Peran Infrastruktur Kargo Massal dalam Rantai Pasok Kesehatan: Kajian Teoretis dan Praktis

Authors

  • Rasniah Sarumi DIV Promosi Kesehatan, Universitas Karya Persada Muna, Indonesia
  • Eliyanti Agus Mokodompit Jurusan Manajemen, Fakutas Ekonomi Dan Bisnis, Universitas Halu Oleo, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31004/joecy.v5i2.652

Keywords:

logistik kesehatan, transportasi laut, distribusi vaksin, cold chain, wilayah kepulauan, SLR

Abstract

Distribusi layanan kesehatan yang merata dan tepat waktu merupakan elemen fundamental dalam sistem kesehatan publik, terutama di negara kepulauan seperti Indonesia yang menghadapi tantangan geografis dalam menjangkau wilayah terpencil. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran transportasi laut dalam mendukung distribusi logistik kesehatan serta mengidentifikasi kendala infrastruktur dan solusi strategis yang relevan. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) terhadap 50 artikel jurnal internasional dan laporan institusi global (WHO, World Bank, USAID) yang diterbitkan dalam 10 tahun terakhir (2014–2024). Hasil studi menunjukkan bahwa ketergantungan pada moda transportasi laut menempatkan infrastruktur pelabuhan, kapal logistik, dan sistem distribusi sebagai komponen kritis. Permasalahan utama yang ditemukan meliputi kurangnya fasilitas cold chain di pelabuhan kecil, ketidakteraturan jadwal pelayaran, serta belum adanya standarisasi kapal pengangkut alat kesehatan. Studi perbandingan dengan negara lain seperti Maladewa dan Fiji mengungkap bahwa integrasi antara infrastruktur fisik dan teknologi digital, seperti digital tracking system dan drone delivery, mampu meningkatkan efektivitas distribusi. Penelitian ini merekomendasikan empat strategi: pengembangan pelabuhan mini dengan fasilitas pendingin, standarisasi kapal logistik kesehatan, integrasi sistem pelacakan digital, dan pelatihan operator logistik lokal. Implikasi dari temuan ini mendukung penguatan sistem logistik kesehatan maritim yang tangguh, adaptif, dan berorientasi pada keadilan layanan kesehatan di wilayah kepulauan.

References

Barasa, E., Manyazewal, T., & Ayieko, P. (2021). Strengthening health systems for equitable delivery of vaccines in Africa. BMJ Global Health, 6(10), e006973. https://doi.org/10.1136/bmjgh-2021-006973

Chen, H., Rivera, M. A., & Martinez, A. (2019). Maritime health logistics in island nations: Lessons from the Philippines. Journal of Health Logistics, 12(1), 23–31.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Laporan Kinerja Kementerian Kesehatan Tahun 2023. Jakarta: Kemenkes RI. https://ppid.kemkes.go.id/toapsoot/2024/10/FINAL_LAKIP-KEMENKES-2023_compressed.pdfPPID

Tranfield, D., Denyer, D., & Smart, P. (2003). Towards a methodology for developing evidence-informed management knowledge by means of systematic review. British Journal of Management, 14(3), 207–222. https://doi.org/10.1111/1467-8551.00375

UNICEF. (2021). What is a cold chain?. Retrieved from https://www.unicef.org/supply/what-cold-chainUNICEF

United States Agency for International Development (USAID). (2020). Improving Last Mile Health Delivery through Technology. Retrieved from https://lastmilehealth.org/wp-content/uploads/2019/09/Last-Mile-Health-FY20-23-Strategic-Plan_External.pdf

World Bank. (2021). Improving Healthcare Delivery in Remote Areas: Infrastructure Solutions. Washington, DC: World Bank. Retrieved from https://www.worldbank.org/en/topic/health/overview

World Health Organization. (2022). Global Vaccine Market Report 2022: A shared understanding for equitable access to vaccines. Geneva: WHO. Retrieved from https://www.who.int/publications/i/item/978924006272

Downloads

Published

27-05-2025

How to Cite

Sarumi, R., & Mokodompit, E. A. (2025). Peran Infrastruktur Kargo Massal dalam Rantai Pasok Kesehatan: Kajian Teoretis dan Praktis. Journal of Innovative and Creativity, 5(2), 3875–3880. https://doi.org/10.31004/joecy.v5i2.652

Issue

Section

Articles