Dampak Anemia Pada Remaja.Jakarta, Jakarta, Indonesia.https://promkes.kemkes.go.id/7-dampak-anemia-pada-remaja.

Peraturan Presiden RI Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting

Savitri,MK. dkk. (2021). Hubungan Kepatuhan Konsumsi Tablet Tambah Darah Dengan Kejadian Anemia Pada Remaja Putri : A Systematic Review. Jurnal Kesehatan Tambusai. Vol 2. Nomor 2. Juni 2021.

Downloads

Published

23-01-2026

How to Cite

Suffara, I., Abdullah, A., Palupi, R. ., & Muharramah, A. . (2026). Hubungan Pengetahuan Dan Kepatuhan Konsumsi Tablet Tambah Darah Dengan Anemia Remaja Putri . Journal of Innovative and Creativity, 6(1), 4841–4846. https://doi.org/10.31004/joecy.v6i1.6529

Issue

Section

Articles